• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Muslim Zionis di Indonesia

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Dengan jatuhnya Orde Baru,Abdurrahman Wahid berusaha untuk memperbaiki hubungan dengan Israel namun ia dilengserkan dari jabatannya pada bulan Agustus 2001 & tidak ada upaya yg dipertahankan untuk meningkatkan hubungan antara Indonesia & Israel. Abdurrahman Wahid, presiden Indonesia dari tahun 1999 hingga 2001, dikritik karena pandangan pro-Israelnya tersebut.Wahid tergerak untuk membangun hubungan diplomatik & komersial dengan Israel, & sudah mengunjungi Israel sebanyak enam kali. Dalam sebuah wawancara tahun 2002 kepada ABC, Wahid mengatakan bahwa dunia Islam harus mulai mengenali & mengakui hak Israel untuk berdiri & berkembang.Ia melanjutkan,Aku pikir umat Muslim itu rasional & kerasionalan menyatakan demikian.
Dalam sebuah wawancara tahun 2004 kepada sebuah surat kabar Israel, ia berkata mengenai persahatannya dengan Israel, hal tersebut digambarkan sebagai sesuatu yg tidak biasa untuk seorang pemimpin Islam. Wahid melanjutkan,Saya pikir ada sebuah persepsi buruk pada Islam dalam perselisihan dengan Israel. Ini disebabkan oleh propaganda Arab. Israel memiliki sebuah reputasi untuk sebuah negara dengan sebuah penghormatan tinggi untuk Allah & agama sehingga tidak ada alasan yg mereka dapat untuk melawan Israel.

Menurut Wahid,Israel adalah sebuah demokrasi dalam sebuah laut kesalahpahaman
Sahabat Gus Dur, Tokoh Yahudi Indonesia
Gus Dur selama hidupnya memiliki seorang sahabat keturunan Yahudi (dipanggil dengan sebutan Pak Yan).Cerita Persahabatan Gus Dur dengan Tokoh Yahudi di tulis oleh Monique Rijkersdi kompasiana.com tgl 9 Oktober 2015, & berikut selengkapnya lengkapnya:

Kompasiana.com Sahabat Gus Dur, Sang Tokoh Yahudi Indonesia
Mungkin belum banyak orang mengetahui sahabat Gus Dur ini. Dia adalah seorang pria keturunan Yahudi, yg jadi pemimpin komunitas Yahudi di Indonesia di masa hidupnya. Saya menemui sahabat Gus Dur ini tahun 2012 silam. Menurut Pak Yan, begitu saya memanggilnya, perkenalannya dengan Gus Dur terjadi di Pujon, Malang. Pertemuan demi pertemuan merekatkan keduanya. Gus Dur sering main ke rumah saya, ujar Pak Yan.

Muslim Zionis di Indonesia

myrepro.wordpress.com via kompasiana
Dari foto-foto yg diperlihatkan oleh Pak Yan, saya sangat suka melihat foto Gus Dur berjalan kaki dengan Pak Yan. Gus Dur muda menenteng jasnya. Menurut Pak Yan, foto kebanggaannya ini berlokasi di Tel Aviv, Israel. Di rumah Pak Yan di Bekasi, sebuah lukisan dari foto tersebut dipajang di ruang tamu. Dari foto pula, kita mendapat citra kedekatan keduanya yg melampaui diri mereka sendiri. Dalam sebuah foto, terlihat keluarga Gus Dur berpose bersama keluarga Pak Yan beserta keluarganya saat mereka berlibur di luar negeri (Pak Yan menyebut nama negaranya). Kala itu Gus Dur & Bu Shinta bersama anak-anak yg masih belia. Mbak Yenny pun belum berkerudung.
Muslim Zionis di Indonesia

