Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika (USD) masih saja terus melemah. Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar Rupiah sudah menyentuh angka Rp 14,014 per USD pada pukul 09.50 WIB.
Head of Research NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada dalam risetnya mengatakan, sebenarnya laju USD kini mengalami pelemahan seiring keragu-raguan pelaku pasar terhadap kemungkinan The Fed akan menaikkan suku bunganya di September 2015. Akan tetapi, hal tersebut tidak cukup untuk membuat laju Rupiah menguat.
"Justru kami melihat laju Rupiah kian terbenam dalam laut merah. Harapan akan dapat melambatnya pelemahan Rupiah pun tak terjadi seiring dengan tak kunjung meredanya pelemahan Rupiah," kata Reza di Jakarta, Senin (24/8).
Menurutnya, belum adanya sentimen positif yang dapat dijadikan amunisi bagi Rupiah untuk menguat membuat laju Rupiah terus melemah meski laju USD juga sedang melemah.
"Bahkan adanya rilis tujuh kebijakan BI terkait upaya menahan pelemahan nilai tukar Rupiah yang kami nilai cukup baik, ternyata hanya dianggap angin berlalu oleh pelaku pasar," tutupnya.