Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Sejak pandemi, banyak sekali milenial & Gen Z yg lebih melek investasi. Banyak sekali iklan di internet tentang berbagai macam investasi. Selain itu, banyak trader baru bermunculan yg mulai mencoba menjadikan trading sebagai income.
Siapa sih, yg enggak mau duit cepat & instan? Semua orang pasti harap mengambil jalan pintas tanpa harus berususah payah kerja keras.
Selain itu, banyak testimoni baik teman sendiri atau dari dunia maya yg berhasil mendapat uang yg akbar & mudah hanyak dari trading.
Kamu tertarik? Pasti tertarik dong ya..
Thread ini akan membahas mengenai investasi & trading yg ada di pasar modal beserta pengalaman TS mengerjakan investasi.
Untuk produk lain seperti crypto & forex, akan dijelaskan pada thread lainnya
Quote:
Gambar
1. Reksadana
Salah satu instrumen investasi kesukaan TS dari 2016 sejak minimal investasi 100 ribu, sekarang sudah dapat dimulai cuma dengan 10 ribu.
Reksadana secara singkat adalah, tempat anda menitipkan uang ke Manager Investasi (MI). MI akan mengatur alokasi danang untuk mendapatkan imbal hasil semaksimal mungkin. Bisa dimasukkan ke deposito, obligasi, surat hutang negara, & saham sesuai dengan profil resiko. Profil resiko adalah sejauh mana investor dapat menerima kerugian.
Reksadana konsepnya itu kayak nabung, anda rutin tambah tabungan di reksadana. Nanti uang anda dapat bertambah atau berkurang sesuai komposisi reksdana yg anda pilih.
Tapi, kalo IFers harap sering untung dapat pilih reksadana pasar uang karena menurut saya imbal hasilnya mirip deposito bahkan pengalaman saya dapat lebih tinggi & resikonya kecil banget bahkan hampir tidak ada resiko.
2. Surat Utang Negara
SUN (Surat Utang Negara) secara singkat adalah danang yg dihimpun oleh negara melalui hutang ke warga negaranya. Perlembarnya sangat murah cuma satu juga, & jatuh tempo kisaran 2 tahun. Menariknya adalah imbal hasil yg diterima diatas deposito & dijamin negara. Bahkan menurut saya hampir tidak ada resiko.
Konsep simpelnya seperti anda nyimpen uang, & "merem" selama dua tahun tabungan anda di SUN akan bertambah/
3. Saham
Saham secara singkat adalah perusahaan yg membagikan hak kepemilikannya kepada investor dapat untuk mengembangkan usahanya, menambah hutang, & lain lain.
Investasi saham menurut saya sangat beresiko seperti tabungan anda di saham tidak dapat dicairkan secara langsung, harga saham anda turun, & gejolak perekonomian negara ikut juga mempengaruhi harga IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan).
Konsep menabung saham sudah banyak diceritakan oleh orang-orang yg sukses investasi saham. Caranya adalah membeli saham sebuah perusahaan secara rutin, & menjualnya jangka panjang pada waktu yg tepat.
Tapi banyak juga yg mengerjakan jual beli saham jangka pendek karena lebih fokus keuntungan mendapatkan keuntungan harian dari saham.
Untuk memulainya, saran saya harus banyak memahami saham & belajar kapan waktu yg tepat untuk menjual & membeli saham supaya dapat mendapatkan keuntungan yg maksimal.
Semoga thread ini dapat memberikan pengantar secara sederhana mengenai investasi yg ada di pasar modal.
Terima kasih
Siapa sih, yg enggak mau duit cepat & instan? Semua orang pasti harap mengambil jalan pintas tanpa harus berususah payah kerja keras.
Selain itu, banyak testimoni baik teman sendiri atau dari dunia maya yg berhasil mendapat uang yg akbar & mudah hanyak dari trading.
Kamu tertarik? Pasti tertarik dong ya..
Thread ini akan membahas mengenai investasi & trading yg ada di pasar modal beserta pengalaman TS mengerjakan investasi.
Untuk produk lain seperti crypto & forex, akan dijelaskan pada thread lainnya
Quote:
Gambar
1. Reksadana
Salah satu instrumen investasi kesukaan TS dari 2016 sejak minimal investasi 100 ribu, sekarang sudah dapat dimulai cuma dengan 10 ribu.
Reksadana secara singkat adalah, tempat anda menitipkan uang ke Manager Investasi (MI). MI akan mengatur alokasi danang untuk mendapatkan imbal hasil semaksimal mungkin. Bisa dimasukkan ke deposito, obligasi, surat hutang negara, & saham sesuai dengan profil resiko. Profil resiko adalah sejauh mana investor dapat menerima kerugian.
Reksadana konsepnya itu kayak nabung, anda rutin tambah tabungan di reksadana. Nanti uang anda dapat bertambah atau berkurang sesuai komposisi reksdana yg anda pilih.
Tapi, kalo IFers harap sering untung dapat pilih reksadana pasar uang karena menurut saya imbal hasilnya mirip deposito bahkan pengalaman saya dapat lebih tinggi & resikonya kecil banget bahkan hampir tidak ada resiko.
2. Surat Utang Negara
SUN (Surat Utang Negara) secara singkat adalah danang yg dihimpun oleh negara melalui hutang ke warga negaranya. Perlembarnya sangat murah cuma satu juga, & jatuh tempo kisaran 2 tahun. Menariknya adalah imbal hasil yg diterima diatas deposito & dijamin negara. Bahkan menurut saya hampir tidak ada resiko.
Konsep simpelnya seperti anda nyimpen uang, & "merem" selama dua tahun tabungan anda di SUN akan bertambah/
3. Saham
Saham secara singkat adalah perusahaan yg membagikan hak kepemilikannya kepada investor dapat untuk mengembangkan usahanya, menambah hutang, & lain lain.
Investasi saham menurut saya sangat beresiko seperti tabungan anda di saham tidak dapat dicairkan secara langsung, harga saham anda turun, & gejolak perekonomian negara ikut juga mempengaruhi harga IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan).
Konsep menabung saham sudah banyak diceritakan oleh orang-orang yg sukses investasi saham. Caranya adalah membeli saham sebuah perusahaan secara rutin, & menjualnya jangka panjang pada waktu yg tepat.
Tapi banyak juga yg mengerjakan jual beli saham jangka pendek karena lebih fokus keuntungan mendapatkan keuntungan harian dari saham.
Untuk memulainya, saran saya harus banyak memahami saham & belajar kapan waktu yg tepat untuk menjual & membeli saham supaya dapat mendapatkan keuntungan yg maksimal.
Semoga thread ini dapat memberikan pengantar secara sederhana mengenai investasi yg ada di pasar modal.
Terima kasih
Hari ini 12:42