• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

OJK Nilai Perbankan Nasional Stabil

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
hwM4g.jpg
Deputi Gubernur bunk Indonesia (BI) sekaligus Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) BI Halim Alamsyah mengatakan selama tahun 2013 tidak ditemukan bunk bermasalah.

Menurutnya, perbankan Indonesia cukup stabil di tengah kondisi ekonomi global yang tertekan. "Kita memiliki rasio NPL terendah dalam sejarah, gross 1,8 persen atau net 0,97 persen. November 2013 LDR mencapai 90,21 persen. Tingkat efisiensi perbankan juga membaik, yakni 75,3 persen," kata dia Jumat (17/1/2014).

Sementara itu, Gubernur BI bunk Indonesia (BI) mengimbau OJK dapat melakukan audit terhadap tingkat kesehatan perbankan tiap tahun. Sebelum beralih ke OJK, BI yang menjalankan fungsi pengawasan perbankan.

BI, saat menjadi pengawas, melakukan audit semacam itu kepada pihak perbankan. "OJK harus melanjutkan apa yang dilakukan oleh BI. Paling tidak setahun sekali atau justru harus dua kali setahun, dinilai tingkat kesehatannya dan GCG-nya (Good Corporate Governance)," kata Agus DW Martowardojo.

Agus menjelaskan, bila dalam audit ditemukan bunk yang tidak menerapkan prinsip GCG dalam operasionalnya sesuai peraturan, Agus meminta OJK dapat menindak bunk tersebut dengan tegas.

"Kalau GCG-nya dinilai tiga atau lebih bawah, maka si pemegang saham mayoritas perlu melakukan penyesuaian sahamnya karena tidak memenuhi syarat GCG-nya," ujar dia.

Terkait hal ini, Agus mengatakan BI akan senantiasa menjalin komunikasi dan koordinasi dengan OJK guna meningkatkan sistem pengawasan.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.