• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

OJK Terima Ratusan Keluhan Masyarakat terkait MMM

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Iu9zl.jpg
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku mendapatkan ratusan keluhan terkait Arisan berantai Mavrodi Mondial Moneybox atau di Indonesia dipoles menjadi Manusia Membantu Manusia (MMM).

"Ini menjadi tugas OJK karena sangat berpotensi merugikan masyarakat, kita dapat 235 yang menyampaikan keluhan ke OJK, tapi mungkin masih banyak masyarakat lain yang belum melaporkan hal itu," ujar Anggota Dewan Komisionar OJK bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Kusumaningtuti S Soetikno, Kamis (9/4/2015).

Lebih lanjut, kata dia, keluhan masyarakat tersebut didapatkan OJK dari layanin Financial Care Otoritas Jasa Keungan (FCC OJK). Data laporan itu dihimpun sejak tahun 2013 silam hingga tahun tahun 2014.

OJK memperkirakan banyak masyarakat yang sebenarnya mengalami kerugian akibat MMM. Namun sayangnya, masyarakat dinilai masih enggan untuk melaporkan kerugian akibat MMM kepada pihak Kepolisian. Padahal kata dia, apabila ada laporan pengakuan kerugian kepada pihak Kepolisian maka pengelola MMM bisa diseret ke meja hijau.

Sebelumnya, OJK menyatakan bahwa Arisan berantai Mavrodi Mondial Moneybox atau di Indonesia menjadi Manusia Membantu Manusia (MMM) sangatlah berpotensi merugikan masyarakat. OJK pun meminta masyarakat untuk tidak tergiur iming-iming keuntungan dari MMM.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.