Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
JAKARTA - Kegemukan atau obesitas tidak hanya mempengaruhi penampilan seseorang saja tetapi juga berdampak buruk terhadap kinerja otak. Orang yang obesitas akan mengalami perubahan respon otak terhadap berbagai hal, termasuk sifat, stres dan kecerdasan intelektual.
Berikut 5 perubahan yang terjadi pada otak akibat obesitas, seperti dilansir myhealthnewsdaily, Senin (24/9) antara lain:
1. Obesitas mempengaruhi otak terhadap pilihan makanan
Penelitian menunjukkan bahwa kenaikan berat badan dapat mempengaruhi otak terhadap kesenangan akibat makan makanan berlemak atau tinggi gula. Sehingga seseorang yang menderita kegemukan lebih menginginkan makanan tersebut daripada ketika dirinya sedang dalam keadaan kurus.
iy juga tu gan.... bener bgt tu..
,mang alok obesitas tu pengaruh bgt k otak..jadi males mau ngpa2in..
kayak nyamau nglakuin yang hal kecil menurut orang buat kita kok jadi gde bgt... ribet deh jadinya....