Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Pastikan orang tua jadi pendidik yg baik untukmu & tidak menghambat jalan kesuksesanmu. Pastikan orang tuamu mempercayai semua tindakan baikmu & kerja kerasmu & orang tuamu mau mendengarkanmu & lebih sering memberikan nasehat terbaiknya dengan ikhlas.
Memiliki ikatan persaudaraan dalam satu rumah sangat sulit & banyak sekali momen pertengkaran yg terjadi secara tiba-tiba, kondisi justru semakin memburuk dengan ketidakberdayaan proses perdamaian yg tak memiliki ruang untuk menciptakan perdamaian. Ke dua orang tua semestinya berdamai dengan dirinya sendiri & partnernya supaya dapat menciptakan perdamaian keluarga. Pertengkaran bahkan terjadi pada hal yg sepele seperti kebersihan & mengerjakan akad jual beli. Padahal sudah terdapat kejelasan terkait hukum kepemimpinan di dalam keluarga yaitu suami adalah kepala keluarga yg berhak kepada keutuhan keluarga di mata negara. Jika ditarik pada kegiatan yg berhubungan pada kebersihan maka suami menjelaskan tentang konsep kebersihan yg dipercayainya & pada kegiatan akad jual beli maka suami juga secara terbuka menjelaskan tentang keterbukaan sikap kepada penjualan & pembelian kebutuhan pribadi.
Menjadi suami memang tidak mudah & sayangnya negara tidak memberi pengarahan yg jelas kepada kesejahteraan keluarga. Negara cuma mengizinkan perkawinan yg tercatat & terbuka tanpa ada proteksi kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan.
Negara seperti Indonesia yg memiliki keberagaman sangat rawan kepada ketidakadilan di dalam keluarga. Indonesia perlu memperhatikan kesejahteraan keluarga hingga dengan memberikan solusi yg terbaik & memudahkan suami. Bahkan memperhatikan keadaan keluarga yg masih utuh dengan memberikan beberapa jaminan yg dapat menyelamatkan perseorangan di dalam keluarga suami.
Suami & istri biasanya saling berselisih & menciptakan anak-anaknya tidak bahagia. perkataan yg muncul dari perkelahian suami & istri tidak jarang untuk meminta perceraian, beberapa mungkin terjadi, namun beberapa tidak terjadi & justru mengakibatkan luka. Padahal hukum agama sudah menjelaskan tentang perkawinan yg adil bagi kaum laki-laki & perempuan tetapi banyak yg tidak memahami cara penggunaan hukum tersebut untuk mendapatkan kesejahteraan. Dengan hukum agama banyak perseorangan yg terombang-ambing sendiri mempelajari ilmunya, bahkan di Indonesia yg memiliki beragam tipe tokoh agama yg memiliki cara pandang yg beragam mengajarkan hukum agama. Hari ini 10:45
Memiliki ikatan persaudaraan dalam satu rumah sangat sulit & banyak sekali momen pertengkaran yg terjadi secara tiba-tiba, kondisi justru semakin memburuk dengan ketidakberdayaan proses perdamaian yg tak memiliki ruang untuk menciptakan perdamaian. Ke dua orang tua semestinya berdamai dengan dirinya sendiri & partnernya supaya dapat menciptakan perdamaian keluarga. Pertengkaran bahkan terjadi pada hal yg sepele seperti kebersihan & mengerjakan akad jual beli. Padahal sudah terdapat kejelasan terkait hukum kepemimpinan di dalam keluarga yaitu suami adalah kepala keluarga yg berhak kepada keutuhan keluarga di mata negara. Jika ditarik pada kegiatan yg berhubungan pada kebersihan maka suami menjelaskan tentang konsep kebersihan yg dipercayainya & pada kegiatan akad jual beli maka suami juga secara terbuka menjelaskan tentang keterbukaan sikap kepada penjualan & pembelian kebutuhan pribadi.
Menjadi suami memang tidak mudah & sayangnya negara tidak memberi pengarahan yg jelas kepada kesejahteraan keluarga. Negara cuma mengizinkan perkawinan yg tercatat & terbuka tanpa ada proteksi kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan.
Negara seperti Indonesia yg memiliki keberagaman sangat rawan kepada ketidakadilan di dalam keluarga. Indonesia perlu memperhatikan kesejahteraan keluarga hingga dengan memberikan solusi yg terbaik & memudahkan suami. Bahkan memperhatikan keadaan keluarga yg masih utuh dengan memberikan beberapa jaminan yg dapat menyelamatkan perseorangan di dalam keluarga suami.
Suami & istri biasanya saling berselisih & menciptakan anak-anaknya tidak bahagia. perkataan yg muncul dari perkelahian suami & istri tidak jarang untuk meminta perceraian, beberapa mungkin terjadi, namun beberapa tidak terjadi & justru mengakibatkan luka. Padahal hukum agama sudah menjelaskan tentang perkawinan yg adil bagi kaum laki-laki & perempuan tetapi banyak yg tidak memahami cara penggunaan hukum tersebut untuk mendapatkan kesejahteraan. Dengan hukum agama banyak perseorangan yg terombang-ambing sendiri mempelajari ilmunya, bahkan di Indonesia yg memiliki beragam tipe tokoh agama yg memiliki cara pandang yg beragam mengajarkan hukum agama. Hari ini 10:45