• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

[p] Malay Panggil Indon, Kita Tersungging?????

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. xuXux
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

xuXux

IndoForum Newbie E
No. Urut
45114
Sejak
2 Jun 2008
Pesan
30
Nilai reaksi
1
Poin
8
Beberapa tahun yang lalu dalam perjalanan CAVING EXPLORATION ke serawak, ada beberapa pengalaman yang tak bisa dilupakan, dan membuat Ane jadi malu sendiri.

1) Berangkat dari Pontianak, timbangan airport beda dengan airport yang lebih besar, fiskal juga ditawari yang aspal separuh harga, waktu checkin 1 jam dimuka datang lebih awal tak akan dilayani (umum di Indon), kota pontianak cukup besar dan semrawut dan kotor, airport juga kecil dan tak terawat.

2) Tiba di Kuching airport besar dan bersih, dan selama jadwal penerbangan kita pada hari itu, setiap saat bisa check in tak perlu tunggu 1 jam dimuka (menghemat waktu dan inikan masalah management aja sih), selain itu untuk turis, bagasinya beda tak pernah diminta bayar walau misalnya over, apalagi untuk alat olah raga golf dll, kotanya sendiri tak begitu besar, tapi bersihnya dan teraturnya jangan dibanding sama pontianak, padahal menurut orang Kuching, dulu yang membangun kota dan jaringan listrik minta bantuan teknisi dari Indon (PLN), (kita dengar ada nada terima kasih diucapan ini, dan dalam hati kita bangga juga dong)

3) Pesawat MAS yang kita naiki adalah pesawat tua fokker 50, namun terawat dengan baik dan tenaga serta getaran pesawatnya bak pesawat baru aja, sampai tujuan kota MULU kita kaget lagi, loh mendarat ditengah hutan mana kotanya, ternyata memang tak ada kota sama sekali, airport dibangun hanya untuk turis yang mau melakukan caving exploration saja, cuma ada satu hotel berbintang milik pemerintah dan satu losmen milik PPA setempat, sisanya hutan belantara dan sungai, yang unik hotel berbintang ini dibangun model panggung setinggi 10 s/d 15 meter diatas tanah yang ditopang balok beton dan semua bangunan dari kayu ulin, termasuk jalan dari satu bangunan ke bangunan lain yang rata rata 2 lantai, ada hampir 10 bangunan bahkan kolam renangpun dibangun diatas tanah 10 s/d 15 meter, alasannya katanya kalau nanti suatu saat hotel mau dibongkar, alamnya akan di kembali ke keadaan semula supaya tak rusak, Cobaaa... fantastis beneer.

4) Guide yang membawa kita caving, adalah orang Kadasan asli serawak dan dia menyapa kita dari Indon yah (ada nada ramah/bersahabat kita dengar), dan dia juga cerita bahwa diserawak ini orang lebih suka dengar musik Indon (kalau soal yang satu ini kita memang jagonya, top abiss deh), juga sinetron Indon digemari, malah kita disuruh terus bicara logat betawi he he he (ada nada kagum disuaranya), pada waktu kita tanya kayu ulin banyak yah di serawak, dia jawab oh diserawak tak ade kayu ulin, itu semua dari Indon katanya, loh segini banyak memangnya diimport, dia tertawa, ah biasa lah smuggler dan tiap hari katanya ada 200 truk hilir mudik bawa kayu selundupan ini dari INDON deg deg plas (kita semua tiba-tiba kesel dan langsung tersinggung dengar selundupan dari indon).

5) Waktu pulang via Kinibalu, karena MAS check in anytime jadi kita masih punya waktu 2 atau 3 jam untuk city tour, rata-rata kotanya tertata apik dan nyaman tidak sumpek dan airportnya gede dan bersih, demikian juga kota Tawau hampir sama bagusnya, dan di Tawau ini sopir taxi kasih tahu dimana penjara tempat TKI Indon ditahan, dengar ini juga kuping langsung serasa panas loh, beneran suuueeer.

6) Sampai di Tarakan kita di strap, tak bisa check in harus 1 jam dimuka, sudah orang antri banyak baru dibuka, disini kita kena bayar over bagasi, petugas bilang kalau resmi Rp 400.000,- kalau tak resmi Rp.200.000,-, omongnya tak ragu-ragu dan tak pakai malu, wanita lagi, berseragam resmi dari airline swasta, yang sudah lama tutup, kita iseng omong juga, di malay kita tak pernah kena over bagasi, kan alat olah raga, dia bilang juga, aahh si Bapak, masak tak mengerti, di Indon sini, kalau tak ada uangnya, tak jalan pak, ops kita shock juga dengar jawaban vulgar begini, dan tampangnya adem aja, seperti tak bersalah, salah kita juga sih, siapa suruh bandingkan dengan malay.

