• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Mourinho bukan lagi "The Special One", tetapi "The Experienced One"

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Diggie
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Diggie

IndoForum Activist C
No. Urut
287751
Sejak
6 Apr 2020
Pesan
14.054
Nilai reaksi
1
Poin
0
Berikut adalah berita Mourinho bukan lagi "The Special One", tetapi "The Experienced One".

Mourinho bukan lagi The Special One, tetapi The Experienced One


Manajer Tottenham Hotspur Jose Mourinho saat mendampingi timnya menghadapi Ludogorets dalam laga lanjutan Grup J Liga Europa di Stadion Ludogorets Arena, Razgrad, Bulgaria, Kamis (5/11/2020). (ANTARA/REUTERS/Stoyan Nenov)

Segala hal yg terjadi dengan saya di dunia sepak bola dapat dibilang deja vu, semuanya sudah pernah saya alamiJakarta (ANTARA) - Manajer Tottenham Hotspur Jose Mourinho menanggalkan julukan "The Special One" & mengubahnya jadi "The Experienced One".

"The Special One" adalah julukan yg ia sematkan ke dirinya sendiri dalam jumpa pers perdananya ketika memulai tenor kepelatihan di Chelsea pada 2004, beberapa bulan setelah membawa Porto menjuarai Liga Champions.

Kini, pelatih asal Portugal itu merasa banyaknya pengalaman yg sudah dilewati sepanjang karier kepelatihannya menciptakan ia lebih pantas menyandang julukan "The Experienced One" alias "Yang Berpengalaman".

"'Yang Berpengalaman.' Saya sangat berpengalaman. Segala hal yg terjadi dengan saya di dunia sepak bola dapat dibilang deja vu, semuanya sudah pernah saya alami," mengatakan Mourinho ketika diminta mendeskripsikan dirinya sendiri dalam wawancara dengan Tencent Sports seperti dikutip dari Reuters, Kamis.

Baca juga: Fabregas bersahabat dengan Mourinho, kecewa kepada Guardiola

Chelsea merupakan klub keempat dalam tenor kepelatihan Mourinho yg juga sempat menangani dua klub Portugal selain Porto yakni Benfica & Uniao de Leiria.

Lantas setelah membawa Chelsea dua kali pemenang Liga Premier, Mourinho hijrah ke Inter Milan di mana ia meraih trigelar pada 2010 untuk kemudian pindah ke Real Madrid (2010-2013), kembali ke Chelsea (2013-2015), menyeberang ke Manchester United (2016-2018) & akhirnya sejak tahun lalu menggantikan Mauricio Pochettino di Tottenham.

Rekam jejak panjangnya itu, menurut Mourinho menciptakannya jadi seseorang yg lebih baik dalam bidang pekerjaannya.

Baca juga: Mourinho dilarang mendampingi Tottenham di satu laga Eropa

"Ada pekerjaan yg membutuhkan kebugaran seperti pemain sepak bola. Pemain 40 tahun tidak punya potensi seperti mereka yg kepala dua atau tiga, kecuali Anda Zlatan Ibrahimovic," katanya.

"Sedangkan dalam melatih Anda cuma butuh otak, akumulasi pengalaman & pengetahuan akan menciptakan Anda lebih baik," pungkas Mourinho.

Mourinho sejauh ini berhasil membawa Tottenham menduduki peringkat kedua klasemen Liga Premier Inggris dengan koleksi 17 poin tertinggal satu poin di belakang Leicester City.

Akhir pekan ini, Mourinho akan mendapat tantangan berikutnya dengan menjamu Manchester City dalam rangkaian laga pekan kesembilan.

Baca juga: Mourinho: tidak dapat harapkan Bale yg sama dengan tujuh tahun lalu
Baca juga: Walau Tottenham menang Mourinho keluhkan jadwal

Berita diatas dikutip dari internet, jika Mourinho bukan lagi "The Special One", tetapi "The Experienced One" adalah spam, mohon beritahu kami.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.