• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Order Gofood Jangan Mepet Jancuk!

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Order Gofood Jangan Mepet Jancuk!


Sudah 2 kali Ramadan kita jalani dalam suasana pandemi Covid-19. Gegara pandemi itu, banyak hal-hal biasa yg akhirnya jadi online-online, apa aja dijadiin online. Pergeseran pola kehidupan masyarakat ini sering dibarengi dengan ketertinggalan literasi & pemahaman masyarakat kita dalam penggunaannya yg baik & benar, karena pada faktanya kebanyakan yg online-online ini jadinya cuma #DigitaDigiTalTaiKucing . Kemudahan & efisiensi yg semestinya dapat dilakukan justru malah menambah keribetan & menyusahkan orang lain.
Dalam soal pesan antar makanan misalnya, masih banyak diantara kita yg suka order mepet di jam-jam krusial dimana dia sendiri nggak sadar kalau :

Saat bulan puasa ini, waktu makan orang-orang jadi serempak di satu waktu yg sama, yaitu saat maghrib, & sahur. Selebihnya orang-orang makan di jam yg berbeda kan? Nah karena jam yg sama inilah maka pasti akan terjadi crowded & anda harusnya dapat menyiasati itu. Bahkan sebelum ada online-online misalnya, kalau anda ke tempat keramaian beli takjil di jam setengah 6 lewat, anda hampir dipastikan akan terlambat berbuka, kalaupun dapat pasti sudah mepet waktunya. Karena anda harus berjuang dalam kemacetan di jalanan yg diisi orang-orang lapar, ibu-ibu yg ngantrinya suka minta duluan, ditambah penjual yg kebingungan. Dengan Ramadan yg datang tiap tahun anda harusnya tau itu semua akan terjadi & memutuskan berangkat keluar lebih awal, dimana pusat peak hour belum terjadi.

"Besok-besok gw order agak cepet ah, telat mulu datengnya, udah antrinya lama. Pokoknya besok harus lebih cepet"

Sudah tau di jam-jam itu sering ramai, makanan dapat hingga terlambat, tetapi yg aneh besoknya tetap diulang lagi. Bahkan ada manusia ga ada akhlak yg malah menyalahkan kurirnya. Udah tau anda sendiri yg ngaret, yg disalahkan orang lain, anda nggak sadar gimana dia berjibaku di jalanan sore yg macet, antrian panjang pas lagi haus-hausnya, sementara dia sendiri belum buka puasa ketika mengantar makananmu, udah gitu dimaki-maki pula karena terlambat.

Belum lagi pas sahur, kalau memang tidak dapat menyiapkan di malam sebelumnya ya seenggaknya ketika order makanan jangan mepet imsak, imsak setengah 5 order jam 4, makanan datang pas adzan subuh, anda marah-marah, padahal driver itu juga melewatkan jam makan sahurnya demi mengantarkan pesananmu tau!

Kamu tau kan outlet makanan di jam jam makan itu pasti ramainya nggak umum, penyajian makanan di saat keramaian kayak gitu juga bakal mengakibatkan makanannya ada kurangnya, ada lupa garam lah, nggak pake sendok lah, ditambah lagi kalau anda minta request yg aneh-aneh ke abang kurirnya, apa mereka nggak pusing ngadepin itu semua & itu dalam keadaan mereka juga sama-sama puasa. Sudah diberi kesempatan order lebih cepat kok malah milik desak-desakan pas saktu lagi ramai-ramainya.

Tapi itu kan kerjaan mereka?

Oke, sekarang anda punya kerjaan kan? Gimana kalo ada orang yg ngasih anda kerjaan di jam-jam buka puasa yg requestnya aneh-aneh belum lagi dia mengharuskan anda antri sampe telat buka puasa karena anda harus mengerjakan kerjaan itu, ditambah lagi anda dikomplen karena kerjaan itu terlambat. Kamu pasti ngedumel

"Nih orang gak tau apa ya sebentar lagi buka puasa, gw kan harus beli takjil dulu, minum dulu. Ngasih kerjaan ntar dulu kek abis gw buka puasa gitu."
Kamu pasti mengharap empati orang saat anda di posisi itu, tetapi apakah anda juga dapat berempati dengan pengantar makananmu?

Sudah jadi sebuah kewajiban bagi kurirnya buat mengantar paket & menuntaskan pekerjaannya. Puasa, panas terik, hujan lebat, diterjang demi pelanggan. Sayangnya kaum-kaumbgsdkadang gak ada empati memesan makanan di jam-jam sibuk tetapi maunya cepat.


Selegkapnya di www.angkeman.net Hari ini 13:18
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.