• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Nasib

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Amadeus
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Amadeus

IndoForum Beginner A
No. Urut
71442
Sejak
25 Mei 2009
Pesan
1.149
Nilai reaksi
14
Poin
38
Pada suatu pertempuran yang penting,seorang jendral Jepang memutuskan untuk menyerang,walaupun pasukannya jauh lebih sedikit daripada musuh.Ia yakin bahwa ia akan menang,kendati anak buahnya diliputi keragu-raguan.Dalam perjalanan menuju medan pertempuran, mereka berhenti di sebuah kuil.

Setelah berdoa bersama pasukannya, jendral itu mengambi sekeping uang logam dan berkata,"Aku sekarang ingin melambungkan uang logam ini.Bila ia jatuh dengan gambar kepala di atas,kita akan menang.Bila uangnya jatuh dengan kepala di bawah, kita akan kalah.""Kini,nasib yang akan menentukan."

Kemudian ia melambungkan uang logam itu di udara dan seluruh pasukan mengamati dengan seksama.Ternyata,uang yang jatuh bergambar kepala di atas.Dengan sendirinya,seluruh pasukan bersorak-sorai dengan jiwa yang dipenuhi rasa percaya bahwa mereka akan menang.Mereka lalu menyerang musuh dengan semangat yang berapi-api dan menang dengan gemilang.

Setelah usai pertempuran,seorang letnan berkata kepada jenderal,"Tidak ada seorang pun yang dapat mengubah nasib.""Anda benar".jawab jenderal itu,seraya menunjukkan kepada letnan itu uang logam yang mempunyai gambar kepala di kedua sisinya.


:):):)
 
Gw kasi sedikit ayat pendukung:
Amsal 16:33 Undi dibuang di pangkuan, tetapi setiap keputusannya berasal dari pada TUHAN.

Kalau boleh gw mengatakan, kejadian seperti diatas tidak menyangkut nasib / takdir. Nasib adalah sesuatu yang bisa kita ubah. Takdir adalah keadaan yang sudah tidak bisa kita ubah lagi dan tidak bisa kita tolak karena itu adalah rencana Tuhan.

Contoh nasib: kalah / menang; miskin/kaya. Nasib ada di tangan kita
Contoh takdir: laki2/perempuan; berkulit hitam/putih. Takdir adalah dari Tuhan.

Dari cerita yang ada diatas, gw menangkap adanya KUASA IMAN DARI PENGLIHATAN. Saat mereka membuang undi dan memperoleh hasil yang baik, MEREKA DIBANGKITKAN IMANNYA dan menjadi PERCAYA DIRI bahwa mereka akan menang. Jadi bukannya mereka tahu bahwa jawaban Tuhan adalah "mereka akan menang." KEPERCAYAAN DIRI OLEH IMAN itulah yang membuat mereka menang.

Pada saat para murid mencari pengganti Yudas, Matias dipilih dalam pembuangan undi. Dalam Alkitab terjemahan Indonesia Baru terbitan LAI, kata "undi" diebutkan 44 kali.

Memang ada saat dimana Tuhan menunjukkan jawaban ya / tidak melalui pembuangan undi. Namun jangan pernah tergantung dari hasil pembuangan undi. Percayalah hanya kepada Tuhan saja dan biarkan IA berkarya karena bagian kita adalah SELALU YANG TERBAIK. apa yang kita percayai, itulah yang akan terjadi atas hidup kita. Gunakan hikmat Allah, kapan perlu menggunakan undi, dan kapan tidak.


Mengenai Nasib lagi,
Yesaya 45:7 yang menjadikan terang dan menciptakan gelap, yang menjadikan nasib mujur dan menciptakan nasib malang; Akulah TUHAN yang membuat semuanya ini.

Tuhanlah yang membuat nasib, namun BUKAN BERARTI SESEORANG TIDAK DAPAT MENGUBAH NASIBNYA. TUHAN MENENTUKAN TAKDIR SESEORANG TAPI TIDAK MENENTUKAN NASIB SESEORANG. Nasib Anda, ada di tangan Anda sendiri.

Maaf kalau saya agak sedikit offense karena saya melihat ada yang kurang pas ^^



Tuhan Yesus Kristus memberkati.



