• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Ngulik Jenis Makanan Pencetus Alergi

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
AQyb9.jpg


Jenis & Gejala Alergi

Kata alergi berasal dari bahasa yunani yaitu Allon dan Argon. Artinya sesuatu yang menyimpang, atau reaksi tidak normal (berlebihan) terhadap suatu zat dari luar. Pada keadaan orang normal ketika ia makan atau minum obat tertentu tidak terjadi gejala apapun, tetapi pada orang yang memiliki alergi akan bereaksi menimbulkan suatu gejala yang disebut penyakit alergi.

Penyakit alergi bermacam-macam bergantung jenisnya. Untuk alergi di kulit gejalanya disebut urtikaria/biduran, eksim atau dermatis atopik. Kemudian di saluran cerna ditandai dengan muntah atau diare, pada saluran pernapasan mulai dari hidung sampai saluran dalam dapat terjadi gejala rinitis alergi, sinusitis, dan asma, termasuk mata juga bisa terkena.

Pada dasarnya semua organ tubuh bisa terkena alergi bahkan susuanan saraf juga bisa contohnya timbul vertigo, ditandai anak-anak akan merasakan pusing yang tidak jelas. Adapun gejala yang hampir selalu muncul beberapa menit setelah makan, di antaranya mual, muntah, diare, gatal (tenggorokan, mulut, mata, kulit, dan telinga), bibir bengkak, ruam merah (bintik atau bentol besar seperti eksim), tenggorokan tersumbat (sulit menelan atau bernapas), lidah bengkak dan memenuhi mulut. Gejala yang lebih berat, seperti dada sakit, pusing, wajah pucat atau membiru, denyut nadi melemah dan kehilangan kesadaran.

Faktor Penyebab

Perlu diketahui, alergi yang dialami anak disebabkan oleh 2 faktor yaitu genetik – diturunkan dari orangtua kepada anak - dan lingkungan – pencetus yang menyertainya. Kedua faktor tersebut berperan sama kuatnya. Misalnya ayah mengidap asma, ibu mempunyai eksim belum tentu anaknya akan terkena alergi yang sama. Selama tidak ada pencetusnya maka alergi tidak akan muncul. Tapi jika tidak ada riwayat alergi dalam keluarga ternyata alergi tetap muncul, mungkin orangtuanya hanya pembawa sifat alergi tersebut.

Pada dasarnya semua jenis makanan dapat menimbulkan alergi. Hanya saja derajat alergisitasnya (kekuatan menimbulkan alergi) berbeda-beda. Misalnya bayi lebih mudah terkena alergi susu sapi dibanding gandum atau makanan lain, lalu ikan laut lebih memberikan efek alergi dibanding ayam atau daging. Bahkan ada yang alergi nasi walaupun jumlahnya sangat sedikit. Dilihat dari kekuatannya menimbulkan alergi, ada yang hiperalergenik dan ada juga hipoalergenik.

Jenis Makanan Pemicu Alergi

Berikut adalah empat jenis makanan yang paling sering menimbulkan alergi pada balita, di antaranya:


- Susu sapi. Pada susu sapi terdapat protein whey dan casein yang menimbulkan alergi. Jenis protein yang paling sering dari whey adalah betalaktoglobulin.

- Telur. Terdapat protein yang bisa menimbulkan alergi yaitu ovalbumin.

- Kacang tanah. Mengandung protein arachin dan conarachin yang dapat menyebabkan alergi.

- Seafood/hidangan laut misalnya, ikan laut. Ikan laut banyak mengandung histidin yaitu bahan pembentuk histamin.​

Selain makanan di atas, ada beberapa orang yang memang tidak tahan atau mengalami alergi bila mengonsumsi makanan seperti kerang, kedelai (mengandung protein glisin), kacang-kacangan seperti kacang hijau dan kacang merah, nasi, buah dan sayuran. Tapi angka kejadiannya sangat sedikit (jarang ditemui). Di Indonesia kedelai jarang menimbulkan alergi. Oleh karena itu susu kedelai sangat cocok untuk anak-anak. Dengan catatan susu kedelai tersebut sudah diformulasi (formula kedelai /soya), bukan susu kedelai yang masih murni.

Pada sayuran, yang sering dilaporkan adalah tomat yang mengandung lactin. Kalau pun ada balita yang alergi buah tertentu mungkin saja buah tersebut mengandung sejenis protein yang menyebabkan alergi. Tapi sampai saat ini belum ada penjelasan detil mengenai kandungan pada buah dan sayur yang dapat menyebabkan alergi.

Intinya, pada balita semua makanan bisa saja menyebabkan alergi tapi yang paling sering kasusnya adalah empat jenis makanan di atas.

Makanan Pengganti

Moms juga tidak perlu khawatir karena biasanya pada usia 1 - 3 tahun gejala alergi si kecil akan hilang seiring dengan pertambahan usia dan sejalan dengan maturitas (kematangan) saluran cerna. Kalau saluran cernanya bagus maka akan mencerna makanan dengan baik.

Untuk anak-anak yang memiliki bakat alergi, sebaiknya ganti makanan yang memicu alergi tersebut dengan makanan pengganti yang lebih aman dikonsumsi tapi mempunyai nilai gizi yang sama (setara). Jika si kecil alergi ikan laut boleh diganti dengan ikan air tawar, tapi kalau alergi masih timbul juga ganti dengan protein hewani lainnya misalnya daging atau ayam. Untuk anak-anak yang alergi buah misalnya rambutan atau nangka, dapat diganti dengan jenis buah yang lain. Sama halnya untuk yang alergi tomat, ganti dengan jenis sayuran lainnya. Indonesia kaya akan buah dan sayuran, jadi tak sulit mencari makanan penggantinya.
 
nice share bro. jadi mengerti banyak tentang alergi
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.