myrepro.wordpress.com via kompasiana
Saya yakin Gus Dur yg humoris, pasti sering bercanda dengan sahabatnya ini. Salah satu foto memperlihatkan ketika keduanya tertawa bersama. Sepertinya Pak Yan & Gus Dur kerap bepergian bersama hingga ke luar Indonesia. Pak Yan mengaku mengajak Gus Dur ke Belanda. Dia naik sepeda dengan aku. Dia dapat naik sepeda ya, tutur Pak Yan. Keduanya berada di Belanda karena Gus Dur meminta pertolongan Pak Yan untuk mempertemukan dengan seorang dari Kerajaan Kuwait (nama ada pada saya). Pak Yan mengurus pertemuan tersebut & mengatur pertemuan di Belanda. Selama di Belanda, mereka kerap bersepeda bersama, berdiskusi & tertawa hingga air mata keluar. Selain mempertemukan dengan orang Kerajaan Kuwait itu, dari foto-foto yg lain, ada beberapa tamu dari luar negeri yg juga berjumpa Gus Dur atas peran Pak Yan. Salah satu foto yg saya peroleh adalah pertemuan dengan Presiden Israel periode 2000-2007 Moshe Katzav, seorang Yahudi kelahiran Iran.
Pak Yan tidak memanggil Gus Dur dengan sapaan Gus Dur melainkan Wahid karena baginya Gus Dur adalah nomor satu. Sejak lama, Pak Yan sering berkata kepada Gus Dur bahwa ia akan jadi Presiden Indonesia suatu saat nanti. Dia (Gus Dur) berpikir, you are joking, tidak mungkin! Hari ketiga dia jadi presiden, beliau dateng ke rumah aku. Kita celebrate bareng, padahal saya tinggal di rumah yg sangat sederhana, cerita Pak Yan. Saat saya berjumpa Pak Yan, Pak Yan mengundang adik Gus Dur Ibu Lily Wahid untuk mengonfirmasikan kebenaran ceritanya. Bu Lily berkata, Jauh sebelum jadi presiden, mereka sudah bersahabat bareng-bareng, hingga jadi presiden. Mereka sudah ke Spain (Spanyol), Portugal. Saya pikir ya Pak Iyan (Bu Lily menyebutnya Iyan) hingga sekarang masih sayang sama Gus Dur. Jadi memang saya pikir ada sebuah hubungan dari hati ke hati yg kadang ngga dapat kita mengerti ya., dapat sedekat itu.
Muslim Zionis di Indonesia

myrepro.wordpress.com via kompasiana
Salah satu media di Indonesia menyebut Pak Yan sebagai salah satu tokoh komunitas Yahudi di Indonesia. Ketika Pak Yan meninggal dunia (kembali kepada Elohim), sebuah berita pendek dituliskan. Kedua orang tokoh bagi agamanya masing-masing ini berhasil menunjukkan keampuhan persahabatan mereka yg mendobrak sekat-sekat antar agama. Meski keduanya sudah tiada, namun warisan kisah yg mereka tinggalkan semoga dapatmenginspirasi.

Bukti-Bukti Abdurrahman Wahid Membela Yahudi
Selain bersahabat dengan tokoh Yahudi, mengeluarkan Keppres nomor 69 tahun 2000 tanggal 23 Mei 2000 untuk mencabutKeppres Nomor 264 tahun 1962 yangmembubarkan & melarang Freemasonry & segala derivatnya seperti Rosikrusian, Moral Re-armament, Lions Club, Rotary, & Bahaisme. Berikut dibawah ini bukti-bukti lain yg menguatkan bahwa Gus Dur sangat membela kepentingan Yahudi.
1. Gus Dur Menyalahkan Hamas soal serangan Israel ke Gaza

Saya sudah tahu perang ini pasti akan berlangsung dari dulu. Pertama, disebabkan oleh Hamas yg mendapatkan pasokan senjata dari Rusia, Iran, Tunisia & Suriah untuk menyerang Israel. Selama itu terjadi, Israel akan terus menyerang warga Palestina di Gaza, mengatakan Gus Dur (inilah.com)
2. Gus Dur Menyatakaan Palestina Bukan Urusan Islam

Beberapa orang mencoba menarik-narik ke arah itu (agama), tetapi kita tidak dapat ditipu terus-terusan, ujar Gus Dur . (okezone.com)
3. Gus Dur Akrab Berteman dengan Petinggi Israel

Saya punya banyak teman di Israel, termasuk (mantan) Presiden Shimon Peres yg mengundang saya untuk menghadiri peringatan ini, jelas Gusdur. (syabab.com)
4. Gus Dur Mengajak Indonesia Mengakui kemerdekaan Israel

