• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Obama dan Bunga Mawar di Istana Merdeka

roughtorer

IndoForum Senior A
No. Urut
44416
Sejak
24 Mei 2008
Pesan
6.755
Nilai reaksi
175
Poin
63
Rabu, 5 November 2008 | 15:31 WIB

PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono terlihat sumringah di depan sorot lampu kamera dan podium Garuda di Ruang Credential Istana Merdeka. Pipinya menyala terpapar lampu kamera. Terpilihnya Barack Obama dalam Pemilu Presiden AS mengalahkan McCain membuat kegembiraan itu muncul.

Persiapan sejak pagi untuk jumpa pers pun telah dilakukan dengan sempurna. Aparat Biro Pers Istana Kepresidenan dikumpulkan. Teleprompter yang lama tidak dipakai dikeluarkan dari gudang oleh empat orang petugas.

Presiden SBY menyampaikan jumpa persnya dalam dua bahasa, Indonesia pertama-tama dan Inggris menyusulinya. Telepromter difungsikan ketika Presiden membacakan ucapan selamat kepada Obama dalam bahasa Inggris. Rinci ucapan selamatnya sudah dimuat di mana-mana. Di Kompas.com misalnya. Intinya, Indonesia mengharapkan kerja sama yang lebih konstruktif dan adil.

Nah, di antara jeda waktu jumpa pers berbahasa Indonesia dan Inggris itu, banyak kejadian lucu yang menyegarkan. Presiden yang sangat peduli dengan hal-hal detail memperhatikan masalah kata demi kata yang ada di telepromter. Soal siapa yang jongkok di depannya dan soal rangkaian bunga di podium Garuda.

Soal rangkaian bunga yang akhirnya disingkirkan dari podium Garuda, Presiden lantas bernyanyi, ... Oh bunga mawar.... Nyanyian satu kalimat itu membuat semua wartawan tertawa. Presiden pun ikut tertawa dan berjanji akan lebih banyak bernyanyi jika krisis keuangan global telah berlalu. "Nanti saya akan banyak bernyanyi setelah krisis keuangan berlalu," ujarnya dengan riang gembira.

Terima kasih kepada Obama yang menebarkan harapan dan kegembiraan di mana-mana, termasuk di Istana Merdeka. Presiden SBY sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat pantas bersuka ria. Emang ada hubungannya?
 
berharap sama obama? indonesia bisa mandiri dari cengkraman imprealis global.Indonesia Harus bisa mandiri jangan tergantung ama Amerika. yg mencaplok seluruh kekayaan alam Kita, seperti tambang minyak,tambang emans,gas dll. memang indonesia ini negeri Pecundang.
INilah Negeri kita, negerinya kelam tiada berbintang. dari derita dan derita terus menderita.

Long Live Khilafah. sebuah sistem yg akan memanusiakan manusia, sebuah sistem universal untuk umat manusia.

Khilafah The matter of Time
 
tapi emank bener ya.. dengan terpilihnya barack obama kebanyakan negara seneng hehehe
 
Lebih bagus dikatakan angin segar dibandingkan bunga ya...
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.