byakuya
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 46894
- Sejak
- 25 Jun 2008
- Pesan
- 14.460
- Nilai reaksi
- 288
- Poin
- 83
Motorola dikabarkan telah membeli sebuah perusahaan Linux. Langkah ini berpotensi mempengaruhi hubungan baik antara perusahan dengan Google, karena seperti diketahui Android menjadi sistem operasi penyelamat Motorola dari keterpurukan.
Menurut sumber di Motorola, produsen handset tersebut telah membeli Azingo, pembuat sistem operasi Linux untuk smartphone yang memberikan masukan ponsel berbasis layar sentuh, fitur browser berbasis WebKit, kemampuan untuk bekerja dengan Adobe Systems Flash, dan dilengkapi dengan SDK.
Azingo adalah sebuah perusahaan swasta yang berbasis di India, dengan kantor di Silicon Valley dan Korea Selatan. Demikian yang dilansir BBC, Jumat (7/5/2010).
Berita tentang pembelian ini sendiri bocor setelah seorang insinyur di Azingo memperbaharui profilnya LinkedIn yang menyebut perusahanya akan dipindah ke Motorola, seiring dengan akusisi perusahaan tersebut terhadap Azigo.
Akuisisi ini tampaknya ditutup pada bulan April. Juru bicara Motorola menolak berkomentar, ia mengatakan perusahaan tidak mengomentari rumor dan spekulasi. Secara signifikan, ia menambahkan bahwa Motorola tetap fokus pada Android.
Satu sumber industri menggambarkan tim Azingo sebagai "pengembang Linux mobile hardcore" mampu membangun dan mendukung Linux apapun pada telepon.
Akuisisi Memiliki Motorola Azingo tentunya harus memberikan lebih banyak pilihan dalam bekerja dengan Linux di ponsel cerdas sekarang yang seperti diketahui memiliki kemampuan lebih on-board dengan ditambah sistem mobile sendiri dari operasi Linux.
Itu berarti Motorola dapat mengurangi ketergantungan pada Google. Motorola adalah pembuat ponsel terbesar Android di AS berkat kesuksesan Droid. Namun menurut salah satu laporan, perusahaan itu jengkel dengan keputusan Google untuk bersaing melawan Droid dengan menghadirkan ponsel sendiri bernama Nexus One.
Menurut sumber di Motorola, produsen handset tersebut telah membeli Azingo, pembuat sistem operasi Linux untuk smartphone yang memberikan masukan ponsel berbasis layar sentuh, fitur browser berbasis WebKit, kemampuan untuk bekerja dengan Adobe Systems Flash, dan dilengkapi dengan SDK.
Azingo adalah sebuah perusahaan swasta yang berbasis di India, dengan kantor di Silicon Valley dan Korea Selatan. Demikian yang dilansir BBC, Jumat (7/5/2010).
Berita tentang pembelian ini sendiri bocor setelah seorang insinyur di Azingo memperbaharui profilnya LinkedIn yang menyebut perusahanya akan dipindah ke Motorola, seiring dengan akusisi perusahaan tersebut terhadap Azigo.
Akuisisi ini tampaknya ditutup pada bulan April. Juru bicara Motorola menolak berkomentar, ia mengatakan perusahaan tidak mengomentari rumor dan spekulasi. Secara signifikan, ia menambahkan bahwa Motorola tetap fokus pada Android.
Satu sumber industri menggambarkan tim Azingo sebagai "pengembang Linux mobile hardcore" mampu membangun dan mendukung Linux apapun pada telepon.
Akuisisi Memiliki Motorola Azingo tentunya harus memberikan lebih banyak pilihan dalam bekerja dengan Linux di ponsel cerdas sekarang yang seperti diketahui memiliki kemampuan lebih on-board dengan ditambah sistem mobile sendiri dari operasi Linux.
Itu berarti Motorola dapat mengurangi ketergantungan pada Google. Motorola adalah pembuat ponsel terbesar Android di AS berkat kesuksesan Droid. Namun menurut salah satu laporan, perusahaan itu jengkel dengan keputusan Google untuk bersaing melawan Droid dengan menghadirkan ponsel sendiri bernama Nexus One.