• Saat ini anda mengakses IndoForum sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya diperuntukkan bagi anggota IndoForum. Dengan bergabung maka anda akan memiliki akses penuh untuk melakukan tanya-jawab, mengirim pesan teks, mengikuti polling dan menggunakan feature-feature lainnya. Proses registrasi sangatlah cepat, mudah dan gratis.
    Silahkan daftar dan validasi email anda untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang benar dan cek email anda setelah daftar untuk validasi.
  • Tips kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19:
    • Cuci tangan kamu sesering mungkin;
    • Jaga jarak dengan orang lain minimal 2 meter;
    • Minimalkan kegiatan di luar ruangan.
    Stay safe in your bubble!

Motor matic bergetar? Ini penyebabnya!

facebookeb

IndoForum Senior A
No. Urut
210735
Sejak
9 Jan 2013
Pesan
7.471
Nilai reaksi
96
Poin
48
Anda berpikiran bahwa motor matic adalah jenis kendaraan yang praktis? Tidak selamanya demikian. Jika dibilang simple pun masih relatif, pasalnya motor ini tetap membutuhkan perhatian ekstra dari pemiliknya.

Salah satu yang paling perlu mendapatkan perhatian khusus adalah v-belt. Sebab matic merupakan kendaraan transmisi otomatis, sehingga menggunakan v-belt untuk meneruskan putaran pulley bagian depan (engine) menuju pulley belakang (roda).

Apabila Anda tidak merawat dan memperhatikan kondisi v-belt, maka motor Anda akan kurang bertenaga. Biasanya, masalah timbul saat Anda sedang menarik gas, lalu motor terasa bergetar. Nah, ini juga menjawab pertanyaan: Mengapa motor matic bergetar saat digas?

Masalah tersebut disebabkan oleh v-belt yang tidak sehat. Kondisi tersebut mengharuskan Anda untuk mengganti secepat mungkin. Kasus terparah adalah laju motor Anda jadi tersendat-sendat.

Pemakaian yang melewati batas maksimum pada v-belt akan membuat komponen tersebut retak-retak. Beberapa kasus dikatakan nyaris putus. Jika sudah putus bagaimana? Tentu saja motor Anda tidak akan bisa berjalan. Sebab v-belt ini memiliki fungsi yang sama seperti rantai di motor manual.

Nah, untuk menghindari kondisi mengenaskan tersebut, sebaiknya Anda mengganti v-belt secara berkala, yakni setiap pemakaian 24.000km. Apabila sudah melewati itu motor tetap bisa berjalan namun jangan dipaksakan. Sebab hal itu akan membuat rusak komponen yang lainnya. Artinya, uang yang Anda habiskan di bengkel untuk onderdil baru semakin banyak.

Selain itu, Anda juga tidak diperkenankan untuk melakukan pengereman sementara gas masih Anda tarik terus. Sebaiknya lepaskan dulu gas, baru kemudian tuas rem ditarik. Hal ini untuk mengurangi resiko rusaknya v-belt pada motor kesayangan Anda.

Itulah penyebab mengapa motor matic Anda terasa bergetar saat digas dan cara mengatasinya. Jangan sampai terjadi kerusakan dulu baru ditanggulangi. Alangkah baiknya jika kita mengetahuinya sejak dini. Semoga informasi ini bermanfaat, ya guys!

Tetap berhati-hati di jalan!
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Atas.