Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Apa yg kita suka? mungkin saja banyak. Begitu juga dengan hal yg tak disuka pun mungkin banyak. Suka & benci pasti ada di setiap orang & rasa suka maupun benci tiap orang memang tak sering sama. Dalam keseharian kita mungkin tak jarang kita ngefans pada sesuatu atupun melihat orang yg ngefans pada sesuatu entah itu orang ataupun sebagainya. Ngefans pada sesuatu hal itu memang wajar karena naluriah setiap orang pasti menyukai pada sesuatu hal.
Credit : domedee.com
Menyukai sesuatu atau ngefans memang tak dapat dicerna oleh logika karena itu berkaitan dengan perasaan, setiap orang pastinya punya sosok yg dikagumi & juga dibenci dalam hidup. Perbedaan pandangan entah itu politik & lain sebagainya menciptakan setiap orang memiliki berbagai versi dalam mengagumi maupun membenci seseorang. Banyak hal yg dikagumi hingga ujungnya ngefans pada sesuatu hal entah itu tokoh hiburan, tokoh politik & tokoh-tokoh lainnya yg memiliki pengaruh dalam kehidupan.
Ngefans itu Memang wajar, namun apabila sudah berlebihan tentunya itu tidak baik. Banyak orang yg terlalu ngefans dengan seseorang hingga tak jarang membela mati-matian idolanya padahal idolanya tersebut jelas-jelas mengerjakan kesalahan. Karena ngefans yg berlebihan inilah tak jarang tak dapat membedakan mana yg benar & juga mana yg salah. Sehingga bahayanya saat idolanya salah pun masih saja di bela-bela & merasa dirinya & idola berada di pihak yg benar.
Ngefanslah yg sewajarnya saja, memang setiap orang punya kesukaan tersendiri pada sesuatu hal namun bukan berarti ngefans secara berlebihan. Sertakan juga logika saat kita suka pada sesuatu hal, Idola bukan berarti sosok yg sempurna. Idola juga pasti ada sisi benar & juga sisi salahnya. Untuk itulah ngefans yg sewajarnya saja tanpa cuma melihat sisi baik seorang idola semata.
Jangan terlalu memuja sosok idola karena belum tentu yg jadi idola tersebut peduli pada kita, tak perlu ngefans mati-matian akan sesuatu hal. Sukailah sesuatu dengan sewajarnya saja karena terlalu mengelu-elukan idola bukanlah sikap yg bijak. Ditengah banyaknya idola-idola masa kini dari berbagai tokoh tentunya harus menjadikan kita merenung sejenak setiap tokoh-tokoh masa kini yg tak lepas dari benar atau salah.
Credit : djmag.com
Apapun bentuk idolanya tak perlu mati-matian dalam membela, ngefans tanpa melibatkan logika cuma menciptakan sayang buta akan sesuatu hal. Masih mencoba untuk ngefans secara berlebihan? mulai sekarang kalau masih begitu maka ubahlah paradigma kita untuk melihat setiap sudut pandang idola dari berbagai sisi kacamata orang-orang. Sosok yg jadi idola bukan sosok yg sempurna, bijaklah dalam ngefans supaya tidak terjebak pada sayang buta yg tak dapat membedakan mana yg baik & mana yg buruk. Demikian tulisan ane kali ini, bagaimana pendapat agan & sista? silahkan hinggakan di kolom komentar & hingga jumpa di tulisan selanjutnya.
Sumber : Opini Pribadi & Inspirasi Kehidupan
Sumber gambar via google images Hari ini 20:21
Credit : domedee.com
Menyukai sesuatu atau ngefans memang tak dapat dicerna oleh logika karena itu berkaitan dengan perasaan, setiap orang pastinya punya sosok yg dikagumi & juga dibenci dalam hidup. Perbedaan pandangan entah itu politik & lain sebagainya menciptakan setiap orang memiliki berbagai versi dalam mengagumi maupun membenci seseorang. Banyak hal yg dikagumi hingga ujungnya ngefans pada sesuatu hal entah itu tokoh hiburan, tokoh politik & tokoh-tokoh lainnya yg memiliki pengaruh dalam kehidupan.
Ngefans itu Memang wajar, namun apabila sudah berlebihan tentunya itu tidak baik. Banyak orang yg terlalu ngefans dengan seseorang hingga tak jarang membela mati-matian idolanya padahal idolanya tersebut jelas-jelas mengerjakan kesalahan. Karena ngefans yg berlebihan inilah tak jarang tak dapat membedakan mana yg benar & juga mana yg salah. Sehingga bahayanya saat idolanya salah pun masih saja di bela-bela & merasa dirinya & idola berada di pihak yg benar.
Ngefanslah yg sewajarnya saja, memang setiap orang punya kesukaan tersendiri pada sesuatu hal namun bukan berarti ngefans secara berlebihan. Sertakan juga logika saat kita suka pada sesuatu hal, Idola bukan berarti sosok yg sempurna. Idola juga pasti ada sisi benar & juga sisi salahnya. Untuk itulah ngefans yg sewajarnya saja tanpa cuma melihat sisi baik seorang idola semata.
Jangan terlalu memuja sosok idola karena belum tentu yg jadi idola tersebut peduli pada kita, tak perlu ngefans mati-matian akan sesuatu hal. Sukailah sesuatu dengan sewajarnya saja karena terlalu mengelu-elukan idola bukanlah sikap yg bijak. Ditengah banyaknya idola-idola masa kini dari berbagai tokoh tentunya harus menjadikan kita merenung sejenak setiap tokoh-tokoh masa kini yg tak lepas dari benar atau salah.
Credit : djmag.com
Apapun bentuk idolanya tak perlu mati-matian dalam membela, ngefans tanpa melibatkan logika cuma menciptakan sayang buta akan sesuatu hal. Masih mencoba untuk ngefans secara berlebihan? mulai sekarang kalau masih begitu maka ubahlah paradigma kita untuk melihat setiap sudut pandang idola dari berbagai sisi kacamata orang-orang. Sosok yg jadi idola bukan sosok yg sempurna, bijaklah dalam ngefans supaya tidak terjebak pada sayang buta yg tak dapat membedakan mana yg baik & mana yg buruk. Demikian tulisan ane kali ini, bagaimana pendapat agan & sista? silahkan hinggakan di kolom komentar & hingga jumpa di tulisan selanjutnya.
Sumber : Opini Pribadi & Inspirasi Kehidupan
Sumber gambar via google images Hari ini 20:21