goesdun
IndoForum Junior A
- No. Urut
- 32661
- Sejak
- 7 Feb 2008
- Pesan
- 3.024
- Nilai reaksi
- 66
- Poin
- 48
Hal tersebut membuat sang pelatih, Richard Brown, tercengang. Maklum saja, usia nenek Morjorie yang sudah sepuh dianggap Brown tak memungkinkan untuk mengikuti latihan tergolong berat.Nenek Morjorie Newlin sungguh luar biasa! Betapa tidak, ketika orang seusianya tengah bergelut dengan masalah kerentaan tubuh, nenek Morjorie yang berusia 72 tahun malah mendaftar di sebuah klub angkat besi di Philadelphia, Amerika Serikat.
Dengan halus Brown menolak tapi sang nenek tetap memaksa dengan berbagai alasan. “Awalnya saya berpikir itu hanya keinginan sesaat.
Dia (nenek Morjorie) tidak benar-benar ingin berlatih di sini. Tetapi, nyatanya dugaan saya salah, dia justru menjadi murid saya yang tekun,” ungkap Richard Brown.
Ketekunan nenek Morjorie membuahkan hasil.
Paling tidak, dalam beberapa bulan tubuhnya menjadi berotot. Dia tidak lagi terlihat seperti seorang nenek renta seperti ketika pertama datang ke gimnasium itu. Bukan hanya tubuh sang nenek menjadi seksi tapi prestasinya tergolong luar biasa untuk orang seusianya.
Betapa tidak, ia berhasil memenangkan berbagai kompetisi bodybuilder baik di tingkat nasional maupun internasional. Ia berhasil menyabet sejumlah trofi pada kejuaraan internasional bodybuilder di Amerika, Prancis dan Italia dan Jerman.
Kini usia nenek telah 86 tahun, berarti telah 13 tahun nenek Morjorie menjadi atlet bodybuilding. Ia telah mengoleksi 40 piala dari berbagai kompetisi bodybuilding yang diikutinya. Dalam setiap kejuaraan, dia selalu menjadi pusat perhatian.
Bukan hanya karena usianya yang sepuh tapi karena keindahan tubuhnya. Sampai-sampai media massa menyamakan keindahan tubuhnya dengan Jennifer Lopez, artis Amerika Serikat yang terkenal karena keseksian tubuhnya.
Di bagian lain, nenek Morjorie hampir selalu berhasil mengalahkan para pesaingnya yang berada jauh di bawahnya, selalu mendapat dukungan dari para penonton. Itulah yang membuatnya bangga dan tetap ingin eksis di dunia bodybuilding.
“Dalam hidup ini tidak ada kata terlambat untuk memulai. Kalau orang lain bisa, mengapa saya tidak,” ungkap Marjorie. “Saya merasa tiap orang dapat melakukan sesuatu asalkan dia mau menekuninya,” tambah Morjorie yang sempat bekerja sebagai perawat di rumah sakit, namun mengundurkan diri karena merawat suaminya sakit keras.
Setelah suaminya meninggal, Morjorie yang sejak dulu senang dengan olah raga, sempat mengisi waktu luangnya dengan berjualan tas. Namun semua itu tak memuaskannya, sampai akhirnya dia menemukan bodybuilding. —dia
