• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Nenek 77 Tahun Melatih Tentara Italy

aNgeLaLoVeYoU

IndoForum Beginner C
No. Urut
90495
Sejak
27 Jan 2010
Pesan
852
Nilai reaksi
43
Poin
28
f-02_keiko-wakabayshi-.jpg


Jangan meremehkan Keiko Wakabayshi, nenek 77 tahun. Tinggi tubuhnya memang tak lebih dari 150 cm, tapi dia orang paling dihormati tentara Italia. Wakabayshi memang bukan sembarang nenek. Dia seorang master jujitsu yang melatih bela diri tentara Italia. Perempuan berjuluk Samurai Granny atau Nenek Samurai itu melatih calon-calon tentara dalam pertempuran satu lawan satu.

keiko-wakabayshi.jpg

Tubuh Nenek Wakabayshi terlihat mungil dibandingkan dengan anak-anak didiknya yang kebanyakan tingginya lebih dari 180 cm. Namun pensiunan itu menguasai jujitsu, kenjitsu, judo, kendo, dan karate.Dengan sederet ilmu bela diri itu, setiap hari Nenek Samurai dengan mudah membanting puluhan tentara di brigade Folgore di barak mereka di Livorno.Setiap tentara di Brigade Folgore pernah menjadi 'korban' si nenek super ini. Kalau saja pertarungan mereka bukan latihan, tentu mereka bakal malu setengah mati. Maklum, Brigade Folgore dikenal karena keberaniannya di Afrika Utara pada Perang Dunia II.

samurai-granny-keiko-wakabayshi-02.thumbnail.jpg

Perempuan Jepang yang kini tinggal di Italia itu selalu mengajarkan pada murid-muridnya bahwa tak ada sesuatu yang mustahil. Setelah berhasil menjatuhkan tentara bertubuh besar dia biasa bilang, “Jangan mengira yang seperti tadi (menjatuhkan lawan lebih besar) sesuatu yang mustahil. Fisik bukanlah masalah.”

keiko-wakabayshi-40_681354c.jpg

Keiko tidak hanya mengajarkan teori karena baginya sparring adalah cara terbaik untuk mengetahui bagaimana cara bertarung. Keiko 'terpaksa' harus menghajar semua muridnya satu per satu sampai mereka dapat menemukan cara untuk membalas serangan dan menguasai tekhnik yang dia miliki.

alg_keiko.jpg

Berlatih tanding dianggap sebagai metode paling efektif untuk mengajarkan bela diri. Para pejabat senior militer berharap pengalaman dipermalukan seorang perempuan tua akan menjadikan tentaranya tangguh.Nenek Wakabayshi memang keturunan pendekar samurai.
“Pendekar Ueshiba Kissomaru yang mengajari saya banyak hal,” ujarnya. Wakabayshi juga dikenal punya hati baja. Setelah selamat dari hujan bom Sekutu pada Perang Dunia II, perempuan ini belajar aikido. Berangkat dari sana, dia menjajal berbagai jenis ilmu bela diri lain.Di tangan perempuan yang sekilas tampak tak berdaya itu, ketangguhan fisik dan hasil latihan para tentara seakan tak ada gunanya. Mereka seperti lembaran daun yang dengan mudah dibanting.
 
waduh, nenek Perkasa,.=))

jadi ngeri ni, jangan2 ni TS,.......;))

ud nenek2,.;))
 
itu masa tua nya TS kayak nya :D
keren nenek nya /no1
 
wow.... kaya pepatah aja...
jgn menilai buku dari covernya..
wakakakka
keren tuh nene /no1
 
nah ini dia casing tua tapi dalemnya masih new lho /gg

tua2 keladi makin tua makin menjadi /heh
 
Keren tuh nenek2, ahli bela diri, salut gw....
jujitsu emang khusus untuk lawan yg badannya lebih gede dari kita kayaknya/hmm..
 
gw liat2 kok ada kemiripan ama TSnya yah...?/gg

/gawi /gawi
 
@om aan n emon.. wew enak aja :-O
saya lemah lembut gini..
mana mungkin ntar saya klo udah tua kaya gitu :">
 
Beh sangar....
Yang diajar Tentara lagi.....
Metal dah nenek2nya.....
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.