apar suparjo
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 112737
- Sejak
- 11 Jan 2011
- Pesan
- 9.270
- Nilai reaksi
- 0
- Poin
- 36
obat herbal ******** plus sembuhkan penyakit stroke
Gamat Akhiri Derita Stroke
Kisah Nyata – Majalah Trubus Edisi: Minggu, 02 Juli 2006 17:27:04, Reportase Malaysia
Tiga puluh hari sudah tubuh Lis Rudiyan terbujur di ruang intensive Care Unit (ICU) sebuah rumah sakit besar di Semarang, Jawa Tengah. Ia koma. Stroke pendarahan akibat hipertensi –tekanan darahnya 200/120 mmHg– memaksa perempuan 42 tahun itu opname hingga 1,5 bulan. Begitu tangan mampu bergerak, Lis dipindahkan dari ruang ICU ke bangsal. Di ruang itulah adiknya, diam-diam memberikan ekstak teripang dengan gastric tube, semacam selang yang dimasukkan ke lubang hidung lalu ke lambung. Adiknya, Ade Nurmaya, yang kebetulan dokter tahu betul risiko stroke pendarahan.
Pasien stroke pendarahan kemungkinan hidup cuma 5%, ujar dr Ade Nurmaya yang berpraktek di Getasan, Salatiga, kira-kira 1,5 jam perjalanan dari Semarang. Tanpa sepengetahuan dokter yang merawat, Ade memberikan 1 sendok makan esktrak teripang 3 kali sehari kepada Lis. Ekstrak itu rutin diberikan sejam sebelum jadwal makan. Mengapa Ade Nurmaya memberikan ekstrak teripang? Jangan sampai kakak sembuh, tetapi daya pikir menurun. Lumpuh akibat stroke masih bisa disembuhkan. Namun, kalau ingatan yang rusak sulit dipulihkan. Saya juga ingin membuktikan apa benar teripang bisa menyembuhkan stroke seperti ditulis Trubus? ujar perempuan 38 tahun itu.
Pada edisi Maret 2006 majalah Anda memang menulis khasiat teripang, antara lain menyembuhkan stroke. Beberapa pekan setelah diberi ekstrak teripang, Lis siuman. Kebahagiaan keluarga besarnya membuncah. Yang lebih menggembirakan ingatannya seperti semula, tak berkurang sedikit pun. Pernah temannya bezuk, karyawan PT Taspen Semarang itu ingat persis sisa cuti. Kemampuan bicaranya juga bagus, ujar dokter alumnus Universitas Diponegoro itu.


info pemesanan klik di cara pemesanan.
Gamat Akhiri Derita Stroke
Kisah Nyata – Majalah Trubus Edisi: Minggu, 02 Juli 2006 17:27:04, Reportase Malaysia
Tiga puluh hari sudah tubuh Lis Rudiyan terbujur di ruang intensive Care Unit (ICU) sebuah rumah sakit besar di Semarang, Jawa Tengah. Ia koma. Stroke pendarahan akibat hipertensi –tekanan darahnya 200/120 mmHg– memaksa perempuan 42 tahun itu opname hingga 1,5 bulan. Begitu tangan mampu bergerak, Lis dipindahkan dari ruang ICU ke bangsal. Di ruang itulah adiknya, diam-diam memberikan ekstak teripang dengan gastric tube, semacam selang yang dimasukkan ke lubang hidung lalu ke lambung. Adiknya, Ade Nurmaya, yang kebetulan dokter tahu betul risiko stroke pendarahan.
Pasien stroke pendarahan kemungkinan hidup cuma 5%, ujar dr Ade Nurmaya yang berpraktek di Getasan, Salatiga, kira-kira 1,5 jam perjalanan dari Semarang. Tanpa sepengetahuan dokter yang merawat, Ade memberikan 1 sendok makan esktrak teripang 3 kali sehari kepada Lis. Ekstrak itu rutin diberikan sejam sebelum jadwal makan. Mengapa Ade Nurmaya memberikan ekstrak teripang? Jangan sampai kakak sembuh, tetapi daya pikir menurun. Lumpuh akibat stroke masih bisa disembuhkan. Namun, kalau ingatan yang rusak sulit dipulihkan. Saya juga ingin membuktikan apa benar teripang bisa menyembuhkan stroke seperti ditulis Trubus? ujar perempuan 38 tahun itu.
Pada edisi Maret 2006 majalah Anda memang menulis khasiat teripang, antara lain menyembuhkan stroke. Beberapa pekan setelah diberi ekstrak teripang, Lis siuman. Kebahagiaan keluarga besarnya membuncah. Yang lebih menggembirakan ingatannya seperti semula, tak berkurang sedikit pun. Pernah temannya bezuk, karyawan PT Taspen Semarang itu ingat persis sisa cuti. Kemampuan bicaranya juga bagus, ujar dokter alumnus Universitas Diponegoro itu.



info pemesanan klik di cara pemesanan.