Dari kejadian diatas maka kita jadi mikir sendiri, malay panggil Indon kenapa kita tersungging TANYA KENAPA ?????

(KOMENTAR): Sempat tanya juga sih kenapa malay suka panggil kita Indon, mereka jawab kata Indonesia kepanjangan, jadi indon lebih singkat yang penting artinya sama, OK terus kalau gitu kita panggil kalian malay boleh, mereka jawab no problem, yah udah kita juga panggil malay terus, cuma kita sih tak bisa panggil mereka MALINGSIA, MALAYSIAL atau MALINGSIALAN (diplomasi dong), tapi setelah dengar kita panggil malay malay, terus terusan, mereka jadi tak nyaman juga loh, terkadang mukanya merah entah marah atau malu, nah yang mengagetkan bahwa tentara diraja malaysia agak jiper sama TNI, karena menurut mereka TNI banyak yang punya ilmu, ops mungkin mereka lihat demonstrasi TNI main debus kali yah, mustinya mereka takut karena malay cuma punya 27 JT orang, kita 200 JT orang lebih, kirim 50 juta orang TKI aja, malay udah ngap ngapan, tak usah pakai perang perangan, namun yang pasti dari segi kesenian mereka kagum kabis, namanya orang kagum, artinya tak mampu khan, jadi karena kepingin banget tapi tak bisa bikin sendiri, yach dibajak aja, diakuin mereka punya beres deh, tak usah malu orang udeh dipetentkan he he he..... minta dipateni Bahasa Jawa).

KESIMPULAN :

Urusan panggil memanggil ini, sebenarnya tergantung dari niatan si pemanggil, dan pikiran yang ada diotak yang dipanggil, kalau dua-duanya niatnya baik, yah diterima juga baik, kalau udah niat jahat, jadinya didengar jahat juga (contoh orang di Indon suka panggil WNI etnik chinese itu cina, yang mungkin sekarang mereka udah kebal juga, coba ditanya kok tak tersinggung di panggil cina, sebagian kecil mungkin masih tersinggung, tapi sebagian besar mereka akan bilang emang gue turunan cina emangnye kenape, lagian kita maklum kok jaman dulu orang Indon kan belum fasih omong inggris, kalau china disebut cina, yah kita maklum kok, walaupun bahasa inggris CHINA kan ejaan indon seperti itu bunyinya CINA, nah jawabannya menohok juga khan).

Jadi inti permasalahannya adalah kita marah dan tersinggung karena kelemahan kita sendiri yang kita tak mampu untuk merubahanya (contoh diatas korupsi dan penyelundupan serta kemiskinan TKI), dan mustinya seluruh rakyat Indon sepakat mau merubah perilaku yang jelek, tapi kalau bicara hal yang positif dan baik, Indon juga tak kurang banyaknya, kalau ditulispun tak cukup tempat, saking banyaknya, tapi hal baik sih tak perlu dibahas, justru yang jelek harus kita rubah dan perbaiki jika berhasil maka kelebihan yang banyak tadi sudah merupakan bonusnya sebagai bangsa yang besar.

Eh...eh....omong-omong soal perilaku orang Indon, ada buku yang bagus nih, dengan judul MANUSIA INDONESIA SEBUAH PERTANGGUNG JAWABAN yang di karang oleh almarhum MOCHTAR LUBIS puluhan tahun lalu, dan yang isinya masih relevan dan bisa bikin panas kuping orang Indon, nih bisa dilihat ringkasannya mudah-mudahan masih ada lihat sendiri

http://ken.web.id/ciri-ciri-manusia-indonesia/

Jadi kita harus mampu dan bisa merubah semua citra negatif menjadi positif, KALAU BERSATU KITA BISA, kalau tak bisa yaaahhh malingsialan akan terus panggil kita IND.O-ON, dan kita tak bisa apa-apa.

DIBAWAH INI BEBERAPA CONTOH ALASAN MALINGSIALAN SENENG PANGGIL KITA INDON :

01. Selama pembalakan hutan terus terjadi dan penyelundupan kayu ke malay tak bisa di stop...yang kasih ijin itu aparat bukannya tak tahu tapi berlaga tak tahu.......demi uang hutan dan lingkunganpun dirusak ... itulah INDON.

02. Selama pasir masih diekpor ke singapore...... demi uang pulaupun ditenggelamkan......itulah INDON.

03. Selama korupsi masih merajela....jangan khan rakyat biasa anggota DPR pun ikut korupsi sudah ketangkap tangan masih tak mengaku pula....dan money politik khan sudah jadi rahasia umum...tiap RUU musti ada uang sidangnya he he he....itulah INDON.

