pananjung
IndoForum Beginner A
- No. Urut
- 148729
- Sejak
- 10 Agt 2011
- Pesan
- 1.273
- Nilai reaksi
- 0
- Poin
- 36
Obat Kanker Serviks
Beberapa tahun belakangan ini, kanker serviks menjadi bahan perbincangan terhangat dan merupakan pembunuh nomor 1 wanita di seluruh dunia. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Di Indonesia, setiap satu jam, satu wanita meninggal karena kanker serviks.
Namun, untuk anda yang mungkin saat ini sedang mengalami bahkan menderita kanker serviks tidak usah khawatir maupun ragu lagi beralih ke obat herbal alami, yaitu Jus Kulit Manggis ******** plus. Karena ini obat alami, maka tentunya aman dan tanpa efek samping.
Apa itu kanker serviks?
Pengertian atau definisi kanker serviks atau kanker leher rahim adalah jenis penyakit kanker yang terjadi pada daerah leher rahim. Tepatnya pada bagian rahim yang terletak di bawah, yang membuka ke arah liang vagina. Biasanya berawal atau bermula dari leher rahim kemudian apabila telah memasuki tahap lanjut, kanker ini bisa menyebar ke organ-organ lain di seluruh tubuh.
Seberapa berbahaya penyakit kanker serviks?
Kanker serviks terbilang sangat berbahaya, bahkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, saat ini penyakit kanker serviks menempati peringkat teratas di antara berbagai jenis kanker yang menyebabkan kematian pada perempuan di dunia. Di Indonesia saja, setiap tahunnya terdeteksi lebih dari 15.000 kasus kanker serviks, dan kira-kira sebanyak 8000 kasus di antaranya berakhir dengan kematian. Masih menurut WHO, Indonesia merupakan negara dengan jumlah penderita kanker serviks yang tertinggi di dunia. Mengapa bisa begitu berbahaya? Pasalnya, kanker serviks muncul seperti musuh dalam selimut. Sulit sekali dideteksi sehingga banyak kasus penyakit leher rahim telah mencapai stadium lanjut.
Apa saja penyebab kanker serviks?
Ada beberapa penyebab munculnya kanker leher rahim. Penyebab utama kanker serviks adalah virus HPV (Human Papilloma Virus). Dilaporkan virus ini memiliki lebih dari 100 tipe, di mana sebagian besar diantaranya tidak berbahaya dan akan lenyap dengan sendirinya. Jenis virus HPV yang menyebabkan kanker serviks dan paling fatal akibatnya adalah virus HPV tipe 16 dan 18. Namun, selain disebabkan oleh virus HPV, sel-sel abnormal pada leher rahim juga bisa tumbuh akibat pengaruh paparan radiasi atau pencemaran bahan kimia yang terjadi dalam jangka waktu cukup lama.
Bagaimana penularannya kanker serviks (virus HPV) ?
Penularan virus HPV bisa terjadi melalui melalui beberapa cara dan yang paling sering adalah melalui hubungan seksual, apalagi yang dilakukan dengan berganti-ganti pasangan. Penularan virus ini dapat terjadi secara transmisi melalui organ genital ke organ genital, dari oral ke genital, maupun secara manual ke genital. Karena itulah penggunaan kondom saat melakukan hubungan intim tidak terlalu berpengaruh mencegah penularan virus HPV. Sebab, tidak hanya menular melalui cairan, nyatanya virus ini bisa berpindah melalui sentuhan kulit.
Apa saja gejala kanker serviks?
Seperti di awal tulisan ini telah kami sebut, pada tahap awal, kanker leher rahim tidak menimbulkan gejala yang mudah diamati. Itu sebabnya, Anda yang sudah aktif secara seksual amat dianjurkan untuk melakukan tes pap smear setiap dua tahun sekali. Adapun gejala fisik serangan penyakit ini pada umumnya hanya dirasakan oleh penderita kanker stadium lanjut, seperti munculnya rasa sakit dan perdarahan saat berhubungan intim (contact bleeding), perdarahan di luar siklus menstruasi, keputihan yang berlebihan dan tidak normal, serta penurunan berat badan secara drastis. Apabila kanker serviks ini sudah menyebar ke panggul, maka penderita akan menderita keluhan nyeri punggung, hambatan dalam berkemih, serta pembesaran ginjal.
