yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Demikian pula mobil dinas Camat Tanggulangin berwarna hitam itu juga rusak cukup parah. Sedangkan Sentot Kunmardiyanto mengalami luka ringan. Korban luka-luka dibawa ke RSUD Sidoarjo untuk mendapat perawatan lebih lanjut.
Menurut sejumlah saksi mata, mobil yang dikendarai Sentot melaju dari arah utara ke selatan. Sesampainya di Sumorame, pengemudi hilang kendali dan mobil menabrak trotoar. Karena kecepatannya cukup kencang, mobil dinas itu kemudian menabrak warung tempe penyet dan warung Ampera yang ada di kiri jalan.
Tidak hanya itu, dua motor Honda Supra Nopol L 5222 BS dan Vespa nopol W 5539 VL milik pembeli yang sedang makan di warung itu juga ikut tertabrak. Dua motor tersebut diparkir di depan warung dan pemiliknya berada di dalam warung. "Saat saya berada di dalam terdengar suara benturan braaak. setelah keluar tenyata mobil sudah menabrak warung," ujar Made, salah satu pemilik motor.
Warga yang mengetahui kejadian itu langsung memberi bertolongan. Dua korban, yakni Zamzami dan Marpuah dari Warung Ampera kemudian dibawa ke RSUD Sidoarjo. Zamzami mengalami luka di bagian kepala terkena serpihan kaca. Beruntung kedua korban tidak mengalami luka serius. "Diduga pengemudi mobil mengantuk sehingga oleng dan menabrak warung," ujar Aiptu D Daud R dari Polsek Candi yang datang ke lokasi kejadian.
Hasil identifikasi polisi, di jalan menjelang lokasi kejadian arah jalan utara ke selatan tidak ada tanda-tanda pengereman yang dilakukan oleh pengemudi. Mobil yang melaju dari arah Sidoarjo ke Tanggulangin itu oleng ke kiri dan kemudian menabrak warung.
Camat Tanggulangin Sentot Kunmardiganto mengakui kecelakaan yang dialami karena kondisi tubuhnya capek. Dia barusana pulang dari Juanda dan mau perjalanan ke Kantor Kecamatan Tanggulangin tempatnya bertugas. Tepat di lokasi dia mengantuk dan kemudi mobilnya oleng selanjutnya menabrak dua warung di Desa Sumorame.
Kehilangan kendali beberapa saat itulah yang membuat mantan Camat Waru itu tak bisa mengendalikan kemudi mobilnya. "Saya kecapekan, habis takziyah 40 hari di rumah almarhum Eddy Kostantono mantan Dirut RSUD Sidoarjo," akunya.
Sentot yang juga dibawa ke RSUD Sidoarjo mengaku korban yang terkena musibah kecelakaan itu akan dirawat sampai sembuh. Demikian pula dengan kerusakan yang dialami dua warung maupun motor juga akan diganti. "Saya minta maaf atas kejadian ini," pungkas pria yang dalam kecelakaan itu mengalami luka ringan tersebut.