04. Institusi TNI dan POLRI sering dilecehkan..... tiap demo kalau represif pendemo marah, kalau pendemo yang represif mass media diem, oknum boleh kita hukum tapi institusi tak bisa dirusak....kasus situbondo dimana marinir jadi bulan-bulanan, setelah dibuktikan bahwa peluru bisa pecah dan mantul ditanah lembek, baru pada diem sebelumnya aggota DPR, HAM,vokalnya bukan main tak tahu tapi sok tahu...pengawal negara aja sudah tidak dihormati gimana mau jaga negara.... itulah INDON.

05. Selama PENDEMO yang dibayar masih marak, semakin vokal protes pemerintah, danang luar (barat) datang makin gencar, semakin diem/tak ada demo kasus TKW arab, danang luar (timur) datang makin gencar.... demi uang martabat dan harga diri suatu bangsa juga digadaikan....itulah INDON.

06. Selama kita tak mampu menyediakan lapangan kerja buat rakyat, sehingga tak ada lagi TKI yang buang passport disemak belukar malay, atau kimpoi sama orang malay agar jadi WN malay, serta masuk askar wataniah....itulah bukti ke tak mampuannya INDON.

07. Selama demo selalu anarkis tak pernah santun, semua dirusak asal jangan barang gue, barang orang lain boleh bakar...bikin macet dan susah banyak orang OK juga..makin macet makin senang dan bangganya luar biasa .... dan yang paling konyol mahasiswa demo kampus tempat menimba ilmunyapun dirusak...buruh demo tempat kerja untuk mencari uang, untuk makannyapun dirusak... guru demopun anarkis... inget kalau guru kencing berdiri, nanti murid jadi kencing sambil lari, beletetan kemana-mana jadinya....merusak kedalam yang rugi kita semua...itulah INDON.

08. Selama aparat intelejen tak bisa menangkap sponsor/donatur demo...padahal di TV sudah banyak yang ngaku terima duit atau terima orderan demo ...jangan-jangan dapet juga die...intel disuap...itulah INDON.

09. Selama bangsa kita masih saling membenci, saling memaki, satu sama lain apapun alasannya (SARA) ....artinya kita tak akan pernah bersatu...tak heran yang penduduknya 27 JT berani menghina yang penduduknya 200 JT...jangan takut tak bakal kompak....itulah INDON.

10. Selama pertandingan bola selalu berakhir dengan tawuran massal....untuk hiburanpun kita tak bisa santai dan nyaman....bangsa ini hobbynya AAMMUUKK MASSAL ...itulah INDON.

MARI KITA PERBAIKI, SEHINGGA MALINGSIALAN PANGGIL INDON DENGAN NADA KAGUM DAN HORMAT ............. MAMPUKAH KITA ?????
 
Kenapa harus pake 'n' nya diikutkan? kenapa tidak Indo? Dan, kenyataannya jarang orang kita panggil mereka Malay. Kita panggil mereka orang malaysia. Sampai kasus bajak membajak kebudayaan Indonesia tidak dihentikan, sikap saya malaysia, tetap pake m kecil, sorry, kebobobrokan kita bukan dalam tingkat negara, tapi pelaku pemerintahan. Harap dibedakan dengan negara yang secara sepihak mencaplok milik tetangganya, misal lagu rasa sayange, reog panorogo dll...

Jangan mau dipanggil Indon. Bobrok atau tidak, kamu tidak bisa seenaknya merubah nama orang, apalagi nama bangsa. China menjadi cina? itu karena dinasti Cina pertama yang terkenal di dunia adalah dinasti Cin... bukan karena ejaannya China... People Republic of China, bukan People Republik of Tiongkok atau Tiong Hoa....

Dan kita tidak pernah menjadi Republik Indon. Seperti tak juga Kerajaan Malay.

Setiap orang Indonesia berhak untuk bersikap thd penerimaan penyebutan Indon. Saya juga, anda juga.
 
kayaknya sudah penrah ada,....
jgn terlalu terpicu lah,,, tar malah dikit2 perang /swt
 
Kenapa harus pake 'n' nya diikutkan? kenapa tidak Indo? Dan, kenyataannya jarang orang kita panggil mereka Malay. Kita panggil mereka orang malaysia. Sampai kasus bajak membajak kebudayaan Indonesia tidak dihentikan, sikap saya malaysia, tetap pake m kecil, sorry, kebobobrokan kita bukan dalam tingkat negara, tapi pelaku pemerintahan. Harap dibedakan dengan negara yang secara sepihak mencaplok milik tetangganya, misal lagu rasa sayange, reog panorogo dll...

Jangan mau dipanggil Indon. Bobrok atau tidak, kamu tidak bisa seenaknya merubah nama orang, apalagi nama bangsa. China menjadi cina? itu karena dinasti Cina pertama yang terkenal di dunia adalah dinasti Cin... bukan karena ejaannya China... People Republic of China, bukan People Republik of Tiongkok atau Tiong Hoa....

