Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Belajar dari masa lalu, kenapa perang sering ada disetiap era disetiap masa.
Entah atas nama perebutan kekuasaan, motif idelogi, isu agama, ras, nasionalisme, perebutan wilayah & sumber daya alam & sebagainya
Lahir nya PBB sebagai berkumpul nya bangsa bangsa yg menyepakati perdamaian. Sebagai benteng untuk tidak terjadi perang. Rupanya tidak berjalan mulus. Perang masih terjadi.
Apa yg salah?
Dimana salah nya?
Manusia sebagai mahluk emosinal walaupun juga sebagai rasinoal. Keputusan kita sebagai mahluk emosional ini lah yg menciptakan keputusan kita kadang gak rasional
Sejauh mana peran HAM efektivitas nya untuk mengehentikan perang?
Saya rasa konsep HAM & dan lembaga PBB harus mulai berbenah lagi soal ini
Mungkin kedepan PBB harus menciptakan idiologi tunggal & masukan idiologi itu ke kurikulum kurikulum sekolah seluruh negara. Dan diwajibkan idelogi tinggal itu sebagai ritual wajib bagi seluruh keluarga untuk diajarkan kepada anak anak nya.
Apa bentuk ideologi itu?
Toleransi & perdamaian
Supaya ketika generasi ini lahir. Lahir generasi baru yg dapat mengaplikasikan konsep toleransi & perdamaian secara sempurna. Ketika generasi cucu kita nanti doktrin toleransi & perdamaian ini melekat & jadi bukti diri bersama. Mereka walaupun hidup beda suku, agama, ras, budaya, politik, ideologi, negara mereka akan meng aplikasikan konsep ini dengan sempurna. Mereka akan paham artinya toleransi & perdamianan itu harus duduk bersama mengesampingkan egoisme. Walaupun gak dipungkiri kekuatan setiap orang berbeda beda, status sosial setiap orang pasti berbeda beda, & sebagainya. Tapi ketika mereka dihadapkan opsi untuk mengpakai kekuatan ini menindas orang lain mereka akan mikir dua kali oleh doktrin toleransi ini.
Saya rasa mungkin generasi ini manusia paling bahagia di muka bumi. Dia berbelas kasih dengan siapapun atas nama kemanusiaan bukan lagi atas nama bukti diri agama, ras, ideologi & sebagainya
Perlu diakui DNA kita pasti mengalir DNA perang yg dialirkan dari nenek moyang kita. Cara menghapus DNA ini maka bombardir masukan doktrin tentang kebersamaan, toleransi, perdamiaan. Hapus buku sejarah tentang perang & peperangan.
Saat nya kita hidup dibumi bergandengan tangan. Saling membantu, saling mensayang kasihi atas nama kemanusiaan.. dengan begitu bumi damai kondusif sentosa & sejahtera
Walaupun ini konsep kaya mimpi disiang bolong. Tapi mudah mudahan dapat memberikan sedikit efek positif dibalik ramai nya perang RUSIA - UKRANIA
Hari ini 02:34