• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Muspida Subang Dituntut Matangkan Persiapan Arus Mudik

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
[table="width: 500, class: grid, align: center"]
[tr]
[td]
U2FTH.jpg

[/td]
[/tr]
[/table]

SUBANG - Antisipasi permasalahan arus mudik dan kecelakaan lalu lintas, Pemerintah Daerah Kabupaten Subang dituntut matangkan koordinasi persiapan arus mudik, terutama di kawasan jalur-jalur alternatif Kabupaten Subang.

Ketua Umum Gerakan Investigasi Antar Lembaga (GIVAL), Pirdaus, mengatakan, dari hasil evaluasi selama ini pemerintah daerah baik dari unsur Kepolisian, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, yakni Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Binamarga dan Pengairan/Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Subang, serta semua komponen yang di dalamnya bisa melakukan perbaikan pelayanan pada arus mudik tahun ini.

"Subang selalu menjadi langganan macet saat arus mudik lebaran, dan di situ jelas rawan dengna kecelakaan. Untuk itu persiapan yang dilakukan harus benar-benar matang," ucapnya, Jumat (29/6/2012).

Berdasarkan pengamatannya, masih banyak jalan-jalan rusak namun tetap dipakai menjadi jalan alternatif arus mudik. Kawasan jalan yang harus menjadi perhatian, yakni Jalan Cipeundeuy - Ciberes dengan panjang mencapai 20 kilometer (KM), Kalijati - Sukamandi 21 KM dan Cilamaya - Ciasem berkisar 20 KM itu masih ada beberapa titik yang rusak parah, dan ada yang menjadi kewenangan pemerintah daerah dalam hal ini Dinas PU.

"Kalau untuk Jalan Kalijati - Sukamandi, saya lihat bisa selesai sebelum arus mudik berlangsung karena kerjaanya sudah mulai dilakukan, tapi untuk Cipeundeuy - Ciberes dan Cilamaya - Ciasem kemungkinan akan telat. Karena sampai hari ini masih belum dikerjakan," ujarnya.

Dia menambahkan, biasanya ketika arus mudik di jalan pantai utara (Pantura) Subang selalu tidak kondusif, karena tidak ada petugas yang secara serius menangani itu, sehingga kemacetan cederung tidak bisa dikendaliakan.

"Tahun-tahun sebelumnya, biasanya pengawasan atau ketegasan dari pihak Kepolisian, Dinas Perhubungan, itu kurang. Sehingga banyak mobil yang mengambil jalur yang berlawanan namun dan mengakibatkan macet total, ini semua diduga karena lemahnya persiapan pemerintah yang konsen di wilayah itu," tegasnya.

Daus menyebutkan, titik-titik jalan yang rawan dengan kecelakaan dan kemacetan adalah di setiap jalan yang terdapat pasar tradisionalnya atau pertigaan dan perempatan, yaitu Ciberes, Sukamandi, Ciasem, Pamanukan, Pusakan Jaya. "Ini merupakan titik rawan kecelakaan dan kemacetan,"jelasnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Lalulintas (Kasatlantas) Polres Subang, AKP Asep Saepudin, menyampaikan, menjelang arus mudik di Kabupaten Subang diharapakan agar para pemborong (kontraktor) jalan bekerja di wilayah Subang bisa segera menyelesaikan pekerjaannya.

Dalam mengantisipasi arus mudik, Polres Subang menyatakan akan menurunkan delapan personel Kepolisian dengan melibatkan polsek setempat. Sejumlah petugas Kepolisian yang diturunkan bertugas untuk mengurai kemacetan dan menindak tegas para pengendara yang menggangu ketertiban.

"Untuk mengatasi masalah kemacetan dan kecelakaan, kami minta para pemborong segera menyelesaikan kerjaannya pada H-10 sebelum lebaran, dan Kami sudah siap untuk mengawal jalanya arus mudik dan arus balik. Kami juga akan menindak tegas pengendara yang ugal-ugalan," ujarnya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.