al_hudzaifah
IndoForum Junior A
- No. Urut
- 18915
- Sejak
- 16 Jul 2007
- Pesan
- 3.389
- Nilai reaksi
- 60
- Poin
- 48
Nokia Berupaya Pangkas Biaya Pengembangan Ponsel
21 Desember 2008
Nokia mengeluarkan investasi untuk mengembangkan pendekatan modular dalam produksi hansdset. Upaya ini akan memotong biaya pengembangan ponsel hingga 99%. Selama ini untuk menghasilkan satu ponsel harus melewati proses yang sangat mahal. Untuk penelitian, uji coba, pengembangan, hingga produksi, Nokia harus mengeluarkan hingga US$220 juta.
Nokia ingin mengubah hal itu, melalui proses yang disebut network on terminal architecture (NoTA) semacam pendekatan per modul untuk membuat sebuah ponsel. Nokia memperkirakan NoTA dapat mengurangi waktu pengembangan hingga dua pertiga dan memotong seluruh biaya hingga 99%.
Nokia bekerjasama dengan NXP Semiconductor agar proses ini menjadi nyata. NoTA mengubah proses pembuatan handset dari beragam arsitektur menjadi sistem per modul.
Ponsel tidak hanya difokuskan pada mesin tunggal, tapi melalui subsistem jaringan yang melakukan tugas spesifik seperti multimedia atau konektivitas. Modul ini akan bekerjasama dalam keseluruhan arsitektur melalui simpul layanin berdasarkan standar terbuka OpenMax dan Open Vg.
NoTA juga akan mempercepat waktu persiapan produk ke pasaran, skabilitas lebih tinggi, serta integrasi yang lebih mudah dari fitur baru. Belum ada indikasi cara kerja seperti ini akan menjadi mainstream, tapi NoTA dilaporkan menarik perhatian dari pabrikan di Jepang.
Sumber: INILAH.COM