• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Obama Menang, Sentimen Ras Meningkat

roughtorer

IndoForum Senior A
No. Urut
44416
Sejak
24 Mei 2008
Pesan
6.755
Nilai reaksi
175
Poin
63
Kamis, 20 November 2008 | 06:25 WIB
LOS ANGELES, RABU--Kemenangan historis Barack Obama sebagai presiden AS kulit hitam pertama telah menuntun pada meningkatnya kejahatan dan perusakan bernuansa rasial di seantero AS.

Pasangan di Pennsylvania bangun pagi dan menemukan sisa- sisa salib terbakar di halaman rumah mereka. Sejumlah mobil dan garasi di California ditandai dengan swastika dan kata-kata ”Kembali ke Afrika”. Boneka hitam digantung di tali di Maine. Anak-anak di Idaho menyanyikan ”Bunuh Obama” di dalam bus sekolah mereka.

Itu hanya beberapa insiden bernuansa rasial dari ratusan insiden sejenis yang dilaporkan saksi mata dan korban. ”Sejak penutupan pekan kampanye dan setelahnya, kami melihat serangan balik kalangan kulit putih yang nyata dan signifikan, dan saya kira semakin buruk,” kata Mark Potok, Direktur Southern Poverty Law Center, Rabu (19/11).

Meningkatnya imigran nonkulit putih—perkiraan oleh Biro Sensus AS bahwa kulit putih akan kehilangan mayoritas tahun 2040—dan meningkatnya angka pengangguran turut menciptakan iklim yang mendukung kebencian kelompok.

”Di atas semua itu adalah ide bahwa seorang laki-laki kulit hitam berada di Gedung Putih. Kalangan kulit putih dalam jumlah signifikan merasa mereka kehilangan segalanya dan merasa bahwa negara yang dibangun leluhur mereka telah dicuri,” ujar Potok.

Brian Levin dari Pusat Studi Kebencian dan Ekstremisme di California State University juga mengatakan, kejahatan rasial tampaknya memperlihatkan kecenderungan akan berlangsung lama.

”Saya tidak memiliki angka pasti, tetapi kenaikan signifikan dalam kejahatan rasial sejak periode pemilu hingga sekarang,” lanjutnya.

Bagi kelompok pendukung supremasi kulit putih, kata Levin, kehadiran Obama bagaikan kiamat yang datang sebagaimana skenario dalam ideologi yang mereka anut.

Jaksa agung

Dari lanjutan pembentukan pemerintahan transisi, Obama dilaporkan menginginkan pengacara Washington, Eric Holder (57), sebagai jaksa agung. Holder, putra imigran asal Barbados, akan menjadi jaksa agung kulit hitam pertama.

Holder, yang bertemu Obama empat tahun lalu, ikut memimpin tim yang memilih Senator Delaware Joe Biden sebagai pasangan Obama. Sepanjang kariernya sebagai hakim, jaksa, dan pengacara bagi firma hukum Covington&Burling yang prestisius, independensi Holder jarang dipertanyakan.
 
koQ amerika,negara yg demokrasiny tinggi, msh mempermasalahkan ras sich ampe jaman skrng???

tpi mmng wajar klo sm obama soalny dy mmng presiden pertama yg berkulit hitam...
 
^
^
^
^
^
karena peristiwa di WTC 11 sep mungkin /?
 
rasisme tidak pernah bisa hilang sepenuhnya dimanapun...
 
yah rasis
memang susah kok.. kayak di youtube tuh banyak banget yang rasis :D
 
Teryata sama aja dengan di Indonesia, gw rasa kita juga ga perlu mengomentari negara orang...
dia jelek atau bagus tak adap pengaruh bagi kita....
yg penting kita sendiri berupaya lebih demokratis
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.