byakuya
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 46894
- Sejak
- 25 Jun 2008
- Pesan
- 14.460
- Nilai reaksi
- 288
- Poin
- 83
Kisah pilu para korban gempa bumi di Sumatera Barat seakan tak ada habisnya. Satu keluarga di Kabupaten Padang Pariaman terpaksa tidur di dalam kandang ayam karena rumahnya roboh.
Kisah ini dialami Yarmaini (26), warga Jerong Durian Gadang, Korong Durian Dangka, Nagari Sikucur, Lima Koto Kampung Dalam, Kabupaten Padang Pariaman ini harus tidur di kandang ayam bersama kedua orangtuanya.
"Saya terpaksa tidur di kandang ayam karena rumah saya roboh. Beruntung kandang ayam ini cukup besar, dan kami sekeluarga bisa tidur di bagian atas," ujarnya, Senin (5/10/2009).
Saat kejadian, lanjut dia, kedua orangtuanya tengah berada di Kota Padang. Sedangkan Yarmaini sedang memasak di dalam rumah. "Warga di sini mayoritas rumahnya roboh, tapi beruntung tidak ada yang meninggal," tandas perempuan yang berprofesi sebagai guru matematika tersebut.
Saat ini, di kawasan tersebut sangat dibutuhkan lampu listrik untuk penerangan jalan. Beruntung, pada malam tadi sebuah genset sudah didatangkan pemerintah ke tempat tersebut sehingga bisa digunakan sekalipun kondisinya sangat terbatas.
"Saya beruntung karena kedua orangtua dan sejumlah ayam piaraan keluarga selamat, tetapi kami butuh lampu untuk malam hari karena di sini gelap sekali," pungkasnya.
Kisah ini dialami Yarmaini (26), warga Jerong Durian Gadang, Korong Durian Dangka, Nagari Sikucur, Lima Koto Kampung Dalam, Kabupaten Padang Pariaman ini harus tidur di kandang ayam bersama kedua orangtuanya.
"Saya terpaksa tidur di kandang ayam karena rumah saya roboh. Beruntung kandang ayam ini cukup besar, dan kami sekeluarga bisa tidur di bagian atas," ujarnya, Senin (5/10/2009).
Saat kejadian, lanjut dia, kedua orangtuanya tengah berada di Kota Padang. Sedangkan Yarmaini sedang memasak di dalam rumah. "Warga di sini mayoritas rumahnya roboh, tapi beruntung tidak ada yang meninggal," tandas perempuan yang berprofesi sebagai guru matematika tersebut.
Saat ini, di kawasan tersebut sangat dibutuhkan lampu listrik untuk penerangan jalan. Beruntung, pada malam tadi sebuah genset sudah didatangkan pemerintah ke tempat tersebut sehingga bisa digunakan sekalipun kondisinya sangat terbatas.
"Saya beruntung karena kedua orangtua dan sejumlah ayam piaraan keluarga selamat, tetapi kami butuh lampu untuk malam hari karena di sini gelap sekali," pungkasnya.