Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
Gempa berkekuatan 7,7 Skala Richter mengguncang Pakistan pada Selasa 24 September. Pemerintah Pakistan menyatakan, bencana tersebut setidaknya menelan 46 korban jiwa.
Gempa berpusat di wilayah Awaran di Provinsi Baluchistan dengan kedalaman 20 kilometer (km) dari permukaan laut. Gempa terjadi pukul 4.29 sore waktu setempat.
“Banyak rumah yang runtuh. Kami takut jumlah korban jiwa akan terus bertambah,” ujar Kepala Kepolisian Awaran, Rafiq Lassi, seperti dikutip AFP, Rabu (25/9/2013).
Pemerintah Pakistan langsung memasang status darurat untuk wilayah Awaran. Militer Pakistan menurunkan tim medisnya untuk membantu warga yang terjebak reruntuhan.
“Tidak ada banyak dokter yang tinggal di dekat wilayah gempa. Kami akan berusaha memberikan bantuan kesehatan yang maksimal,” ujar juru bicara Pemerintah Provinsi Baluchistan, Jan Muhammad Baledi.
Paksitan memang rawan dilanda gempa besar. Pada 2005, gempa di wilayah Kashmir menyebabkan setidaknya 73 ribu orang tewas.