Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Para guru harus siap mengubah sistem model belajar di kelas apabila new normal atau era kenormalan baru diterapkan di sekolah. Hal tersebut dihinggakan Asisten Deputi Perlindungan Anak dalam Situasi Darurat & Pornografi Kementerian Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Ciput Eka Purwianti.
Spoiler for 1:
"Peran institusi pendidikan sudah pasti, jelas para guru harus siap remodeling sistem belajar di kelas," ujar Ciput. New normal, mengatakan dia, patut dikhawatirkan karena penularan Covid-19 mungkin terjadi kepada anak-anak di sekolah.
Spoiler for 2:
Oleh karena itu, konsep & skenario new normal di sekolah pun sangat penting dirumuskan. Saat ini, Kemen PPPA bersama kementerian/lembaga terkait sedang merumuskan pengaturan tersebut.
"Jumlah siswa, pengaturan jarak itu pasti akan ada jeda-jeda tertentu. Itu yg sedang diatur," mengatakan dia.
Dalam merumuskan pengaturan itu, pihaknya juga merekomendasikan untuk menghilangkan jam istirahat & memperpendek jam pelajaran jadi 4 jam belajar. Hal tersebut bertujuan untuk mencegah kepadatan anak-anak saat masuk & keluar sekolah secara bersamaan.
Spoiler for 3:
Termasuk juga jam masuk & pulang antar kelas yg diberlakukan berbeda supaya anak-anak tidak berkerumun saat tiba di gerbang sekolah serta saat akan pulang.
Salah satu ide pengaturan new normal di sekolah yakni menghilangkan jam istirahat & mengurangi jam belajar cuma jadi 4 jam saja.
Ide tersebut merupakan rekomendasi yg diusulkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak (Kemen PPPA) dalam perumusan protokol new normal di sekolah.
"Namun yg sedang kami rekomendasikan adalah menghilangkan jam istirahat & memperpendek jam pelajaran, yg sedang didiskusikan masuk 4 jam sehari tanpa jam istirahat," mengatakan Asisten Deputi Perlindungan Anak dalam Situasi Darurat & Pornografi Kemen PPPA Ciput Eka Purwianti
Hal tersebut bertujuan mencegah kepadatan anak-anak saat masuk & keluar sekolah secara bersamaan.
Spoiler for 4:
Rekomendasi lainnya yakni jam masuk & pulang antar kelas yg diberlakukan berbeda supaya anak-anak tidak berkerumun saat tiba di gerbang sekolah serta saat akan pulang.
Berkaca dari pengalaman Australia yg sudah mulai menyekolahkan siswa-siswi mereka, mengatakan dia, saat ini tidak semua kelas langsung kembali bersekolah.
"Mereka cuma dua kelas dulu untuk uji coba, termasuk menyiapkan siswa, guru, tenaga pendidik dengan new normal ini," mengatakan dia.
"Kalau di Indonesia saya pikir dapat disiasati dengan diberi jeda masuknya, satu jam. Jadi masuk & pulang tidak bersamaan sehingga tidak bertumpuk saat keluar masuk gerbang," mengatakan dia.
Spoiler for 5:
Selain itu, fasilitas untuk mencuci tangan dengan sabun juga harus diperbanyak oleh sekolah supaya tidak terjadi antrean anak-anak yg akan mencuci tangan. Hari ini 04:23