Creationz
IndoForum Junior E
- No. Urut
- 6396
- Sejak
- 10 Sep 2006
- Pesan
- 1.516
- Nilai reaksi
- 261
- Poin
- 83
ARTIS cantik Tamara Bleszynski, 32, berkali-kali mengucap kata syukur. Itu setelah berhasil menemui buah hatinya, Teuku Rassya Islamay Pasha, Rabu, malam lalu. Setelah menunggu berjam-jam di depan rumah mantan mertuanya, Cut Haslindah, Tamara akhirnya bisa berbicara, mencium, bahkan memeluk bocah delapan tahun tersebut.
Awalnya, Tamara yang sudah lima bulan tidak bertemu Rassya itu, datang ke rumah Cut Haslindah, Rabu sore.
Tapi, Rassya tidak ada di rumah tersebut. Tak menemui hasil yang diharapkan, pukul 20.20, Tamara memutuskan untuk pergi.
Sekitar setengah jam setelah kepergian Tamara, datang sebuah mobil Kijang Innova hitam memasuki kediaman Cut Haslindah. Keluar dari mobil tersebut mantan suami Tamara, Teuku Rafly Pasha, Rassya, dan Sekjen Komnas Perlindungan Anak Indonesia, Ibnu Anshori sekaligus pemerhati anak Yussy Fauziah.
Kedatangan Rafly itu langsung diserbu wartawan dan pekerja infotainment yang sejak sore menantinya. Setelah mengantarkan Rassya masuk rumah, pria asal Aceh itu bersedia menemui para pekerja media.
Saat Rafly tengah melayani wawancara dengan para wartawan, pada pukul 21.20, wartawan dikejutkan oleh kembalinya Tamara. Tanpa basa-basi, wanita cantik blasteran Polandia-Sunda itu menghampiri Rafly dan menanyakan keberadaan Rassya sekaligus mengungkapkan keinginannya untuk bertemu.
Namun, Rafly tidak mengabulkan begitu saja keinginan Tamara. Dia ingin berbicara terlebih dulu kepada Rassya.
Rafly meminta Tamara yang masih ditemani Elza Syarief untuk menunggu di luar pintu. Tak berapa lama, Rafly keluar dan mempersilakan Tamara dan Elza masuk.
Pukul 22.25, Tamara, Rafly, dan Rassya keluar rumah. Setelah memberikan kesempatan pada media untuk mengabadikan momen indah itu, Tamara pamit untuk pulang.
Rona bahagia campur haru, jelas terlihat pada wajah bintang film Issue tersebut. "Doa-doa saya telah dijawab Allah. Sekarang, saya lagi senang. Terima kasih. Ini berkat doa teman-teman semua," ungkap Tamara sambil menggendong Rassya menuju mobilnya.
Dalam kesempatan itu, Tamara mengatakan bahwa dirinya tetap menghormati keputusan Mahkamah Agung yang telah memberikan hak asuh Rassya kepada Rafly. "Saya akan lakukan segala cara supaya Rassya bisa tumbuh normal sebagaimana anak yang masih memiliki ayah dan ibu," ungkapnya.
Tamara kembali menyerahkan Rassya ke pelukan Rafly sebelum masuk mobil. Tamara juga sempat mencium pipi mantan suaminya itu sebelum pergi.
Dari balik jendela mobil, berkali-kali Tamara mengucapkan kata "Rassya, i love you."
Apa yang terjadi saat Tamara bertemu Rafly dan Rassya di dalam rumah?
Dihubungi kemarin, Rafly menuturkan bahwa awalnya Rassya tetap menolak bertemu dengan perempuan yang sudah melahirkannya itu. "Saya kasih tahu Rassya ada ibunya datang. Tapi, dia bilang nggak mau ketemu. Tamara tetap maksa. Akhirnya, saya izinkan dia masuk untuk bicara sendiri pada Rassya. Saat Tamara naik ke lantai atas pun, sebenarnya Rassya sudah tidur," jelas Rafly.
Begitu besar rasa rindu di hati membuat Tamara tak sabar untuk langsung membangunkan Rassya yang terlelap. Dalam keadaan setengah tertidur, menurut Rafly, Rassya sempat linglung saat tiba-tiba Tamara memeluknya. "Ya, mungkin karena baru bangun, Rassya agak panik waktu ngelihat mamanya. Tapi, dia cukup tenang. Dia meminta saya untuk tetap menemani," jelasnya.
Menurut Rafly, meski awalnya sempat menolak, buah hatinya itu cukup senang bertemu dengan sang ibu. "Ya, yang namanya anak bertemu mamanya," tukasnya.
Dalam pertemuan itu, selain memberikan piala kesayangan Rassya, Tamara menanyakan apa saja yang diinginkan anaknya itu darinya.
Rafly tidak bersedia menyebut secara rinci apa saja yang diminta anak semata wayangnya itu dari Tamara. "Yang pasti, salah satu yang dia minta adalah game PSP hadiah dari saya waktu ulang tahun Rassya yang ke-7," ungkap Rafly.
