• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

(Muhasabah) USE CONSCIENCE MORE : would Make Us Beneficials

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
11589773_20240404071934.jpg


11589773_20240216015224.jpg


Saya buka tulisan ini dengan ucapan dari Mantan Menteri IT of NKRI kita semuanya :


"Gunakan Hati Nurani DAN Otak. Terlalu lama serta mendalam mengpakai Hati dapat jadi Benci sedangkan Terlalu lama serta mendalam mengpakai Otak dapat jadi tersesat"

(Tifatul Sembiring)

...SERTA dibawah ini POINT Ke-2...

11589773_20240404072424.jpg


PENJELASAN serta CONTOH dari GRAPHIC SEVEN DANGERS to HUMAN VIRTUE

SEVEN DANGERS to HUMAN VIRTUE

1. Wealth without Work
Penjelasan dari kekayaan tanpa bekerja seperti mendapat kekayaan tanpa efforts. Tidak salah mendapat kekayaan beragam tipe lan bentuk, namun sebaiknya dibarengi dengan bekerja dengan berkeringat, seperti membersihkan rumah kamu, menolong orang-orang lingkungan PLUS membayar 4 tipe zakat serta anjuran untuk infaq sedekah.

2. Pleasure without Conscience = Kesenangan tanpa Hati Nurani
Kesenangan tanpa Hati Nurani memang menciptakan jengkel lan benci. Bersenang-senang memang diperbolehkan seperti vacation, menonton TV ataupun yg termurah membaca buku, namun harus dibarengi dengan Hati Nurani. Terlebih bersenang-senang dengan Hoaxing kepada orang lain.

3. Knowledge without Character = Ilmu Pengetahuan tanpa Karakter
Kemungkinan ini seperti saya yaps, seseorang yg berpengetahuan yg bersenang-senang. Kalau Alm. Ayahanda (Tahun 1945 - Tahun 2018) saya lebih mempunyai tabiat yaitu Beliau meyakini Diam itu Emas, yg bahkan jarang berbicara lan tertawa. Sedangkan saya banyak tertawa lan berbicara yg tidak disertai dengan Sadistical Word Saying toward other humans.

4. Business without Ethics = Bisnis tanpa etika
Point ini seperti Bento (Lagu Iwan Fals - Bento). Jika memiliki bisnis maupun usaha UMKM baik skala mikro, menengah maupun akbar memang perlu untuk mengetahui rival bisnis Anda, namun tidak perlu untuk menghancurkan rival bisnis Anda. Seperti halnya Alm. Ayahanda saya yg tidak menghancurkan bisnis rival Beliau karena hidup bersosial itu perlu.

5. Science without Humanity = Sains tanpa Berkemanusiaan
Menjadi saintis memang benar-benar bagus karena dapat bermanfaat teruntuk umat manusia karena dengan sains dapat menghasilkan karya produk-produk yg sangat bermanfaat teruntuk umat manusia namun perlu juga dipikirkan nan diprediksi akan akibat kepada lingkungan hidup sekitar kepada manusia, hewan serta tumbuh-tumbuhan.


6. Religion without Sacrifice = Agama tanpa Pengorbanan
Beberapa dekade ini diatas NKRI terdapat semangat untuk membela ataupun sekedar mendukung agama yg banyak jenisnya bahkan hingga membabi buta. Hidup beragama memang bagus karena tidak ada agama yg buruk namun perlu mengpakai Hati Nurani lan Otak untuk membela agama Anda.
PERLU DIINGAT : Menjadi Muslim/at yg baik, terpuji nan mulia sudah sangat bagus seperti menunaikan 4-5 Rukun Islam sahaja PLUS tidak mengerjakan tindakan hoaxing, namimah terlebih penganiayaan, pemerkosaan & lain sebagainya yg lebih buruk lan jahat.

7. Politics without Principle = Berpolitik tanpa Prinsip
Banyak yg bilang Politik itu Busuk, jadi politisi itu tidak salah maupun benar, yg perlu diingat adalah tujuan Anda berpolitik seperti halnya Alm. Wali Allah Gus Dur. Ingat tujuan Anda harus baik, murni lan mulia diikuti dengan Deeds/kebijaksanaan Anda semestinya teruntuk kesejahteraan, kebaikan, persatuan lan kesatuan of NKRI kita semuanya.Seperti halnya Gus Dur yg saat itu harap dilengserkan oleh Legislative saat itu, sedangkan ribuan santri datang ke DKI Jakarta harap wafat membela Gus Dur, tetapi Gus Dur malah menyuruh ribuan santri untuk kembali ke kampung rumah mereka masing2.