Dan kita tidak pernah menjadi Republik Indon. Seperti tak juga Kerajaan Malay.

Setiap orang Indonesia berhak untuk bersikap thd penerimaan penyebutan Indon. Saya juga, anda juga.

makasih deh sama komentarnya, dalam tata bahasa kita adalah In - do - ne - si - a akan tetapi untuk tata bahasa melayu malaysia mungkin berbeda, sehingga mereka menyingkat menjadi indon, sedangkan selama ini Ane setuju bahwa kita selalu menyebut malaysia (mungkin ini kelebihan kita/kebesaran jiwa kita), sebutan negatif nama malaysia terjadi sejak diambilnya dua pulau kita dan claim kebudayaan kita oleh malaysia, saya sendiri kalau dengar hal negatif kita dengan tambahan kata indon jadi kesel juga, cuma kita tak bisa melarang orang malaysia untuk stop panggil indon, sebenarnya mau pangil ITULAH INDO, atau ITULAH INDONESIA, kalau tujuannya hanya untuk melecehkan atau memandang rendah bangsa kita, kuping Ane tetap panas juga, satu-satunya jalan adalah, kita harus bangkit dengan mencuri perhatian dunia, dengan prestasi terutama dalam hal perilaku.

mengenai Cin atau Chin, yang jelas versi resmi yang berlaku international adalah Chin... sehingga jadi china, Ane sendiri kalau nulis lebih suka China, kalau oral sih cina, kalau tiong kok atau tiong hoa, terus terang lidah Ane agak kagok omongnya (mungkin tak biasa aja, udah kebiasaan Cina sih), namun dalam pergaulan dengan WNI etnis China ini, alhamdulilah Ane belum ada masalah, karena Ane panggil cinapun, dengan tak ada niatan untuk melecehkan atau menghina teman dari etnis ini.

adapun contoh yang dimaksudkan untuk bahan kita interospeksi, sebab kalau hal negatif tersebut tetap ada, orang malaysia akan tetap anggap enteng bangsa kita, dan setiap mereka panggil kita indon, hati kitapun ikut kesel, anda dan Ane termasuk salah satunya, kepekaan seperti ini kalau dimiliki oleh kita semua, niscaya hal negatif tadi akan segera hilang, sayangnya masih ada oknum pejabat dan perorangan yang demi uang semua digadaikan.
 
emg sih... klo gtu Brunei-Singapore-Malaysial-Singapura di Konversi dunk jd 1 bahasa yg jelas... di malaysia aja Mobil d blg Kereta... terus kereta di blg apa?? odong2?? Jalan-Jalan aja di bilang pusing2... terus Kulkas di bilang Peti Es.. fr lafal Saya jadi Saye... yah harusnaya di samakan dunk,.,,, :P
 
emg sih... klo gtu Brunei-Singapore-Malaysial-Singapura di Konversi dunk jd 1 bahasa yg jelas... di malaysia aja Mobil d blg Kereta... terus kereta di blg apa?? odong2?? Jalan-Jalan aja di bilang pusing2... terus Kulkas di bilang Peti Es.. fr lafal Saya jadi Saye... yah harusnaya di samakan dunk,.,,, :P

klo berputar bahasa malaysianya berpusing..:D
 
Masalah persepsi bahasa kan hak masing-masing negara. Mau bilang kereta itu juga hak mereka kan untuk bilang mobil. Di SUmut sendiri, terutama di daerah pesisir, motor itu disebut kereta. Kalau motor itu mengacu ke mobil. Kalau kereta api? yah kereta api.

Cuman, permasalahannya, seenak udel menamai bangsa lain kan, gimana yah? Apakah begitu bertetangga yang baik? Bertetangga kan katanya saling menghormati. Bukan saling pandang rendah atau menjelekkan. Apa lagi saling caplok. Tidak hanya pulau, kebudayaan juga diembat.

Cuman yah itu, malaysia beraninya kan claim reog, lagu rasa sayange milik mereka. COba kalau berani klaim ULOS sebagai milik mereka.... Belum tahu medan dia.. Kikikikikikikik...
 
biarkan saja om, tar perang lagi, mungkin org sana krng huruf dlm bacanya hrsnya kan Indon...esia /heh
 
@roughtorer

beuhhh kalo malaysia mow klaim ULOS FBI (Front Batak Indonesia) takan duduk manis lagi!!!!



kalo soal sebutan2 diatas mah gw udah bosen

tiap ari di tipi liatin jeleknya indonesiaaaaa molo

indonesia ga ada bagus2nya

apa lagi insiden thomas n' uber cup

udah abis duit gw buat taruhan

eeehhh... kalah semua T_T
 
hujan emas di negri orang, hujan batu di negri sendiri... aku tetap cinta Indonesia bro....
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.