In His Love,
Hazael Constantine Jeconiah
 
Gw kasi sedikit ayat pendukung:


Kalau boleh gw mengatakan, kejadian seperti diatas tidak menyangkut nasib / takdir. Nasib adalah sesuatu yang bisa kita ubah. Takdir adalah keadaan yang sudah tidak bisa kita ubah lagi dan tidak bisa kita tolak karena itu adalah rencana Tuhan.

Contoh nasib: kalah / menang; miskin/kaya. Nasib ada di tangan kita
Contoh takdir: laki2/perempuan; berkulit hitam/putih. Takdir adalah dari Tuhan.

Dari cerita yang ada diatas, gw menangkap adanya KUASA IMAN DARI PENGLIHATAN. Saat mereka membuang undi dan memperoleh hasil yang baik, MEREKA DIBANGKITKAN IMANNYA dan menjadi PERCAYA DIRI bahwa mereka akan menang. Jadi bukannya mereka tahu bahwa jawaban Tuhan adalah "mereka akan menang." KEPERCAYAAN DIRI OLEH IMAN itulah yang membuat mereka menang.

Pada saat para murid mencari pengganti Yudas, Matias dipilih dalam pembuangan undi. Dalam Alkitab terjemahan Indonesia Baru terbitan LAI, kata "undi" diebutkan 44 kali.

Memang ada saat dimana Tuhan menunjukkan jawaban ya / tidak melalui pembuangan undi. Namun jangan pernah tergantung dari hasil pembuangan undi. Percayalah hanya kepada Tuhan saja dan biarkan IA berkarya karena bagian kita adalah SELALU YANG TERBAIK. apa yang kita percayai, itulah yang akan terjadi atas hidup kita. Gunakan hikmat Allah, kapan perlu menggunakan undi, dan kapan tidak.


Mengenai Nasib lagi,
Yesaya 45:7 yang menjadikan terang dan menciptakan gelap, yang menjadikan nasib mujur dan menciptakan nasib malang; Akulah TUHAN yang membuat semuanya ini.

Tuhanlah yang membuat nasib, namun BUKAN BERARTI SESEORANG TIDAK DAPAT MENGUBAH NASIBNYA. TUHAN MENENTUKAN TAKDIR SESEORANG TAPI TIDAK MENENTUKAN NASIB SESEORANG. Nasib Anda, ada di tangan Anda sendiri.

Maaf kalau saya agak sedikit offense karena saya melihat ada yang kurang pas ^^



Tuhan Yesus Kristus memberkati.



In His Love,
Hazael Constantine Jeconiah

:-?:-?:-?
betul juga ya....
terlalu banyak yg g pas....terutama judul....
hm....
g offence kq...
kn gw baru gabung jd mo belajar posting yg baek tuh kek mana^ ^
/thx/thx/thx
 
Ilustrasinya bagus sekali. Kedua sisi uang logam itu adalah kepala, berarti selalu menang. Nasib kita adalah selalu menang..

Nasib (yaitu masa depan yang ditentukan Tuhan) adalah masa depan yang penuh harapan atau kemenangan. Itulah nasib satu-satunya orang kristen. Yeremia 29:11 Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

Saat Allah menciptakan Adam dan Hawa, dia menciptakan bumi yang sempurna. Bumi yang sempurna adalah nasib (masa depan) yang diciptakan Allah untuk manusia.

Saat Allah membimbing bangsa Israel keluar dari Mesir, nasib bangsa Israel adalah berkelimpahan di tanah Kanaan.

Tetapi terkadang kita gagal meraih nasib yang diberikan oleh Allah, seperti juga generasi pertama orang Israel gagal masuk tanah kanaan. Bukan karena Tuhan, tetapi karena kesalahan mereka sendiri.
 
Yes 45:5 Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain; kecuali Aku tidak ada Allah. Aku telah mempersenjatai engkau, sekalipun engkau tidak mengenal Aku,
Yes 45:6 supaya orang tahu dari terbitnya matahari sampai terbenamnya, bahwa tidak ada yang lain di luar Aku. Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain,
Yes 45:7 yang menjadikan terang dan menciptakan gelap, yang menjadikan nasib mujur dan menciptakan nasib malang; Akulah TUHAN yang membuat semuanya ini.

Alangkah nyamannya dekat dengan Tuhan, oleh sebab itu jadilah kehidupan yang merekat pada Tuhan setia duduk dikaki Tuhan dan berdoa, maka sesuatu hal yang luar biasa akan menjadi bagian kita, yaitu pembelaan Tuhan dinyatakan dalam hidup kita /go
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.