Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Dokumentasi Pribadi
Membicarakan sosok pahlawan memang menarik, dapat dibilang orang yg berjasa untuk kemajuan negeri ini. Bahkan, dapat dibilang banyak pahlawan yg kita tidak kenal namanya, tidak ada gelarnya tetapi karyanya untuk kemajuan bangsa.
Pahlawan memang tidak harus angkat senjata, seseorang yg dapat merubah hidup anda juga pantas disebut sebagai pahlawan buat dirimu sendiri.
Orang yg berjasa bagi saya pribadi adalah paman saya sendiri, beliau bernama Sugani Yurdani mungkin bukan cuma saya tetapi orang lain yg jadi anak didiknya.
Dokumen Pribadi
Beliau pernah jadi dosen di salah satu univesitas di Bandung, namun sebelum itu perjuangannya menginsiprasi saya. Beliau dengan lulusan sarjana sastra Indonesia di Universitas Padjajaran di Jawa Barat, ternyata tidak serta merta rezekinya pasti bagus.
Suka tidak suka lulus sebagai sarjana tetap sulit cari kerja hingga harus hijrah ke pulau seberang, disana ia berdagang keliling di tanah Sumatera, tak pernah letih sambil mengajar sebagai guru honorer di sekolah dengan gaji yg super minim & wejangan yg ia hinggakan hingga terngiang saat ini di telinga saya adalah "Kesuksesan itu bukan Simsalabim, kerja keras & terus belajar mencari ilmu adalah kunci supaya sukses itu dapat diraih".
Bahkan di tanah seberang yg saat itu belum ada internet beliau pernah menciptakan pepustakaan dari buku-buku bekas untuk anak-anak di sekolah tempatnya mengajar, hingga akhirnya ada tawaran bagus beliau pun harus pulang kampung ke tanah Pasundan.
Dokumentasi Pribadi
Disini saya masih sekolah, ketika ia baru tiba saya yg cukup dekat dengan beliau langsung berkeluh kesah cape & sebagainya, dimana kegiatan sekolah sangat menyita waktu. "Kalau manusia pikiran & fisiknya belum capek untuk mencari ilmu, dia tak akan pernah jadi orang sukses" cuma itu saja namun ternyata apa yg dikatakannya adalah kenyataan.
Banyak orang hebat perjuangannya tidaklah mudah, bahkan ia merintis sebuah majalah yg dikelola oleh da'i kondang di Bandung. Menjadi editor di Majalah Percikan Iman yg dikelola oleh Ustd. Aam Amiruddin.
Dari sarjana sastra yg bergelut dengan tulisan & buku, beliau dekat juga dengan dr. H. Hanny Rono Sulistyo, Sp.OG(K), M.M. Buku-buku yg dibuat oleh sang dokter editornya adalah beliau.
sumber gambar
Apa lantas ia puas, & merasa karirnya sudah di puncak? "Tidak" ia kembali kuliah untuk mencapai S2 nya. Pemikirannya simple karir dapat meredup, tetapi yg kita lakukan untuk orang lain akan ada manfaatnya. Salah satunya adalah ilmu, baik secara pamrih atau tanpa pamrih ilmu yg diajarkan kepada banyak orang akan menuntun kita pada kesuksesan yg lebih berarti.
"Seorang bintang atau legenda, akan usang dimakan sang waktu. Tapi ilmu yg di share ke orang lain akan berguna hingga akhir hayat"
Disinilah beliau saat ini yg sering jadi sosok pembicara di seminar kesehatan untuk menyembuhkan penyakit dengan Hipnoteraphi Qalbu.
Mungkin itu sedikit kisah beliau, dialah pahlawan bagiku karena perjuangannya tak kenal letih & waktu supaya anak didiknya jadi pintar & berilmu. Saya c4punk see u next thread.
"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
--------------------------------------
Tulisan : c4punk@2020
Pic FB beliau Pribadi.