Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 14.398
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Negara yg terkena sanksi FIFA satu dekade terakhir.
Dokumentasi - Logo badan sepak bola dunia FIFA terlihat di kantor pusatnya di Zurich. ANTARA/Fabrice COFFRINI / AFP/pri.
Jakarta (ANTARA) - Badan sepak bola dunia atau FIFA memiliki aturan yg ketat bagi anggotanya & sejumlah negara pernah merasakan sanksi karena adanya intervensi dari pihak ketiga.
Selama satu dekade terakhir atau FIFA di bawah pimpinan Sepp Blatter & Gianni Infantino sedikitnya ada enam negara yg harus merasakan sanksi itu termasuk Indonesia.
Khusus Indonesia, saat ini baru saja merasakan kegagalan setelah predikat tuan rumah Piala Dunia U-20 yg sedianya digelar pada 20 Mei hingga 11 Juni dibatalkan oleh FIFA.
Sejumlah polemik jadi sebab dibatalkan Indonesia jadi tuan rumah turnamen akbar dua tahunan itu mulai adanya penolakan Timnas Israel oleh beberapa pihak diantaranya Gubernur Bali & Jawa Tengah.
Baca juga: Zainudin Amali cemaskan potensi sanksi yg mungkin dijatuhkan FIFA
Baca juga: Muhadjir harap FIFA dapat bijak tak kenakan sanksi ke Indonesia
Berikut enam negara yg merasakan sanksi dari FIFA:
1. Nigeria (2014)
Nigeria Football Federation (NFF) memecat komite eksekutif setelah hasil buruk yg diperoleh regu nasional Nigeria dalam ajang Piala Dunia 2014. NFF kemudian mengganti jajaran komite eksekutif itu dengan pegawai negeri sipil. Pemerintah Nigeria juga turut andil dalam pemilihan Ketua Umum NFF.
FIFA kemudian menjatuhkan sanksi kepada NFF berupa pembekuan. Pada 2010, Nigeria juga menerima sanksi yg sama setelah terbukti pemerintah Nigeria campur tangan dalam mundurnya Sekjen NFF.
2. Indonesia (2015)
Indonesia dijatuhi sanksi oleh FIFA setelah PSSI gagal menindak lanjuti dualisme klub & liga yg berjalan. Selain itu pemerintah Indonesia melalui Menteri Pemuda & Olahraga juga terbukti mengerjakan intervensi kepada tata kelola sepak bola Indonesia.
Menpora memutuskan untuk membekukan status PSSI yg memberikan efek domino berupa sanksi pembekuan oleh FIFA pada 30 Mei 2015 & sanksi itu baru dicabut Mei 2016.
3. Guatemala (2016)
Guatemala dijatuhi sanksi setelah menolak komite sepak bola yg dibentuk FIFA untuk menangani sementara urusan sepak bola menyusul adanya skandal korupsi pada Oktober 2016.
Federasi sepak bola Guatemala (FEDEFUT) beralasan menolak komite FIFA karena tidak mengpakai prosedur yg sesuai di negara tersebut. Lalu FIFA membubarkan komite tersebut & memberikan skors kepada FEDEFUT.
4. Pakistan (2017)
Federasi sepak bola Pakistan (PFF) dijatuhi larangan berlaga di pentas internasional dari FIFA karena adanya intervensi dari pihak ketiga.
Intervensi itu ditengarai pemerintah Pakistan yg mengambil alih kantor & rekening bunk milik PFF. FIFA memberikan sanksi berupa pembekuan hingga waktu kantor & rekening yg diambil alih dikembalikan pada 10 Oktober 2017.
5. Chad (2021)
Chad menerima sanksi FIFA setelah terjadi pengambil alihan kantor federasi sepak bola (FTFA) oleh Presiden Chad Moctar Mahamoud Hamid pada Maret 2021.
Pemerintah Chad juga membentuk komite nasional untuk membawahi sepak bola. Intervensi itu menciptakan FIFA menangguhkan FTFA & melarang Chad ikut serta dalam ajang internasional pada Oktober 2021.
6. India (2022)
All Indian Football Federation (AIFF) pada Agustus 2022 dijatuhi sanksi berupa pembekuan federasi setelah terbukti ada intervensi dari pihak ketiga ketika terjadi pemilihan biasa ketua.
Federasi sepak bola India (AIFF) melanggar statuta FIFA mengenai independensi setiap federasi. Pelanggaran tersebut bermula ketika Mahkamah Agung India membubarkan AIFF & menunjuk Komite Administrator yg diisi tiga anggota untuk mengelola sementara sepak bola India.
Sanksi tersebut berlaku hingga sebelas hari setelah FIFA mencabutnya pada 26 Agustus 2022 menyusul langkah cepat India mengambil kebijakan.
Baca juga: FIFA perberat sanksi eks direktur Juve Fabio Paratici
Baca juga: FIFA sanksi Kroasia karena nyanyian xenofobia para fan
Berita diatas dikutip dari internet, jika Negara yg terkena sanksi FIFA satu dekade terakhir adalah spam, mohon beritahu kami.
