Nenek Italia dan Granat Campur Kentang
NAPOLI, RABU - Seorang nenek 74 tahun berdarah Italia, yang membeli sekantong kentang di pasar lokal sebuah kota kecil dekat Napoli (Italia), menemukan sebuah granat aktif di antara kentang-kentang itu.
"Saya menemukan sebuah bom di antara kentang-kentang itu," kata Olga Mauriello, si nenek, dalam sebuah wawancara per telepon yang dilakukan oleh Reuters. "Saya pergi ke pasar untuk membeli sejumlah butir kentang dan di situlah ada bom. Tapi, bom ini kotor, dan saya memasukkannya ke dalam air, dan membersihkannya. Dan, kemudian saya sadar, ’Ini sebuah bom!’."
Polisi mengatakan, granat tersebut, yang sudah tak ada pinnya lagi dan masih aktif ketika itu, merupakan granat yang tipenya sama dengan granat yang digunakan oleh tentara AS di Eropa pada Perang Dunia II. Pihak berwenang yakin, granat tersebut bercampur dengan kentang di sebuah tanah pertanian di Prancis, di mana granat itu tergali dari tanah bersama kentang-kentang.
Polisi dan ahli-ahli bahan peledak di kota kecil itu, San Giorgio a Cremano, dekat Napoli, mengambil granat tersebut dan meledakkannya secara aman pada Rabu (28/2).
Menurut Mauriello, granat itu tak tampak seperti kentang dan lebih berat dari kentang. Tapi, bagaimana jadinya kalau ia sampai memasak granat tersebut? "Seandainya saya tak merasakan beratnya, saya bahkan tak akan sadar bahwa itu sebuah bom," tuturnya.
NAPOLI, RABU - Seorang nenek 74 tahun berdarah Italia, yang membeli sekantong kentang di pasar lokal sebuah kota kecil dekat Napoli (Italia), menemukan sebuah granat aktif di antara kentang-kentang itu.
"Saya menemukan sebuah bom di antara kentang-kentang itu," kata Olga Mauriello, si nenek, dalam sebuah wawancara per telepon yang dilakukan oleh Reuters. "Saya pergi ke pasar untuk membeli sejumlah butir kentang dan di situlah ada bom. Tapi, bom ini kotor, dan saya memasukkannya ke dalam air, dan membersihkannya. Dan, kemudian saya sadar, ’Ini sebuah bom!’."
Polisi mengatakan, granat tersebut, yang sudah tak ada pinnya lagi dan masih aktif ketika itu, merupakan granat yang tipenya sama dengan granat yang digunakan oleh tentara AS di Eropa pada Perang Dunia II. Pihak berwenang yakin, granat tersebut bercampur dengan kentang di sebuah tanah pertanian di Prancis, di mana granat itu tergali dari tanah bersama kentang-kentang.
Polisi dan ahli-ahli bahan peledak di kota kecil itu, San Giorgio a Cremano, dekat Napoli, mengambil granat tersebut dan meledakkannya secara aman pada Rabu (28/2).
Menurut Mauriello, granat itu tak tampak seperti kentang dan lebih berat dari kentang. Tapi, bagaimana jadinya kalau ia sampai memasak granat tersebut? "Seandainya saya tak merasakan beratnya, saya bahkan tak akan sadar bahwa itu sebuah bom," tuturnya.
