Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
Advertising Standards Authority (ASA) kembali melarang iklan deoderan Lynx beredar di pasaran.
Pasalnya, Iklan deodoran Lynx yang menampilkan model yang glamour Lucy Pinder dianggap merendahkan perempuan dan memperlakukan mereka sebagai obyek seks.
Satu internet iklan video menunjukkan model berpakaian, mencuci mobil dan menjilat es Lolly. Dalam setiap adegan dia mengenakan pakaian yang berbeda dan mengekspos belahan dadanya.
Selain itu, para model tampak menggoda dengan belahan dadanya dalam serangkaian iklan video provokatif. Deodoran ini dibuat oleh produsen multi-national manufacturer, Unilever.
Lynx dipasarkan menggunakan lidah di pipi humor yang menunjukkan bahwa pria yang menggunakan itu langsung menjadi lebih menarik, dengan wanita cantik jatuh di kaki mereka.
_______________________________________________