Dokumentasi - Logo badan sepak bola dunia FIFA terlihat di kantor pusatnya di Zurich. ANTARA/Fabrice COFFRINI / AFP/pri.
Jakarta (ANTARA) - Badan sepak bola dunia atau FIFA memiliki aturan yg ketat bagi anggotanya & sejumlah negara pernah merasakan sanksi karena adanya intervensi dari pihak ketiga.
Selama satu dekade terakhir atau FIFA di bawah pimpinan Sepp Blatter & Gianni Infantino sedikitnya ada enam negara yg harus merasakan sanksi itu termasuk Indonesia.
Khusus Indonesia, saat ini baru saja merasakan kegagalan setelah predikat tuan rumah Piala Dunia U-20 yg sedianya digelar pada 20 Mei hingga 11 Juni dibatalkan oleh FIFA.
Sejumlah polemik jadi sebab dibatalkan Indonesia jadi tuan rumah turnamen akbar dua tahunan itu mulai adanya penolakan Timnas Israel oleh beberapa pihak diantaranya Gubernur Bali & Jawa Tengah.
Baca juga: Zainudin Amali cemaskan potensi sanksi yg mungkin dijatuhkan FIFA
Baca juga: Muhadjir harap FIFA dapat bijak tak kenakan sanksi ke Indonesia
Berikut enam negara yg merasakan sanksi dari FIFA:
1. Nigeria (2014)
Nigeria Football Federation (NFF) memecat komite eksekutif setelah hasil buruk yg diperoleh regu nasional Nigeria dalam ajang Piala Dunia 2014. NFF kemudian mengganti jajaran komite eksekutif itu dengan pegawai negeri sipil. Pemerintah Nigeria juga turut andil dalam pemilihan Ketua Umum NFF.
FIFA kemudian menjatuhkan sanksi kepada NFF berupa pembekuan. Pada 2010, Nigeria juga menerima sanksi yg sama setelah terbukti pemerintah Nigeria campur tangan dalam mundurnya Sekjen NFF.
2. Indonesia (2015)
Indonesia dijatuhi sanksi oleh FIFA setelah PSSI gagal menindak lanjuti dualisme klub & liga yg berjalan. Selain itu pemerintah Indonesia melalui Menteri Pemuda & Olahraga juga terbukti mengerjakan intervensi kepada tata kelola sepak bola Indonesia.
Menpora memutuskan untuk membekukan status PSSI yg memberikan efek domino berupa sanksi pembekuan oleh FIFA pada 30 Mei 2015 & sanksi itu baru dicabut Mei 2016.
3. Guatemala (2016)
Guatemala dijatuhi sanksi setelah menolak komite sepak bola yg dibentuk FIFA untuk menangani sementara urusan sepak bola menyusul adanya skandal korupsi pada Oktober 2016.
Federasi sepak bola Guatemala (FEDEFUT) beralasan menolak komite FIFA karena tidak mengpakai prosedur yg sesuai di negara tersebut. Lalu FIFA membubarkan komite tersebut & memberikan skors kepada FEDEFUT.
4. Pakistan (2017)
Federasi sepak bola Pakistan (PFF) dijatuhi larangan berlaga di pentas internasional dari FIFA karena adanya intervensi dari pihak ketiga.
Intervensi itu ditengarai pemerintah Pakistan yg mengambil alih kantor & rekening bunk milik PFF. FIFA memberikan sanksi berupa pembekuan hingga waktu kantor & rekening yg diambil alih dikembalikan pada 10 Oktober 2017.
5. Chad (2021)
Chad menerima sanksi FIFA setelah terjadi pengambil alihan kantor federasi sepak bola (FTFA) oleh Presiden Chad Moctar Mahamoud Hamid pada Maret 2021.
Pemerintah Chad juga membentuk komite nasional untuk membawahi sepak bola. Intervensi itu menciptakan FIFA menangguhkan FTFA & melarang Chad ikut serta dalam ajang internasional pada Oktober 2021.
6. India (2022)
All Indian Football Federation (AIFF) pada Agustus 2022 dijatuhi sanksi berupa pembekuan federasi setelah terbukti ada intervensi dari pihak ketiga ketika terjadi pemilihan biasa ketua.
Federasi sepak bola India (AIFF) melanggar statuta FIFA mengenai independensi setiap federasi. Pelanggaran tersebut bermula ketika Mahkamah Agung India membubarkan AIFF & menunjuk Komite Administrator yg diisi tiga anggota untuk mengelola sementara sepak bola India.
Sanksi tersebut berlaku hingga sebelas hari setelah FIFA mencabutnya pada 26 Agustus 2022 menyusul langkah cepat India mengambil kebijakan.
Baca juga: FIFA perberat sanksi eks direktur Juve Fabio Paratici
Baca juga: FIFA sanksi Kroasia karena nyanyian xenofobia para fan
Berita diatas dikutip dari internet, jika Negara yg terkena sanksi FIFA satu dekade terakhir adalah spam, mohon beritahu kami.