Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Mata Najwa membuka kotak pandora yg selama ini masyarakat bertanya-tanya ada apa dengan Istana? Kenapa kebijakannya banyak yg tak satu jalan?
Ternyata apa yg Bapak Presiden hinggakan sangat membuka pikiran banyak orang dimana kesehatan nomor satu namun, masalah sosial ekonomi juga harus diperhatikan.
Kenapa tidak karantina wilayah atau lockdown? Tepat sekali, sekarang saja sudah mulai terasa dampaknya ada seorang ibu dengan empat orang anak di wilayah Serang Banten yg kelaparan lalu setelah kasusnya viral iapun "meninggal" & walikota daerah tersebut cuma bilang ini "takdir" bukan karena "lapar" semoga yg anggap takdir ini diberikan takdir yg sama oleh Tuhan.
Dari contoh diatas pemerintah pusat jelas tak harap lockdown total, mereka tahu pemerintah daerah ini cuma meminta ini & itu tetapi tak mempersiapkan bantuan sosial untuk masyarakat secara merata.
Maka sudah tepat keputusan opunk Luhut bersama Pak de Jokowi dalam melihat semua sektor yg terdampak, ketika didesak oleh mbak Najwa tentang simpang siur kebijakan seperti KRL, ojol, industri yg tetap masuk padahal tidak termasuk industri yg dikecualikan. Sektor-sektor yg terdampak memang menciptakan keputusan menteri akan saling bertabrakan begitu juga dengan peraturan daerah. Bila Pemda harap berhentikan KRL Pak de Jokowi menawarkan untuk siapkan bantuan yg tepat, berikan data yg jelas masyarakat yg terdampak untuk diberikan bansos, maka pusat juga akan berikan hal yg diminta pemda. Tapi selama ini terlihat pemda sepertinya sering menuntut sana sini tetapi kebijakan bantuan sosial tak ada rumusannya? Terus masyarakat suruh cari sendiri gitu! "Skak Mat" dari Pak de untuk para pemda yg sering minta-minta hal yg menyangkut hajat hidup orang banyak tetapi tak memberikan solusi dari hajat mereka.
Bahkan sebuah pemikiran briliant dari seorang Presiden, ketika disinggung soal data yg simpang siur informasi tentang kasus corona. Diberitahukan oleh Pak de dengan hati-hati supaya masyarakat tidak panik maka data memang secara pelan-pelan dikeluarkan, supaya tidak memperkeruh keadaan.
Jokowi sangat bijak dalam memilih opsi diantara opsi yg buruk, semua opsi yg dihadapkan pada Pak de tak ada yg baik karena semuanya serba buruk. Yang manapun nantinya akan dipilih adalah konsekuensi terburuk untuk masyarakat.
Begitu juga dengan masalah PHK yg ada didepan mata, kartu pra kerja dianggap bukan solusi. Pak de membuka data yg agak rumit, intinya bantuan sosial sudah dikeluarkan untuk para korban yg terdampak covid-19 ini. Dan Kartu Pra kerja awalnya memang dilakukan untuk pelatihan bukan untuk bantuan bencana. Maka sistem offline pelatihan itu pun jadi online, & saat ini yg terjadi kartu ini sekarang bukan murni untuk pelatihan tetapi diperpakai untuk semi bansos.
Sungguh luar biasa dedikasi Pak de yg dihadapi dengan masalah yg bukan sepele, beliau tetap optimis bahwa pandemi ini akan usai & masyarakat dapat kembali normal kehidupannya. Namun tidak dapat diprediksi kapan puncaknya virus corona ini berakhir, namun Juli diprediksi oleh Pak de curva corona akan melandai.
Tapi diperlukan disiplin yg kuat dari masyarakat, yaitu cuci tangan, pakai masker & jaga jarak. Semoga asa Pak Presiden dapat terwujud, karena masyarakat juga sudah lelah. Terlebih lagi banyak perusahaan yg gulung tikar, masyarakat tak dapat mendapatkan uang dengan cara yg normal. Apalagi PSBB diperpanjang, maka akan lebih banyak lagi masyarakat yg lapar & miskin, dilapangan itu sudah terjadi penanganannya tidak seperti teori diatas meja.
Tolonglah Pak de antara pemerintah pusat dengan daerah harus satu suara, jangan hingga keputusan daerah ketika masyarakat sudah gerah lalu timbul riak-riak yg tak di harapkan, lalu pusat seakan cuci tangan. Indonesia bukan negara serikat, & kita lihat di Michigan Amerika saja sudah terjadi riak-riak itu. Apa kebijakan pemda adalah permainan politik untuk menggulingkan istana?
Sungguh terlalu kalau seperti itu, rakyat dijadikan tumbal semoga saja opini liar saya salah.
Salam, saya c4punk see u next thread.
"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
--------------------------------------
Tulisan : c4punk@2020
referensi : klik
Pic : google
GIF