• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Internasional Obati Sendiri Sakitnya, Kepala Pria Ini Berlubang

facebookeb

IndoForum Senior A
No. Urut
210735
Sejak
9 Jan 2013
Pesan
7.471
Nilai reaksi
100
Poin
48
tB8W.jpg
Saat menderita sebuah penyakit berbahaya, banyak orang mempercayakan pengobatan alternatif dibanding memeriksakan diri ke dokter. Ini dilakukan karena pengobatan alternatif biasanya membutuhkan biaya yang jauh lebih murah dibanding dokter meski bahaya yang lebih besar, mengintai mereka.

Ini yang dialami seorang pria asal Australia. Demi mengobati penyakit kanker kulit yang dideritanya, ia menggunakan sebuah salep yang dipercaya dapat menghilangkan rasa sakit.

Seperti dilansir laman Daily Mail, ia pun mempercayakan pengobatan pada salep tersebut selama empat bulan tanpa pernah memeriksakan kondisinya secara medis.

Sayangnya, yang ia peroleh bukan kesembuhan melainkan lubang hitam dan besar di kepalanya. Saat lubang tersebut muncul, barulah pria berusia 55 tahun ini mendatangi rumah sakit di Brisbane.

Dokter di departemen gawat darurat Princess Alexandra di Brisbane terkejut saat pria itu masuk ke rumah sakit pada September tahun lalu. Lubang besar itu terdapat di kening bagian kanan kepalanya. Dokter pun meyakini bahwa pria ini menggunakan obat alternatif yang disebut dengan black salve.

Melihat itu, pihak dokter awalnya berpikir untuk melakukan operasi. Namun akhirnya ia diperbolehkan pulang dengan instruksi pengobatan yang tepat agar lubang dikepalanya dapat sembuh dalam tiga bulan.

Salep yang digunakan sang pria dikenal mengandung sanguinarine yang berasal daribloodroot dan sering dicampur dengan zinc klorida yang bekerja sebagai korosif. Salep tersebut digunakan untuk menghilangkan tahi lalat, bekas luka dan dipercaya juga dapat mengatasi kanker. Namun yang dilakukannya justru menghancurkan jaringan kulit dan meninggalkan bekas luka yang hitam.

Peringatan AS

Black salve populer sejak tahun 1900-an untuk mengobati penyakit kulit. Tetapi Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (Food and Drug Administration/FDA) mengatakan bahwa salep tersebut terdaftar sebagai jenis pengobatan kanker palsu sejak tahun 2004. Namun peringatan itu tidak juga menghentikan penjualan salep tersebut, terutama lewat online.

"Saya pikir itu digunakan jauh lebih sering dari yang kita sadari," ujar dermatologis, Dr Erin McMeniman.

Apalagi menurutnya, pasien cenderung tertutup terhadap lokasi di mana ia mendapatkan salep tersebut. Sehingga, kasus berakhir dengan dermatologis menemukan adanya komplikasi utama. Sebab, salep tersebut tidak mengobati kanker secara memadai dan 12 bulan kemudian, kanker akan tetap tumbuh di bawah bekas luka yang dihasilkan salep tersebut.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.