• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Netflix Perkenalkan Iklan Sebagai Opsi Baru

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Netflix Perkenalkan Iklan Sebagai Opsi Baru


Mengalami kerugian terbesar selama 1 dekade terakhir, Netflix mulai mempertimbangkan opsi iklan pada layanannya.

Bertahun-tahun sejak dimulainya era platform streaming film,Netflixdapat dikatakan jadi pencetus awal trend menikmati film melalui media streaming. Ratusan koleksi film & konten original Netflix menjadikan perusahan ini sebagai top of mind selama bertahun-tahun di tengah arus persaingan industri streaming.

Mengutip dariNew York Times, Reed Hastings selaku CEO Netflix mengatakan bahwa Netflix jadi platform terdepan di antara platform streaming lainnya karena fitur ads-free yg diusungnya. Istilah ads-free sendiri merujuk pada konten-konten yg bebas iklan sehingga tidak menganggu kenyamanan pengguna.

Namun, seakan kontradiktif dengan pernyataannya sendiri, pada 19 April lalu Netlfix mengumumkan akan menambah opsi berlangganan yg lebih murah, namun disertai dengan iklan. Iklan yg sebelumnya cuma menarget industri TV, seakan ditakdirkan untuk hidup kembali. Rencananya penambahan fitur iklan ini akan dieksekusi pada akhir tahun 2022.

Kerugian Netflix di Kuartal Pertama 2022

Kabar akan adanya iklan di Netflix tentu mengejutkan jagat industri hiburan hingga bisnis. Bagaimana tidak, keputusan Netflix untuk menyertakan iklan dalam layanannya terkesan berlawanan dengan visi perusahaan sebelumnya.

Namun, sebenarnya keputusan Netflix untuk menyediakan iklan bukan tanpa alasan. Pasalnya, sejak bulan April lalu Netflix tengah menghadapi kerugian bisnis yg cukup signifikan. Netflix kehilangan sekitar 200.000 subscribers dalam tiga bulan perdana tahun ini, & diprediksi akan kehilangan lebih banyak subscribers lagi pada bulan-bulan mendatang.

Peristiwa ini tentu berdampak pada nilai saham Netflix yg anjlok sebesar 35%. Netflix dikabarkan kehilangan sekitar $70 milliar dolar dalam kapitalisasi pasar perusahaan. Ini jadi kerugian tersebar Netflix selama 1 dekade terakhir.

Baca Juga: Sutradara Hollywood vs. Platform Streaming Film

Pasca kerugian tersebut, Reed Hastings selaku CEO Netflix mengklarifikasikan kepada para investor bahwa Netflix akan memperbaiki keadaan keuangan mereka dengan mempertimbangkan opsi iklan untuk para subscribers-nya pada akhir tahun.

Ada beberapa faktor penyebab kenapa Netflix merugi pada tahun ini. Yang perdana karena banyaknya subscribers Netflix yg mengerjakan account sharing dengan orang lain. Seperti yg kita tahu bahwa banyak akun-akun Twitter di Indonesia yg menjual akun Netflix dengan harga miring. Namun, akun-akun itu dijual dengan sistem account sharing yg berarti satu akun dapat dipakai 3-4 orang dengan cara berbagi password.

Netflix Perkenalkan Iklan Sebagai Opsi Baru


Tindakan ini sebetulnya melanggar Terms of Service dari Netflix. Pihak Netflix memprediksi sekitar 100 juta subscribers nya di seluruh dunia mengerjakan account sharing demi menghemat biaya.

Lalu faktor kedua adalah kenaikan harga subscriptions Netflix untuk wilayah Amerika Serikat & Kanada pada Januari lalu. Ini mengakibatkan Netflix kehilangan sekitar 600.000 subscribers di wilayah Amerika Utara.

Faktor lain yg turut memengaruhi kerugian Netflix adalah perang Ukraina-Rusia yg masih berkecamuk hingga sekarang. Keputusan Netflix untuk menarik operasional perusahaannya di Rusia mengakibatkan Netflix kehilangan sekitar 700.000 subscribers.

Sebuah Jalan Keluar di Tengah Persaingan Streaming

Di era sekarang, industri streaming sedang menemui puncak kejayaannya. Pun dengan banyaknya platform streaming yg tersedia dengan harga bervariasi, tentu akan berimbas pada persaingan pasar yg semakin ketat.

Beberapa platform streaming yg sedang populer serta banyak digandrungi konsumen saat ini di antaranya: Netflix, Amazon Prime, Apple TV, Disney+, HBO Max. Di antara perusahaan-perusahaan streaming tersebut, bila kita telaah lebih lanjut cuma Netflix yg mengandalkan layanin streaming film sebagai bisnis utamanya. Berbeda dengan Amazon Prime, Apple TV+, Disney+, & HBO Max yg masih memiliki bisnis utama di sektor lain seperti e-Commerce, Teknologi & lisensi.

Netflix Perkenalkan Iklan Sebagai Opsi Baru


Persaingan industri inilah yg menciptakan Netflix harus putar otak merancang strategi bisnis lain untuk lebih terbuka kepada iklan pada kontennya.

Sebenarnya penambahan iklan pada platform streaming film bukanlah hal yg baru.HBO Maxtelah mengerjakan strategi ini pada Juni 2021 tahun lalu. HBO Max menawarkan opsi berlangganan yg lebih murah dengan disertai iklan dengan kebijakan tidak boleh lebih dari 4 menit.

Pada bulan Maret 2022, Disney+ juga mengumumkan akan menyusul HBO Max untuk menyediakan opsi langganan yg lebih murah dengan iklan di dalamnya.

Baca Juga: Kebangkitan Dokumenter & Persaingan di Industri Streaming

Di tengah arus persaingan streaming yg semakin deras, Netflix sudah kehilangan banyak lisensi konten dari berbagai jaringan seperti NBC, CBS, & AMC. Jaringan-jaringan TV ini lebih memilih menjual lisensi kontennya ke penyedia layanin streaming lain alih-alih Netflix. Atau bahkan mereka memilih untuk menciptakan platform layanin streaming sendiri mengingat peluang bisnisnya yg masif saat ini.

Bagaimanapun juga, Netflix mempunyai tugas yg berat kedepannya. Karena sekarang bagi para konsumen, Netflix tidak lagi jadi platform layanin streaming andalan. Banyak opsi alternatif lain seperti Apple TV, Disney+, Amazon Prime dengan harga yg lebih bersahabat & konten yg berkualitas.

Netflixperlu menyiapkan strategi bisnis yg jitu & lebih matang demi mempertahankan posisinya di tengah era persaingan industri streaming yg ketat saat ini.

Apa pendapat kalian tentang Netflix yg akan menambahkan opsi iklan pada platform-nya? Apa kalian masih akan lanjut langganan streaming di Netflix?

Untuk pembahasan menarik seputar fenomena indutri showbiz lainnya, kunjungi Cultura.id. Hari ini 11:25
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.