Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Coba bayangkan, di suatu tempat di luar dunia ini, ada alam semesta di mana Anda merupakan seorang milyuner dengan 4 istri super model tercantik di bumi. Di semesta lain, Anda merupakan seorang astronot yg berjuang di garis depan untuk melawan alien. Di alam semesta lain, Anda merupakan seorang gembel yg akan mati karena hipotermia di pinggir jalan. Di setiap alam semesta Anda merupakan seseorang yg berbeda & jumlah dari alam semesta tersebut tidak terbatas.
Itu adalah konsep utama dari teori yg diketahui sebagai multiverse. Di luar sana (entah di mana) ada sebuah alam semesta lain yg amat mirip dengan alam semesta ini atau dapat juga amat berbeda. Contohnya, di suatu alam semesta alternatif ada versi lain dari diri saya yg menulis artikel serupa, perbedaannya hanyalah saya di alam semesta lain tidak menambahkan titik pada judul artikel ini.
Seperti itulah multiverse. Multiverse tercipta dengan mengpakai konsep What-If yg mana setiap kali kita menciptakan suatu opsi maka akan muncul alam semesta alternatif di mana kita memilih opsi yg lain. Istilah kasarnya mirip dengan alternatif ending. Bedanya alternatif ending itu hidup & terus, teruuuuuuuusssss mengambil pilihan-pilihan yg akan terus memunculkan dunia paralel sehingga dapat di bilang jumlah multiverse itu benar-benar tak terbatas.
Konsep multiverse sebenarnya sudah muncul sejak jaman Yunani kuno, tetapi jadi lebih jelas di masa zaman pertengahan. Kendati begitu teori ini mendapatkan banyak pertentangan & terlebih lagi terasa tidak ada gunanya meskipun benar adanya. Karena itulah teori ini jarang dibahas oleh para fisikawan ternama & lebih sering dipakai dalam cerita-cerita fiksi.
Karena tak ada bukti yg konkret, semua yg kita ketahui tentang multiverse hanyalah praduga semata. Contohnya, blackhole merupakan pintu menuju alam semesta lain, atau ada seorang penjelajah alam semesta yg hidup di tengah-tengah kita, atau suatu saat nanti semua alam semesta akan melebur & jadi kiamat. Well, untungnya itu cuma katanya.
Multiverse mungkin terdengar rumit secara fisika, tetapi sangat menarik setelah jadi cerita. Ada banyak film yg sukses mengusung konsep multiverse, yg paling heboh baru-baru ini adalah Spiderman: No Way Home. Karenanya, anggap saja multiverse sebagai hiburan semata, tak perlu dianggap serius karena meski benar-benar ada sekalipun itu tak ada hubungannya dengan Anda.
Sekian dari saya mari berjumpa di thread saya yg lainnya. Hari ini 08:45