Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
Kekayaan tampaknya tak berkaitan dengan kesabaran seseorang. Namun faktanya penelitian terbaru mengungkap bahwa orang kaya cenderung tak sabaran saat mengantri, kecuali jika mereka mengantri untuk makanan yang segar.
Berdasarkan penelitian di Columbia University, kesabaran seseorang dan toleransi yang mereka miliki saat mengantri untuk membeli makanan berkaitan dengan sensitivitas mereka terhadap uang dan harga. Antara lain, keinginan mereka untuk mengantri berkaitan dengan seberapa mahal harga barang tersebut bagi mereka, seperti dilansir oleh Daily Mail (08/10).
Orang kaya biasanya memiliki sensitivitas yang rendah terhadap harga, sementara orang dengan keadaan ekonomi menengah ke bawah cenderung lebih sensitif. Akibatnya, ketika mengantri, orang yang kaya seringkali tak sabaran atau bahkan menghindari antrian. Sementara orang dengan keadaan ekonomi menengah ke bawah lebih sabaran dan bersedia mengantri, meski antrian tersebut cukup panjang.
Meski begitu, diketahui bahwa orang kaya lebih bersedia mengantri ketika mereka membeli makanan segar. Misalkan membeli makanan yang mudah basi atau benda yang dibutuhkan saat itu juga.
Penelitian ini juga menemukan bahwa kebanyakan orang hanya berfokus pada panjangnya antrian dan bukan pada seberapa cepat antrian tersebut bergerak. Bagaimana pendapat kalian tentang hasil penelitian di atas?