informasi dr Koran tempo Online
Grup Bakrie Bangun Kawasan Jonggol 35 Ribu Hektar
Senin, 20 Desember 2010 | 15:09 WIB
Besar Kecil Normal
foto
Konstruksi pembangunan di Indonesia. TEMPO/Tony Hartawan
TEMPO Interaktif, Jakarta -Grup Bakrie melalui PT Bakrieland Development Tbk berencana mengembangkan kawasan terpadu seluas 35 ribu hektar di Jonggol, Jawa Barat. "Saat ini yang siap dikembangkan seluas 13 ribu hektar. Gambarannya seluas kota Bandung dan lebih luas dari Bogor," kata Presiden Direktur Hiramsyah S Thaib di Jakarta, 20 Desember 2010.
Berita terkait
Bisnis Properti Makin Kiclong Di Kuartal Ketiga
Mochtar Riady: Saatnya Berfokus ke Indonesia Timur
Penjualan Perkantoran di CBD Jakarta Meningkat
Pasar Properti Cina Diambang Bangkrut
Peringkat Bakrieland Diturunkan Jadi Negatif
Seluruh proyek direncanakan seluas 35 ribu hektar, atau sekitar setengah dari luas Jakarta. Pengembangan akan dilakukan dalam jangka 20 hingga 30 tahun ke depan. Pembangunan pertama akan dilakukan tahun 2011 pada lahan seluas 200 hektar.
Jonggol direncanakan sebagai sebuah kawasan terpadu pendukung Jakarta. "Sasarannya bukan untuk orang yang bekerja di Jakarta, Jonggol harus menjadi kota mandilu," kata dia. Apalagi dia tak yakin orang yang bekerja di Jakarta akan memilih Jonggol sebagai tempat tinggalnya.
Hiramsyah mengakui ada wacana mengenai pemindahan ibukota ke kawasan Jonggol. Menanggapi wacana ini dia mengaku tak tahu menahu. "Pindah pusat pemerintahan atau pusat bisnis itu kewenangan pemerintah. Kami hanya siapkan tempat untuk meningkatkan daya dukung Jakarta," ujar Hiramsyah.
Kawasan ini direncanakan sebagai kota yang lengkap berisi perumahan, kantor dan fasilitas pendukung lain. Saat ini perusahaan masih melakukan studi tema dan pembuatan masterplan. Kajian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) proyek ini masih belum selesai. "Kajian AMDAL dilakukan bersamaan dengan pembuatan masterplan," kata dia.
Rencananya akan dibangun pula jalan tol untuk akses menuju kawasan itu. "Sehingga tak membebani tol Jagorawi," kata Hiramsyah. Antara lain jalan tol yang menghubungkan Ciawi dan Sukabumi.
Dalam kompleks tersebut Bakrieland akan membangun sebuah theme park atau taman hiburan ala Disneyland seluas 100 sampai 200 ha. Pembangunan akan dimulai paling cepat awal tahun 2012. Untuk mendanai proyek ini perusahaan menggandeng investor asing sebagai mitra.
Pada tahun 2011 Bakrieland menganggarkan belanja proyek hingga total Rp 2,5 triliun. Sumber pendanaan berasal dari danang tunai perusahaan, pinjaman bunk dan obligasi. Tahun depan perusahaan berencana menerbitkan surat utang maksimal Rp 1 triliun.
FAMEGA SYAVIRA
Nikmati Tempointeraktif di iPhone/iPod/iPad Anda