Indonesia harus mengakui negara Israel untuk menghilangkan Indonesia anti Yahudi, mengatakan Gusdur. (syabab.com)
5. Gus Dur Mendukung Obama yg Pro Israel

Saya lebih bahagia Obama karena dia menyatakan perlunya perubahan. Kita perlu perubahan. Bagaimana perubahan itu, nanti kalau dia sudah terpilih sebagai presiden,
Dan mengatakan Obama:
Saya berjanji kepada Anda bahwa saya akan mengerjakan apapun yg saya dapat dalam kapasitas apapun untuk tidak cuma menjamin kemanan Israel tetapi juga menjamin bahwa rakyat Israel dapat maju & makmur & mewujudkan banyak mimpi yg dibuat 60 tahun lalu, (syabab.com)
6. Gus Dur Menerima Penghargaan Israel & Turut Merayakan Kemerdekaan Israel

Muslim Zionis di Indonesia

(abuelda.blogspot.sg)
Abdurrahman Wahid terbang ke Amerika Serikat memenuhi undangan Shimon Wiesenthal Center (SWC) untuk menerima Medal of Valor, Medali Keberanian. Selain untuk menerima medali tersebut, Durahman juga menyatakan ikut merayakan hari kemerdekaan Israel, sebuah hari di mana bangsa Palestina dibantai besar-besaran & diusir dari tanah airnya. Medali ini dianugerahkan kepada mantan presiden RI ini dikarenakan Durahman dianggap sebagai sahabat paling loyal & paling berani terang-terangan jadi pelindung kaum Zionis-Yahudi dunia di sebuah negeri mayoritas Muslim terbesar seperti Indonesia. (hidayatullah.com)
7. Gus Dur Meremehkan Relawan Jihad Untuk Palestina

Apa itu relawan? Berangkat saja belum tentu. Kalau berangkat, di sana mau apa? ujar Gus Dur. (dakta.com)
8. Gus Dur Menuduh Palestina Bohong

Wartawan:Bukan enggak bolehnya, tetapi Israel itu kan menduduki wilayah Palestina. Kita kan solider dengan Palestina Gus Dur?
Gusdur: Ah, anda percaya pada propaganda orang Palestina.
Wartawan: Kalau pendudukan wilayah Palestina itu kan bukan propaganda, itu kan kenyataan Gus Dur?
Gusdur: Pendudukan Israel itu di mana ada pendudukan? Saya tanya. Ramallah & lainnya tetap mereka di situ. Daerah-daerah suci tetap. Saya mau tanya pendudukan yg mana. Anda aja yg percaya, sendirian itu. Diomongin bohong-bohong kok mau aja. (suaramuslim.com)
9. Gus Dur Tidak Mendukung Palestina

Wartawan: Eropa aja solider dengan Palestina Gus Dur?
Gusdur: Iya, kalau dapat solider. Kadang-kadang enggak dapat juga disolideri. Saya enggak dapat punya solideritas dengan orang Palestina, sebab ngotot dia. (swaramuslim.com)
10. Gus Dur Menyatakan Hanya Israel yg berhak Atas Yerussalem

Kedua, mengatakan Gus Dur, adalah masalah pengakuan tempat. Orang Arab bilang kalau Yerusalem adalah milik bertiga. Tapi, menurut orang Israel, Yerusalem adalah cuma milik mereka. Dan menurut saya, Yerusalem adalah MILIK Israel. Alasannya, karena dialah yg sekarang menguasai wilayah tersebut, jelas Dewan Syuro PKB yg dikudeta oleh anak buahnya sendiri tersebut. (harian nonstop)
11. Gus Dur Membela Holocaust

Di tengah keraguan tokoh-tokoh Yahudi, para peneliti Barat & Eropa, tiba-tiba mantan Presiden RI, Abdurahman Wahid membela Holocaust. Bersama pemimpin spiritual Hindu, Sri Sri Ravi Shankar, & Direktur the Pardes Institute of Jewish studies, Rabbi Daniel Lande, Gus Dur duduk serta dalam sebuah konferensi toleransi agama di Bali, Selasa, 12 Juni, 2007 kemarin. kita harus bikin pernyataan membela Holocaust, begitu kutip Gus Dur. (swaramuslim.com)
12. Gus Dur menilaitindakan (mantan) Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin yg membentuk koalisi Masyarakat Madani untuk Palestina sebagai tindakan yg sia-sia