Namun, lanjut Rafly, ada satu perkataan Tamara yang membuat Rassya terkejut. Bahkan, hingga Tamara pulang, Rassya masih menanyakan masalah itu kepada Rafly. "Tamara sempat bilang ke Rassya bahwa dirinya akan pergi jauh dalam waktu lama. Rassya sempat bengong dengar perkataan mamanya itu. Sebelum tidur, Rassya juga bertanya lagi ke saya, mau pergi ke mana Tamara. Tapi, saya belum bisa jawab," tuturnya.
Awalnya, Tamara yang sudah lima bulan tidak bertemu Rassya itu, datang ke rumah Cut Haslindah, Rabu sore.
Tapi, Rassya tidak ada di rumah tersebut. Tak menemui hasil yang diharapkan, pukul 20.20, Tamara memutuskan untuk pergi.
Sekitar setengah jam setelah kepergian Tamara, datang sebuah mobil Kijang Innova hitam memasuki kediaman Cut Haslindah. Keluar dari mobil tersebut mantan suami Tamara, Teuku Rafly Pasha, Rassya, dan Sekjen Komnas Perlindungan Anak Indonesia, Ibnu Anshori sekaligus pemerhati anak Yussy Fauziah.
Kedatangan Rafly itu langsung diserbu wartawan dan pekerja infotainment yang sejak sore menantinya. Setelah mengantarkan Rassya masuk rumah, pria asal Aceh itu bersedia menemui para pekerja media.
Saat Rafly tengah melayani wawancara dengan para wartawan, pada pukul 21.20, wartawan dikejutkan oleh kembalinya Tamara. Tanpa basa-basi, wanita cantik blasteran Polandia-Sunda itu menghampiri Rafly dan menanyakan keberadaan Rassya sekaligus mengungkapkan keinginannya untuk bertemu.
Namun, Rafly tidak mengabulkan begitu saja keinginan Tamara. Dia ingin berbicara terlebih dulu kepada Rassya.
Rafly meminta Tamara yang masih ditemani Elza Syarief untuk menunggu di luar pintu. Tak berapa lama, Rafly keluar dan mempersilakan Tamara dan Elza masuk.
Pukul 22.25, Tamara, Rafly, dan Rassya keluar rumah. Setelah memberikan kesempatan pada media untuk mengabadikan momen indah itu, Tamara pamit untuk pulang.
Rona bahagia campur haru, jelas terlihat pada wajah bintang film Issue tersebut. "Doa-doa saya telah dijawab Allah. Sekarang, saya lagi senang. Terima kasih. Ini berkat doa teman-teman semua," ungkap Tamara sambil menggendong Rassya menuju mobilnya.
Dalam kesempatan itu, Tamara mengatakan bahwa dirinya tetap menghormati keputusan Mahkamah Agung yang telah memberikan hak asuh Rassya kepada Rafly. "Saya akan lakukan segala cara supaya Rassya bisa tumbuh normal sebagaimana anak yang masih memiliki ayah dan ibu," ungkapnya.
Tamara kembali menyerahkan Rassya ke pelukan Rafly sebelum masuk mobil. Tamara juga sempat mencium pipi mantan suaminya itu sebelum pergi.
Dari balik jendela mobil, berkali-kali Tamara mengucapkan kata "Rassya, i love you."
Apa yang terjadi saat Tamara bertemu Rafly dan Rassya di dalam rumah?
Dihubungi kemarin, Rafly menuturkan bahwa awalnya Rassya tetap menolak bertemu dengan perempuan yang sudah melahirkannya itu. "Saya kasih tahu Rassya ada ibunya datang. Tapi, dia bilang nggak mau ketemu. Tamara tetap maksa. Akhirnya, saya izinkan dia masuk untuk bicara sendiri pada Rassya. Saat Tamara naik ke lantai atas pun, sebenarnya Rassya sudah tidur," jelas Rafly.
Begitu besar rasa rindu di hati membuat Tamara tak sabar untuk langsung membangunkan Rassya yang terlelap. Dalam keadaan setengah tertidur, menurut Rafly, Rassya sempat linglung saat tiba-tiba Tamara memeluknya. "Ya, mungkin karena baru bangun, Rassya agak panik waktu ngelihat mamanya. Tapi, dia cukup tenang. Dia meminta saya untuk tetap menemani," jelasnya.
Menurut Rafly, meski awalnya sempat menolak, buah hatinya itu cukup senang bertemu dengan sang ibu. "Ya, yang namanya anak bertemu mamanya," tukasnya.
Dalam pertemuan itu, selain memberikan piala kesayangan Rassya, Tamara menanyakan apa saja yang diinginkan anaknya itu darinya.
Rafly tidak bersedia menyebut secara rinci apa saja yang diminta anak semata wayangnya itu dari Tamara. "Yang pasti, salah satu yang dia minta adalah game PSP hadiah dari saya waktu ulang tahun Rassya yang ke-7," ungkap Rafly.
Namun, lanjut Rafly, ada satu perkataan Tamara yang membuat Rassya terkejut. Bahkan, hingga Tamara pulang, Rassya masih menanyakan masalah itu kepada Rafly. "Tamara sempat bilang ke Rassya bahwa dirinya akan pergi jauh dalam waktu lama. Rassya sempat bengong dengar perkataan mamanya itu. Sebelum tidur, Rassya juga bertanya lagi ke saya, mau pergi ke mana Tamara. Tapi, saya belum bisa jawab," tuturnya.