Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Padarincang
Selamat hari raya Idul Fitri 1442, Mohon Maaf Lahir & Batin
Kalau ane membicarakan tentang kampung halaman, ya tempat ane tinggal adalah kampung halaman ane, karena ane memang anak Betawi asli.
Bokap nyokap ane dari kecil tinggal di Jakarta, begitupun ane, tetapi bukan berarti ane belum pernah pulang ke kampung.
Mempunyai banyak sohib, kadang kalau lagi bete di rumah saat lebaran, ane sering ikut teman ane mudik.
Terakhir ane ikut teman mudik pada tahun 2019, sebelum pandemi merebak, pas banget terakhir keluar kota tahun depannya langsung lockdown.
Banyak tempat yg menciptakan ane merindu, kebetulan kampung teman ane di Banten tepatnya di Padarincang, nama desa demi privasi ane nggak sebutin.
Kerinduan ane semakin jadi ketika sohib ane harus pulang ke kampungnya untuk waktu yg lama, sejak ane ikut ke kampungnya hampir dua tahun sudah nggak ketemu, untuk komunikasi pun ane cuma via FB.
Meskipun kami bukan saudara sedarah tetapi sohib ane sudah kaya saudara, waktu ke kampungnya ane disambut dengan sangat baik sama keluarganya.
Jadi, setiap dia sebut desanya menciptakan hati ini pengen kembali ke sana lagi, karena kita #NggaMudikDulu, nggak ada salahnya ane ikutan event Kaskus untuk #KaskuserBerbagiTHR.
Berikut tempat-tempat yg jadi hati merindu saat ke kampung Padarincang, Banten.
Rumah Abang Sohib Ane
Waktu ane ke kampungnya, ane diajak ke rumah Abangnya, beuh rumahnya, luasnya dapat 2 atau 3 kali lipat dari rumah ane, abang & istri sohib ane orangnya ramah pisan, ane disuguhkan berbagai macam makanan, yg paling ane suka sambalnya mantap, kalau ane nggak punya malu ane dapat makan 3 piring kali.
Airnya pun dharap, sudah kaya mandi air es. Membayangkannya saja ane sudah sangat merindu nih agan-agan.
Sawah
Bukannya norak nih agan & sista, sawah di tempat ane tinggal sudah nggak ada, untung pas lagi di sawah ane sempat moto, jadi dapat buat barbuk di event ini.
Hawa yg dharap hingga ke tulang hingga ane menggigil, tetapi suasana seperti itu yg ane rindukan, jadi mengingatkan ane waktu masih lajang dulu saat masih suka naik gunung.
Di kecamatanPadangrincang juga terdapat sawah seperti di Newzeland loh IFers, tetapi sayang ane nggak sempat ke sana, akhir tahun 2019 ane diajakin lagi ke kampungnya, sayangnya pas lagi ada kerjaan.
Padahal kalau ane jadi balik ke sana lagi, ane mau diajakin naik gunung, tetapi ada untung juga ane nggak jadi ikut, karena awal tahun banjir besar, setelahnya seluruh dunia terkena pandemi.
Semoga pandemi segera berakhir, biar kita semua dapat mudik kembali, meluapkan rasa rindu di hati supaya segera terobati.
Salam endonesiano
Opini pribadi, dokumen pribadi.
Hari ini 20:44
Selamat hari raya Idul Fitri 1442, Mohon Maaf Lahir & Batin
Kalau ane membicarakan tentang kampung halaman, ya tempat ane tinggal adalah kampung halaman ane, karena ane memang anak Betawi asli.
Bokap nyokap ane dari kecil tinggal di Jakarta, begitupun ane, tetapi bukan berarti ane belum pernah pulang ke kampung.
Mempunyai banyak sohib, kadang kalau lagi bete di rumah saat lebaran, ane sering ikut teman ane mudik.
Terakhir ane ikut teman mudik pada tahun 2019, sebelum pandemi merebak, pas banget terakhir keluar kota tahun depannya langsung lockdown.
Banyak tempat yg menciptakan ane merindu, kebetulan kampung teman ane di Banten tepatnya di Padarincang, nama desa demi privasi ane nggak sebutin.
Kerinduan ane semakin jadi ketika sohib ane harus pulang ke kampungnya untuk waktu yg lama, sejak ane ikut ke kampungnya hampir dua tahun sudah nggak ketemu, untuk komunikasi pun ane cuma via FB.
Meskipun kami bukan saudara sedarah tetapi sohib ane sudah kaya saudara, waktu ke kampungnya ane disambut dengan sangat baik sama keluarganya.
Jadi, setiap dia sebut desanya menciptakan hati ini pengen kembali ke sana lagi, karena kita #NggaMudikDulu, nggak ada salahnya ane ikutan event Kaskus untuk #KaskuserBerbagiTHR.
Berikut tempat-tempat yg jadi hati merindu saat ke kampung Padarincang, Banten.
Rumah Abang Sohib Ane
Waktu ane ke kampungnya, ane diajak ke rumah Abangnya, beuh rumahnya, luasnya dapat 2 atau 3 kali lipat dari rumah ane, abang & istri sohib ane orangnya ramah pisan, ane disuguhkan berbagai macam makanan, yg paling ane suka sambalnya mantap, kalau ane nggak punya malu ane dapat makan 3 piring kali.
Airnya pun dharap, sudah kaya mandi air es. Membayangkannya saja ane sudah sangat merindu nih agan-agan.
Sawah
Bukannya norak nih agan & sista, sawah di tempat ane tinggal sudah nggak ada, untung pas lagi di sawah ane sempat moto, jadi dapat buat barbuk di event ini.
Hawa yg dharap hingga ke tulang hingga ane menggigil, tetapi suasana seperti itu yg ane rindukan, jadi mengingatkan ane waktu masih lajang dulu saat masih suka naik gunung.
Di kecamatanPadangrincang juga terdapat sawah seperti di Newzeland loh IFers, tetapi sayang ane nggak sempat ke sana, akhir tahun 2019 ane diajakin lagi ke kampungnya, sayangnya pas lagi ada kerjaan.
Padahal kalau ane jadi balik ke sana lagi, ane mau diajakin naik gunung, tetapi ada untung juga ane nggak jadi ikut, karena awal tahun banjir besar, setelahnya seluruh dunia terkena pandemi.
Semoga pandemi segera berakhir, biar kita semua dapat mudik kembali, meluapkan rasa rindu di hati supaya segera terobati.
Salam endonesiano
Opini pribadi, dokumen pribadi.