• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Pamer Duit di Facebook, Perampok Satroni Rumah

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. boy12
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

boy12

IndoForum Beginner E
No. Urut
171797
Sejak
8 Mei 2012
Pesan
464
Nilai reaksi
0
Poin
16
TEMPO.CO, Jakarta - Ini peringatan buat orang-orang yang suka pamer atau terlalu banyak berbagi dalam jejaring sosial.

Seperti dikutip dari The Verge, Selasa, 29 Mei 2012, sekawanan perampok menyatroni sebuah rumah di Australia setelah seorang remaja mengunggah foto yang menampilkan setumpuk uang ke akun Facebook-nya.

Awalnya, gadis berumur 17 tahun yang tidak disebutkan identitasnya tersebut datang ke rumah neneknya di Sidney untuk membantu menghitung tabungan hasil pensiun sang nenek yang disimpan dalam bentuk tunai.

Di sela kesibukan itu, remaja tersebut sempat mengunggah foto tumpukan uang ke Facebook pada pukul empat sore.

Pada pukul 11.30 malam di hari yang sama, dua perampok bermasker mendatangi rumah ibunya di Bundanoon, sebelah tenggara Australia, yang terletak 120 kilometer dari Sidney.

Para perampok bersenjata pisau dan pemukul baseball tersebut kemudian meminta uang yang mereka lihat di foto gadis tersebut. Setelah membuktikan perkataan si ibu bahwa anaknya tidak berada di sana, para perampok kemudian mengambil sejumlah uang dan harta dari rumah tersebut.

Dalam laporannya, Kepolisian New South Wales yang menangani kasus ini mengeluarkan peringatan agar pengguna media sosial waspada dalam mengunggah foto maupun informasi pribadi ke akunnya.

Di lain pihak, keberadaan sosial media tampaknya memang menjadi sumber informasi baru bagi para kriminal sebelum menjalankan aksinya.

Dari hasil wawancara Confused.com terhadap 50 pelaku pencurian di Inggris Raya, 78 persen dari mereka mengaku mengumpulkan informasi dari posting-an yang dikirim pemilik properti yang mereka incar.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.