• Saat ini anda mengakses IndoForum sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya diperuntukkan bagi anggota IndoForum. Dengan bergabung maka anda akan memiliki akses penuh untuk melakukan tanya-jawab, mengirim pesan teks, mengikuti polling dan menggunakan feature-feature lainnya. Proses registrasi sangatlah cepat, mudah dan gratis.
    Silahkan daftar dan validasi email anda untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang benar dan cek email anda setelah daftar untuk validasi.

Berita Orangutan Dibunuh, Salah Oknum atau Perusahaan?

NikeSB

IndoForum Beginner B
No. Urut
115004
Sejak
23 Jan 2011
Pesan
874
Nilai reaksi
34
Poin
28
RATE
Give me GRP
KOMEN

1344216620X310.jpg

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Boy Rafli Amar menyatakan, saat ini pihaknya masih terus melakukan penyidikan terkait pembunuhan terhadap monyet dan orangutan (Pongo pygmaeus morio) yang terjadi di perkebunan kelapa sawit PT Khaleda Argoprima Malindo, di Desa Puan Cepak, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Tersangka yang ditetapkan pun masih berjumlah empat orang, yaitu dua pelaku eksekusi M alias G dan M serta manajer perusahaan Mr PCH dan perekrut tenaga pembasmi hama W bin W.

Ia menyatakan, saat ini belum ada indikasi tindak pidana ini dilakukan atas nama perusahaan. "Lihat dulu secara proposional faktanya. Kalau kita ingin melihat seseorang atau lembaga, kita lihat dulu. Kalau itu memang dilakukan secara perorangan tentu kita harus mengusut secara proposional. Kalau itu dilakukan oleh lembaga atau institusi itu bisa saja. Tapi ini, kan, adalah orang per orang, yang memang mereka bertugas membasmi hama," ujar Boy di Jakarta, Minggu (27/11/2011).

Ia meminta agar tidak disimpulkan secara sepihak informasi-informasi mengenai peristiwa pembunuhan orangutan tersebut. "Jangan menggeneralisir pasti perusahaannya yang berbuat demikian. Kita harus gali informasi dulu dari fakta-fakta yang terungkap," sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, pelaku pembunuhan orangutan mengaku disuruh perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Khaleda Argoprima Malindo dalam melakukan aksinya. Mereka diberi imbalan Rp 1 juta untuk membunuh setiap ekor orangutan dan Rp 200.000 untuk seekor monyet yang mati. Dua jenis satwa langka itu dianggap sebagai hama yang harus dibasmi di perkebunan kelapa sawit milik Malaysia tersebut.

Setelah dibunuh, bangkai binatang-binatang tersebut akan dipotret sebagai bukti mereka untuk kasir perusahaan yang membayar upah mereka.

sumber
 
2 2 nya slh x tp ane kasian bget dg nasib primata 1 ini
 
orang utan kan hewan yg di lindungi, tapi ko yang salah malah di biarin,, bkan langsung di tindak
 
2 2 nya juga salah tuh gan , inti nya sama sama pengen duit .
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.