Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 14.335
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Nicolas Jover & peran pentingnya di balik set piece Arsenal.
Pelatih Arsenal Mikel Arteta menyelamati William Saliba, Declan Rice, & Gabriel Martinelli usai pertandingan Liga Champions melawan Sporting CP di Stadion Jeose Alvalade di Lisbon, pada 26 November 2024. (Photo by PATRICIA DE MELO MOREIRA / AFP) (AFP/PATRICIA DE MELO MOREIRA)
Jakarta (ANTARA) - Arsenal lagi-lagi memungut kemenangan dari keadaan bola mati atau set piece, dengan mengalahkan Manchester United 0-2 ketika kedua regu bersua Kamis dini hari WIB tadi dalam pertandingan Liga Inggris.
Kedua gol Arsenal ke gawang MU berawal dari tendangan sudut.
Liga Inggris mencatat, Arsenal sudah mencetak 41 gol dari sepak pojok dalam lomba tersebut sejak musim panas 2021 hingga kini. Tidak ada klub lain di Inggris yg bahkan mendekati jumlah itu dalam kurun waktu yg sama.
Ketajaman Arsenal dalam memanfaatkan bola mati tidak lepas dari keputusan mereka merekrut Nicolas Jover, pria kelahiran Jerman dengan profesi yg jarang terdengar di dunia sepak bola, yaitu pelatih set piece.
Jover didatangkan ke Arsenal atas permintaan spesifik pelatih "Meriam London", Mikel Arteta, pada 2021.
Perkenalan Arteta dengan Jover terjadi di Manchester City pada 2019. Kala itu, Arteta yg masih asisten pelatih Josep "Pep" Guardiola merekomendasikan Jover kepada City.
Arteta takjub dengan polesan Jover di Brentford pada periode 2016-2019. Brentford, yg saat itu masih di Divisi Championship, memiliki catatan gol yg hebat dari bola mati selama ditangani Jover, tak tanggung-tanggung 46 gol.
Pada Juli 2019, Jover pun bergabung dengan Manchester City.
Walau kebersamaan dengan Arteta di City cuma sebentar karena juru strategi asal Spanyol itu hijrah ke Arsenal untuk jadi pelatih kepala, Jover tetap memperlihatkan performa menawan sebagai arsitek bola mati.
Selama 2019-2021 di Manchester City, Jover meningkatkan jumlah gol "The Citizens" dari set piece.
Berita diatas dikutip dari internet, jika Nicolas Jover & peran pentingnya di balik set piece Arsenal adalah spam, mohon beritahu kami.
Jakarta (ANTARA) - Arsenal lagi-lagi memungut kemenangan dari keadaan bola mati atau set piece, dengan mengalahkan Manchester United 0-2 ketika kedua regu bersua Kamis dini hari WIB tadi dalam pertandingan Liga Inggris.
Kedua gol Arsenal ke gawang MU berawal dari tendangan sudut.
Liga Inggris mencatat, Arsenal sudah mencetak 41 gol dari sepak pojok dalam lomba tersebut sejak musim panas 2021 hingga kini. Tidak ada klub lain di Inggris yg bahkan mendekati jumlah itu dalam kurun waktu yg sama.
Ketajaman Arsenal dalam memanfaatkan bola mati tidak lepas dari keputusan mereka merekrut Nicolas Jover, pria kelahiran Jerman dengan profesi yg jarang terdengar di dunia sepak bola, yaitu pelatih set piece.
Jover didatangkan ke Arsenal atas permintaan spesifik pelatih "Meriam London", Mikel Arteta, pada 2021.
Perkenalan Arteta dengan Jover terjadi di Manchester City pada 2019. Kala itu, Arteta yg masih asisten pelatih Josep "Pep" Guardiola merekomendasikan Jover kepada City.
Arteta takjub dengan polesan Jover di Brentford pada periode 2016-2019. Brentford, yg saat itu masih di Divisi Championship, memiliki catatan gol yg hebat dari bola mati selama ditangani Jover, tak tanggung-tanggung 46 gol.
Pada Juli 2019, Jover pun bergabung dengan Manchester City.
Walau kebersamaan dengan Arteta di City cuma sebentar karena juru strategi asal Spanyol itu hijrah ke Arsenal untuk jadi pelatih kepala, Jover tetap memperlihatkan performa menawan sebagai arsitek bola mati.
Selama 2019-2021 di Manchester City, Jover meningkatkan jumlah gol "The Citizens" dari set piece.
Berita diatas dikutip dari internet, jika Nicolas Jover & peran pentingnya di balik set piece Arsenal adalah spam, mohon beritahu kami.