• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Nasdem dan PKB Mungkin Merapat ke PDI-P

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
omz6V.jpg
Koordinator Forum Masyarakat Perduli Parlemen Indonesia (Formappi), Sebastian Salang, menilai, PDI-Perjuangan mustahil mengusung calon presidennya seorang diri dengan perolehan suara menurut hasil hitung cepat yang tidak menembus 20 persen. PDI-P, katanya, akan mengajak partai lain untuk berkoalisi.

"Mungkin juga mereka membutuhkan mitra yang lain untuk memperkuat diri di parlemen. Lain halnya kalau Jokowi effect bisa mencapai 30 persen lebih, mereka akan pede (percaya diri) betul," kata Sebastian ditemui di Studio Kompas TV, Rabu (9/4/2014) malam.

Berdasarkan hasil sementara perhitungan cepat Kompas, PDI-P unggul dengan perolehan suara 19,52 persen. Posisi kedua dan ketiga ditempati Partai Golkar (15,22 persen) dan Partai Gerindra (11,58 persen).

Menurut Sebasian, partai yang paling mungkin bergabung dengan PDI-P adalah Partai Nasdem dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Hasil hitung cepat Kompas memperlihatkan perolehan suara Nasdem 6,78 persen sedangkan PKB berada di posisi keempat dengan perolehan suara 9,61 persen.

Dengan perolehan suara yang cukup besar, menurut Sebastian, PKB kemungkinan akan mengajukan calon wakil presiden yang diusungnya. "Di situ negosiasinya, kalau tidak ketemu, mungkin saja PKB beralih ke yang lain, tapi sangat tergantung Muhaimin. Kalau target masuk lagi ke kabinet, ya dia terima," sambung Sebastian.

Partai yang dipimpin Muhaimin Iskandar itu bisa saja mengajukan capres yang selama ini sudah mereka dengungkan sebagai cawapres PDI-P. Tiga nama capres yang digadang-gadang PKB, adalah Rhoma Irama, Mahfud MD, dan Jusuf Kalla.

"Mungkin saja yang dia tawarkan ketiganya, tapi kalau PDIP tidak terima, pasti ada kompensasi lain misalnya Muhaimin anggota kabinet," ucap Sebastian.

Mengenai Nasdem, Sebastian menilai partai yang dipimpin Surya Paloh itu tidak akan banyak meminta kompensasi jika berkoalisi dengan PDI-P. Sebagai partai baru, katanya, Nasdem kemungkinan hanya ingin menunjukkan warna yang berbeda di parlemen.

Sebastian juga menilai, kemungkinan ada tiga kubu koalisi yang terbentuk jika melihat hasil perolehan suara Pemilihan Legislatif 2014 berdasarkan hitung cepat ini. Ketiga kubu tersebut adalah koalisi PDI-P, koalisi Golkar, dan koalisi Gerindra.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.