• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Pamer Pacar di Sosmed, Apa Salahnya?

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Pamer Pacar di Sosmed, Apa Salahnya?


Cangkeman.net -Siapa di antara anda yg sering memamerkan pasangannya di media sosial? Atau anda termasuk golongan anti pamer-pamer kehidupan pribadi? Gak jarang, spesies orang yg suka pamer pacar ini mendapat tanggapan julid sama dunia maya.Apaan, sih?! Pacar jelek aja dipamerin, geli liatnya!. Kurang lebih begitu lah, ya.

Oke, untuk beberapa orang, sosok teman, keluarga bahkan kekasih mungkin jadi lingkup yg bersifat privasi. Namun nyatanya, bukan hal aneh lagi ketika hampir semua orang mempertontonkan kehidupan pribadi mereka di media sosialnya. Inilah yg menciptakan kegiatan pamer-pameran jadi hal yg lumrah.

Pamer pacar jadi salah satu ajang yg udah bertaburan di mana-mana. Waktu pamer pacar cakep, warganet bilangSo ngartis!. Pacar banyak duit, dibilang sombong. Pamer doi ngajak belanja, disebut alay. Niat hati sih cuma mau mengabadikan momen aja sama cemewew. Tapi komentar orang,Kalau keseringan mah, pamer namanya.Jangankan kalangan seniman ye, rentetan orang biasa aja diem-diem dapet hujatan karena masalah yg satu ini.

Tapi begini loh, melihat kehidupan orang lain adalah salah satu resiko dari kegiatan bermedia sosial. Apa yg diikuti, mau gak mau anda akan tau apa aja yg mereka pamerkan di sana. Kalau anda iri karena jomblo, bisuin notifikasinya biar gak panas hati. Kamu yg gak jomblo tetapi masih ngehujat aja, ya udah lah hidup masing-masing aja. Pengen pamer juga, ya ikutin. Gak suka, ya jangan ikutin lagi akun sosmednya. Semudah itu, loh.

Omong-omong soal pamer, kalian pernah berpikir gak sih, apa yg terjadi ketika seseorang menunjukkan momen bareng keluarga di jagat maya? Sebagian akbar orang pasti pernah mengerjakannya, apa lagi momen lebaran & natal. Ketimbang pamer pacar, pamer keluarga lebih dianggap wajar & gak begitu menimbulkan iri dengki, mhehe.

Tapi, eh tetapi pernah memposisikan gak, apa rasanya mereka yg udah gak punya keluarga begitu liat postingan yg kita unggah? Bagaimana perasaan mereka yg kehilangan salah satu orang tua karena perceraian & maut? Apa kabar para ibu yg kesulitan hamil ketika melihat postingan kerabat bersama anak-anaknya? Mereka gak ada waktu buat memaki. Orang-orang ini sibuk memperbaiki hati selepas kehilangan.

Jadi, pamer pacar itu sebenernya gak salah, pun pamer keluarga, kerabat, teman-teman, maupun pamer harta. Semua orang berhak atas media sosialnya selama gak merugikan orang lain. Yang salah itu ketika anda gak siap bermedia sosial, tetapi tetep mengikuti dunia maya hingga menimbulkan perasaan gak tenang & penyakit hati. Ibarat anda gak siap mandi lumpur, tetapi tetep terjun ke dalam kubangan.

Kalo anda belum dapat mengendalikan emosional & ego pas liat kehidupan orang lain melalui media sosial, keluar dari sana! Kamu belum siap bermedia sosial.


Tulisan ini ditulis oleh Thiara diCangkemanpada tanggal 27 Maret 2022. Kemarin 19:57
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.