Beberapa tahun belakangan ini, kanker serviks menjadi bahan perbincangan terhangat dan merupakan pembunuh nomor 1 wanita di seluruh dunia. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Di Indonesia, setiap satu jam, satu wanita meninggal karena kanker serviks.
Namun, untuk anda yang mungkin saat ini sedang mengalami bahkan menderita kanker serviks tidak usah khawatir maupun ragu lagi beralih ke obat herbal alami, yaitu Jus Kulit Manggis ******** plus. Karena ini obat alami, maka tentunya aman dan tanpa efek samping.
Apa itu kanker serviks?
Pengertian atau definisi kanker serviks atau kanker leher rahim adalah jenis penyakit kanker yang terjadi pada daerah leher rahim. Tepatnya pada bagian rahim yang terletak di bawah, yang membuka ke arah liang vagina. Biasanya berawal atau bermula dari leher rahim kemudian apabila telah memasuki tahap lanjut, kanker ini bisa menyebar ke organ-organ lain di seluruh tubuh.
Seberapa berbahaya penyakit kanker serviks?
Kanker serviks terbilang sangat berbahaya, bahkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, saat ini penyakit kanker serviks menempati peringkat teratas di antara berbagai jenis kanker yang menyebabkan kematian pada perempuan di dunia. Di Indonesia saja, setiap tahunnya terdeteksi lebih dari 15.000 kasus kanker serviks, dan kira-kira sebanyak 8000 kasus di antaranya berakhir dengan kematian. Masih menurut WHO, Indonesia merupakan negara dengan jumlah penderita kanker serviks yang tertinggi di dunia. Mengapa bisa begitu berbahaya? Pasalnya, kanker serviks muncul seperti musuh dalam selimut. Sulit sekali dideteksi sehingga banyak kasus penyakit leher rahim telah mencapai stadium lanjut.
Apa saja penyebab kanker serviks?
Ada beberapa penyebab munculnya kanker leher rahim. Penyebab utama kanker serviks adalah virus HPV (Human Papilloma Virus). Dilaporkan virus ini memiliki lebih dari 100 tipe, di mana sebagian besar diantaranya tidak berbahaya dan akan lenyap dengan sendirinya. Jenis virus HPV yang menyebabkan kanker serviks dan paling fatal akibatnya adalah virus HPV tipe 16 dan 18. Namun, selain disebabkan oleh virus HPV, sel-sel abnormal pada leher rahim juga bisa tumbuh akibat pengaruh paparan radiasi atau pencemaran bahan kimia yang terjadi dalam jangka waktu cukup lama.
Bagaimana penularannya kanker serviks (virus HPV) ?
Penularan virus HPV bisa terjadi melalui melalui beberapa cara dan yang paling sering adalah melalui hubungan seksual, apalagi yang dilakukan dengan berganti-ganti pasangan. Penularan virus ini dapat terjadi secara transmisi melalui organ genital ke organ genital, dari oral ke genital, maupun secara manual ke genital. Karena itulah penggunaan kondom saat melakukan hubungan intim tidak terlalu berpengaruh mencegah penularan virus HPV. Sebab, tidak hanya menular melalui cairan, nyatanya virus ini bisa berpindah melalui sentuhan kulit.
Apa saja gejala kanker serviks?
Seperti di awal tulisan ini telah kami sebut, pada tahap awal, kanker leher rahim tidak menimbulkan gejala yang mudah diamati. Itu sebabnya, Anda yang sudah aktif secara seksual amat dianjurkan untuk melakukan tes pap smear setiap dua tahun sekali. Adapun gejala fisik serangan penyakit ini pada umumnya hanya dirasakan oleh penderita kanker stadium lanjut, seperti munculnya rasa sakit dan perdarahan saat berhubungan intim (contact bleeding), perdarahan di luar siklus menstruasi, keputihan yang berlebihan dan tidak normal, serta penurunan berat badan secara drastis. Apabila kanker serviks ini sudah menyebar ke panggul, maka penderita akan menderita keluhan nyeri punggung, hambatan dalam berkemih, serta pembesaran ginjal.