• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Optimisme Krisis Eropa Dorong Harga Minyak Naik

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
65DHx.jpg
Harga minyak mentah naik karena ada optimisme bahwa krisis utang Eropa mengendur dan spekulasi bahwa bunk Sentral Amerika Serikat akan mengumumkan stimulasi demi mendorong perekonomiannya.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengantaran Juli naik 76 sen menjadi 84,03 dollar AS per barrel di New York Mercantile Exchange, Selasa (19/6/2012) waktu setempat. Sedangkan, harga minyak Brent untuk penetapan Agustus merosot 29 sen, atau 0,3 persen menjadi 95,76 dollar AS per barrel di ICE Futures Europe exchange, London.

Naiknya harga minyak didorong oleh kondisi Spanyol. Imbal hasil negara Uni Eropa ini berhasil turun setelah Pemerintahnya berhasil menjual bill sesuai dengan target. Menurut keterangan bunk of Spain yang berbasis di Madrid, Spanyol berhasil menjual bill senilai 3,04 miliar euro atau setara 3,8 miliar dollar AS, sementara target hanya 3 miliar euro.

Para kreditur Eropa pun disiapkan untuk memudahkan rencana danang talangan Yunani. "Kapanpun Eropa terlihat sedikit lebih stabil, itu akan membantu pasar," sebut Jason Schenker, Presiden Prestige Economics LLC, di Austin, Texas.

Di sisi lain, bunk Sentral AS sedang melakukan pertemuan pada Selasa dan Rabu waktu setempat, untuk memutuskan apakah stimulus diperlukan demi mendorong perekonomian AS. "Kami mendapatkan keputusan the Fed (bunk Sentral AS) besok dan ada sejumlah antisipasi dari kebijakan akomodatif tambahan," tambah Jason.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.