• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Nenek Moyang Manusia adalah Kera?

steven yan

IndoForum Junior D
No. Urut
208832
Sejak
2 Jan 2013
Pesan
1.870
Nilai reaksi
23
Poin
38
LwzRB.jpg

Tim peneliti dari Amerika Serikat dan Australia melakukan penelitian fosil gigi untuk menghitung kapan bayi manusia purba (Neanderthal) berhenti menyusui (disapih). Studi ini juga melibatkan bayi manusia dan kera di California National Primate Research Center, University of California.

Dilansir Heritagedaily, Minggu (26/5/2013), menggunakan teknik baru, peneliti menyimpulkan bahwa sedikitnya satu bayi Neanderthal disapih pada usia yang sama seperti bayi manusia modern. Tim juga mengklaim mampu menentukan waktu yang tepat untuk kelahiran, ketika bayi diberi makan secara ekslusif oleh air susu ibu (ASI) dan proses penyapihannya.

Peneliti mengetahui dengan mempelajari jejak mineral pada fosil gigi. Dengan melakukan studi pada gigi kera dan membandingkannya dengan catatan pusat, peneliti bisa menunjukkan bahwa teknik ini adalah akurat.

Setelah memvalidasi teknik pada kera, para penelti menerapkannya pada gigi manusia dan gigi Neanderthal. Mereka menemukan bahwa bayi Neanderthal diberi ASI selama tujuh bulan, yang diikuti dengan tujuh bulan suplementasi (pola yang sama dengan manusia modern).

Meskipun ada beberapa variasi di antara budaya manusia, namun transisi untuk mempercepat pemberian makanan selain ASI diperkirakan telah muncul dalam sejarah leluhur manusia. Pemberian makanan ini dianggap sebagai bentuk perawatan bayi yang lebih kooperatif dan akses makanan yang lebih bergizi.

Periode laktasi pendek, bisa berarti kesenjangan yang lebih pendek pada interval kehamilan dan tingkat tinggi dari reproduksi. Ada perdebatan di antara peneliti bahwa kapan nenek moyang manusia berevolusi dengan percepatan penyapihan.

Teknik ini membuka peluang yang luas untuk menyelidiki lebih lanjut terkait laktasi (pengeluaran susu) pada fosil dan koleksi museum gigi primata. "Dengan menerapkan teknik-teknik baru untuk gigi primata dalam koleksi museum, kita bisa lebih tepat mengetahui lebih detail terkait pemberian susu ibu di seluruh individu dalam spesies, serta kehidupan evolusi sejarah di antara spesies," kata peneliti Katie Hinde dari Harvard University.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.