HATI NURANI : SEBUAH "PERANGKAT" CIPTAAN ALLAH teruntuk KITA SEMUANYA untuk MENJADI MANUSIA-MANUSIA BAIK SEJATI untuk MENDAPAT RIDHO-NYA dengan MELAKUKAN GOOD-DEEDS​

Sebelumnya saya harap membahas sedikit tentang rumus Bahasa Indonesia yaitu S+P+O+K​


11589773_20240404081612.jpg


S+P+O+K = Subject (Orang/Hewan/Tumbuhan2/Benda)+Predicate (Kata Kerja/Verb)+Object (Orang/Hewan/Tumbuhan/Benda)+Keterangan(Time and/or Place)​


Sebagian negara diatas dunia mengpakai rumus diatas untuk formula mengajarkan bahasa yg baik serta tertata. Rumus tersebut merupakan formula untuk berbahasa diatas dunia khususnya diatas NKRI. Penjelasan dari SPOK diatas adalah :

Subjek (yang mengerjakan) Predikat (terhadap) Objek (dengan) Keterangan​




HATI & OTAK merupakan perangkat-perangkat teruntuk semua manusia untuk menghasilkan karya-karya produk-produk yg dapat bermanfaat teruntuk umat manusia bahkan dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan setiap antara keluarga, masyarakat-masyarakat, provinsi-provinsi hingga skala a civilization/nation.

Perangkat OTAK merupakan bagian tubuh untuk berpikir, menghitung maupun sekedar meng-indera (melihat juga mendengar) sedangkan perangkat HATI untuk merasa akan apa yg di-indera. Jikalau mengpakai kombinasi kedua perangkat HATI lan OTAK ini tidak cuma dapat problem solver bahkan bermanfaat.​

"KARENA BERMANFAAT sudah sering mendapat NILAI/BERNILAI(have Value)"

Namun, bagaimana tidak cuma sekedar bernilai serta bermanfaat bahkan jadi teringat akan setiap kita semuanya ?


Spoiler for Berikut Beberapa Ucapan Manusia-Manusia Sejati yg Mengpakai Hati Nurani Mereka:
11589773_20240404082932.jpg


11589773_20240404082945.jpg


11589773_20240404082955.jpg



11589773_20240404085324.jpg


11589773_20240404085342.jpg


KESIMPULAN

Menjadi manusia memang tidak terlepas dari bersosial interaksi diatas dunia ini PLUS juga membaca supaya berpengetahuan. Sebagai makhluk ciptaan-Nya yg beyond mere animal setiap manusia sudah pasti mempunyai kedua perangkat tersebut, yg dapat menjadikan setiap kita untuk bernilai bahkan bermanfaat teruntuk banyak ciptaan-Nya. Yang bahkan teruntuk agama, negara bangsa bahkan untuk lingkungan sekitar maupun alam lingkungan hidup (nature). Sebagai manusia sejati cuma jadi manusia yg baik, terpuji nan mulia serta tidak mengerjakan perkataan-perkataan terlebih perbuatan-perbuatan yg dzolim. Karena hidup diatas dunia tidak terlepas dari perhitungan deeds setiap kita.
...KARENA...
Menjadi manusia yg bermanfaat sudah pasti bernilai yaitu dengan amaliyah perbuatan setiap kita yg setidaknya bersifat positive. Karena setiap kita pasti mengpakai hati lan otak yg bahkan dapat menjadikan setiap kita mengerjakan deeds bersifat positive. Dengan begitu setiap kita tidak cuma jadi manusia yg baik tetapi juga terpuji nan mulia.


PENUTUP

Sekian dari artikel ini tentang PENGGUNAAN HATI NURANI. Semoga dapat bermanfaat & bermakna untuk NKRI, Islam serta semuanya.

...Sekian & Terima Kasih...

11589773_20240216022605.jpg
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.