yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
"Dalam pengobatan medis modern, pengobatan dengan nuklir secara efektif digunakan untuk merawat pasien kanker melalui isotop radioaktif dan terapi radioaktif," ujar Jenderal Min Aung Hlaing, seperti dikutip Irrawady, Senin (24/12/2012).
"Militer tidak akan mengembangkan teknologi nuklir untuk memproduksi senjata pemusnah massal, tetapi akan menggunakannya untuk kepentingan penelitian yang bertujuan damai. Hal ini sesuai dengan standar penggunaan nuklir dalam bidang medis, ilmu pengetahuan dan energi listrik," lanjutnya.
Sebelumnya tersiar spekulasi yang diajukan oleh laporan para pembelot Myanmar yang kabur di masa junta militer masih berkuasa. Mereka mengatakan, Pemerintah Myanmar kemungkinan besar mengembangkan program nuklir yang serupa dengan Korea Utara (Korut).
Pemerintahan baru Myanmar yang saat ini dipegang oleh reformis, Presiden Thein Sein, bulan lalu mengumumkan akan meratifikasi perjanjian internasional yang mengharuskan Myanmar membuka informasi tentang fasilitas nuklirnya.
Kesediaan Thein Sein untuk mengizinkan pengawas nuklir PBB masuk ke dalam negaranya, menunjukkan bahwa mereka siap untuk bergerak menuju reformasi demokrasi. Reformasi ini meningkatkan hubungan Myanmar dengan Amerika Serikat (AS) yang ditandai dengan kunjungan Presiden AS Barack Obama bulan lalu.