Tindakan pemerintah RI untuk ikut menolong menghentikan konflik di Jalur Gaza dinilai tidak akan berhasil. Begitu pula tindakan ormas di Indonesia yg ramai-ramai mengecam serangan Israel tersebut.Nggak ada apa-apanya. Israel nggak nurut, Palestina juga nggak nurut, ujar Gus Dur di sela-sela acara kongkow bareng Gus Dur di KBR 68H, Jalan Utan Kayu, Jakarta, Sabtu (10/1/2009).Gus Dur juga menilai tindakan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin yg membentuk koalisi Masyarakat Madani untuk Palestina sebagai tindakan yg sia-sia.
Sebelumnya, Din sudah mengumpulkan tokoh-tokoh lintas parpol, agama & budaya & mendesak PBB segera bertindak untuk menghentikan konflik di Gaza pada tanggal 7 Januari lalu.Nggak usah ngomonglah, wong nggak ngerti masalah sana, nggak usah lah. Din Syamsudin ngerti apa sih? Dia nggak ngerti sejarahnya, Palestina yg mana. Seperti apa Indonesia harus berkoalisi dengan Hamas, ungkap Gus Dur.
Menurut Gus Dur, PKB juga tidak akan mengerjakan aksi-aksi di jalanan untuk mengecam Israel, seperti yg dilakukan PKS.PKB tidak pernah membicarakan masalah itu. Biarin aja, kata mantan presiden RI itu. Gus Dur menjelaskan konflik di Palestina sudah terjadi sejak lama. Menurutnya konflik itu akan terus terjadi selama Hamas masih menembakan roket ke wilayah pemukiman Yahudi. (detiknews.com)
13. Media Yahudi, JTA (Jewish Telepgrahic Agency) puji peran Gus Dur

Suatu media di negara Zionis, yg dimusuhi banyak negara Arab & Islam itu, mengakui peran Gus Dur sebagai tokoh yg berupaya mendekatkan kaum Yahudi & Muslim.
Laman media Yahudi, Jewish Telepgrahic Agency (JTA), Rabu 30 Desember 2009, menilai bahwa Gus Dur merupakan tokoh Muslim yg tak segan-segan berhubungan dengan orang Yahudi & Israel kendati negara asalnya tidak memiliki hubungan diplomatik dengan negara Zionis itu.
Wahid menciptakan langkah baru dengan perdana kali mengunjungi Israel pada 1994, mengatakan JTA. Laman berita itu juga menyebut bahwa Gus Dur diketahui sebagai tokoh yg berupaya mendekatkan umat Muslim dengan kaum Yahudi.
Menurut JTA, Gus Dur bersama yayasan yg memperjuangkan Islam moderat, LibForAll Foundation, & Simon Wiesenthal Center dari Israel menggelar Konfrensi Holocaust (isu pembasmian kaum Yahudi) di Bali pada 2007. Konfrensi itu dihadiri sejumlah saksi hidup yg selamat dari Holocaust masa Perang Dunia Kedua & para ulama Yahudi & Muslim.
Dalam konfrensi itu, Gus Dur menyebut Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad sebagai seorang pembohong karena menyangkal adanya Holocaust.
Saat diwawancara oleh JTA pada 2008, Gus Dur mengaku hatinya tergerak dengan penderitaan kaum Yahudi. Saat jadi mahasiswa di Irak pada 1969, Gus Dur mengaku melihat sejumlah teman Yahudi menderita penganiayaan.
Dia waktu itu masih ingat pernah berucap kepada seorang temannya dalam suatu pemberantasan anti-Yahudi, Ini bukan cuma nasib kalian, namun juga nasib saya, begitu JTA mengutip wawancaranya dengan Gus Dur.
Sementara itu, saat memimpin upacara pemakaman Gus Dur, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan bahwa almarhum sudah menyuarakan & melembagakan kehormatan pada kemajemukan yg bersumber pada perbedaan.
Disadari atau tidak, beliau adalah Bapak Pluralisme & Multikultural di Indonesia, mengatakan Yudhoyono.


https://myrepro.wordpress.com/2016/0...-di-indonesia/
Hari ini 16:41
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.