• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Pacaran Beda Agama, Mau Lanjut atau Berakhir?

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Pacaran Beda Agama, Mau Lanjut atau Berakhir?

sumber
Menjalani suatu hubungan dengan seorang terkasih merupakan anugerah semesta untuk orang-orang yg sedang merasakan nikmatnya jatuh sayang. Untuk kasus ini ane nggak mau membahas tentang sayang sepihak, ini tentang sayang yg benar-benar dirasakan oleh kedua belah pihak.

Namanya orang jatuh sayang, yg ada hal-hal indah di depan mata. Bahkan keburukan pun seketika berubah jadi pancaran kilauan sayang dari sang pesayang. Hambatan dalam menyatukan dua insan bukan cuma disebabkan oleh orang ketiga, keempat, kelima, & seterusnya. Ada juga yg terhambat karena restu orang tua. Salah satu faktor yg menciptakan orang tua tidak merestui biasanya adalah karena disparitas keyakinan.
Pacaran Beda Agama, Mau Lanjut atau Berakhir?

ss twitter Fiersa Besari

Kalo sudah menyangkut keyakinan, itu sudah masuk ranah pribadi yg paling sensitif. Mau di mana pun, bahasan tentang keyakinan sering riuh.

Ane tergelitik untuk membagikan pengalaman teman ane yg menjalin hubungan dengan orang yg berbeda keyakinan. Pastinya temen ane ini sering dihantui ke-galau-an yg entah. Levelnya udah galau maksimal. Mau ditinggal, masih sayang pake banget. Mau lanjut juga pasti bakalan berat ke depannya. Ada hati yg harus dijaga, bukan cuma hati sang pujaan hati, tetapi hati orangtua dari kedua belah pihak.

Karena suatu hubungan pasti akan naik ke jenjang yg lebih sakral, gak mau toh cuma pacaran tanpa memikirkan ke depannya kek apa. Okelah, ada yg bilang, "Ya udah, kita jalani aja dulu. Urusan gimana nanti, kita pikirkan kemudian." Halooo ... waktu terus berjalan, usia pasti akan bertambah. Jika masih ada keraguan, lepaskan, cari yg pasti-pasti aja. Ane sih tetap memberikan dukungan apa pun yg ia pilih, toh pada akhirnya temen ane yg ngejalanin. Namun, tetap ane ingatkan supaya ikuti mengatakan hati, sholat minta petunjuk, libatkan Tuhan.

Entah sekarang bagaimana kabarnya kelanjutan hubungan asmara teman ane, udah lama tak bertukar kabar. Semoga ia saat ini sedang berbahagia dengan keluarga kecilnya.

Balik lagi ke masalah disparitas keyakinan tadi, GanSist. Mereka harus siap dengan konsekuensi yg mereka ambil. Hujatan pasti, nyinyiran apalagi, belum lagi tentang penolakan dari keluarga besar. Perbedaan keyakinan, adat, budaya, hingga hal remeh temeh sudah menanti bagi pasangan beda agama kelak.

Meskipun secara kasat mata kita dapat melihat keharmonisan yg dipertontonkan oleh para publik figure yg menikah beda agama, kita nggak tau pasti, kan, masalah apa yg mereka hadapi dalam rumah tangganya. Belum lagi kalau sudah hadir anak-anak dalam buah perkawinan beda agama tadi. Anak diharuskan memilih agama Ayah atau Ibu yg akan ia anut kelak.

Untuk melanjutkan atau melepas pasangan GanSist kalau berbeda keyakinan, semua balik lagi ke GanSist, apa sudah siap dengan segala konsekuensinya kelak?

Pacaran Beda Agama, Mau Lanjut atau Berakhir?
Hari ini 00:20
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.